Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pebalap AHM Raih Podium Race Pertama ARRC Jepang

pebalap
Bali Tribune / Pebalap AHM,  Fadilah Arbi Arditama no start 93

balitribune.co.id | Jepang - Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) M. Adenanta Putra berhasil raih podium ketiga di kelas Supersport 600 (SS600) pada race pertama di ajang Asia Road Racing Champhionship (ARRC). Digelar di Motegi Mobility Resort, Jepang (12/7), Adenanta tampil optimal untuk meraih poin maksimal pada balapan kali ini.

Dimulai dari sisi kualifikasi di kelas SS600 pada pagi hari, Adenanta memulai balapan dari grid kedua yang didapatkan dari catatan waktu 1'53.233 pada lap ke 6. Sedangkan Rheza Danica Ahrens dan Herjun Atna Firdaus start dari grid ke 5 dan 11.

Sepanjang balapan pada race pertama, Adenanta terus berjibaku di posisi tiga besar dan mampu berada posisi terdepan pada lap delapan. Di tiga lap terakhir, dirinya hampir bersenggolan dengan pebalap lain yang membuatnya harus turun ke posisi 4. Bekal pengalaman yang matang di dunia balap, membuat dirinya kembali merebut posisi ketiga di tikungan ketiga sebelum akhirnya menyentuh garis finis. Rekan satu timnya yakni Herjun berhasil finis di posisi kedelapan, sedang Rheza tidak dapat melanjutkan balapan akibat terjatuh saat di lap ketiga.

Pada kelas Asia Production 250 (AP250)   Fadillah Arbi Arditama   mengisi grid di posisi 6 dengan catatan waktu terbaik 2'07.938 yang didapatkan pada lap 12. Rekan satu timnya di kelas AP250, Davino Britani harus start dari baris ke 7.

Arbi melakukan start dengan bagus dan menempati posisi tiga terdepan sepanjang balapan. Beberapa kali memimpin balapan, Arbi justru terdorong ke urutan ke-7 pada lap terakhir. Berusaha untuk mendapatkan posisi lebih baik, Arbi akhirnya finis di posisi keenam. Davino yang merupakan pendatang baru di persaingan ARRC finis di posisi ke-13.

"Kondisi track yang cukup dingin menjadi tantangan bagi saya, terlebih kondisi cuaca yang tidak tentu. Selepas start sebetulnya saya mampu merangsek ke depan dan beberapa saat memimpin balapan. Namun, ketatnya persaingan membuat saya kesulitan membuat gap dan akhirnya harus puas finish di posisi 6,”ungkap Arbi.

wartawan
HEN
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.