Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Badung Cek Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Galungan

pertanian
Bali Tribune / PANEN - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung, I Made Agus Aryawan saat panen padi bersama petani Kamis (11/6/2026)

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjamin stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok aman menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski terjadi lonjakan harga wajar pada komoditas bunga akibat tingginya animo masyarakat, Pemkab Badung memastikan stok pangan lain seperti beras dan daging babi dalam kondisi surplus dan terkendali.

​Pantauan di sejumlah pasar terjadi lonjakan harga jual sejumlah barang kebutuhan dan perlengkapan upacara seperti beras, daging, hingga bunga di sejumlah pasar di Badung. Namun kondisi itu dinilai masih dalam batas wajar karena tingginya animo masyarakat. 

Pengecekan dilakukan salah satunya di Pasar Bunga Desa Baha, Kecamatan Mengwi dengan karakteristik khusus sebagai pusat grosir khusus bunga dinilai tetap mampu memberikan selisih harga yang lebih murah bagi konsumen dibanding harga jual di pasar umum.

​"Pasar Baha ini agak spesifik, yang khusus menjual bunga dan sudah kelasnya ini adalah grosir. Kalau dilihat jenis komoditas bunga yang dijual itu ada lima; bunga pacar, bunga gumitir, bunga kembang seribu, eh dan juga ada bunga-bunga lainnya, sekitar lima lah rata-rata per hari," jelas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung, I Made Agus Aryawan saat memantau pasar, Kamis siang (11/6/2026).

​Agus menyebutkan perbedaan harga untuk komoditas bunga pacar dan bunga gumitir di Pasar Baha berkisar antara Rp 6 ribu hingga Rp 7 ribu, yang lebih murah daripada pasar umum. Pihaknya mencatat rata-rata kenaikan harga menjelang hari raya ini berkisar antara Rp 5 ribu hingga maksimal Rp 10 ribu per kg.

​"Kebutuhan masyarakat akan bunga tentu meningkat menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Jadi memang betul ada kenaikan harga rata-rata ya, kalau kami rata-rata sekitar Rp 5 ribu sampai dengan maksimal Rp 10 ribu ya," ungkap I Made Agus Aryawan.

​Masyarakat diimbau tidak panik karena pasokan bunga dipastikan aman dan segar. Kelancaran distribusi ini didukung oleh pasokan yang datang dari para petani di dalam maupun di luar wilayah Kabupaten Badung.

​Pemkab Badung memastikan ketersediaan bahan pangan pokok seperti beras dalam kondisi aman. Berdasarkan pemantauan di lapangan, cadangan beras saat ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 5 sampai 6 bulan ke depan.

​"Ya kalau bahan pokok untuk beras, sebagaimana tadi kami cek di Bulog Sempidi, stoknya aman 5 sampai 6 bulan ke depan. Jadi setiap hari paling tidak ada 2.500 ton itu tersedia ya, stok beras idle," terang I Made Agus Aryawan.

​Ketersediaan beras di Badung juga didukung oleh panen raya yang sedang berlangsung di beberapa wilayah subak. Salah satunya di Subak Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal yakni hasil panen mencatatkan puluhan ton gabah, sementara di Subak Lepud luas panennya mencapai dua kali lipat.

​"Di Subak Blahkiuh itu ada sekitar 70 ton lebih gabah hasil panen dengan luas panen sekitar 130-an hektar. Lalu luas lahan panen di Subak Lepud mencapai lebih dari 250 hektar dengan tingkat produktivitas yang cukup bagus. Rata-rata produktivitas lahan di kedua subak tersebut berada di angka 6,3 ton hingga 7,5 ton gabah kering per hektar," urai I Made Agus Aryawan.

Sementara itu, Pemkab Badung juga mengecek harga babi hidup di tingkat peternak yang saat ini masih bertahan di angka Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram. Sementara itu, untuk daging babi yang sudah bersih di pasar tradisional dijual dengan harga di bawah Rp 100 ribu per kilogram.

​"Salah satu peternak di Ayunan kami cek, terlihat ada stabilitas harga yang cukuplah ya, tidak terlalu signifikan kenaikannya. Kalau harga tabelnya itu sekitar Rp 38 ribu sampai Rp 40 ribu lah ya, masih belum bersih atau dipotong. Sedangkan yang sudah bersih, itu daging ya, sekitar Rp 90 ribu sampai Rp 95 ribu, itu di pasar umum," kata Agus.

​Menurutnya stok daging untuk pasar tradisional dipastikan masih bisa dipenuhi secara normal dari peternak. Namun, untuk pemenuhan konsumsi dalam jumlah besar, pemesanan disarankan dilakukan lebih awal untuk menjamin ketersediaan stok daging. 

wartawan
ANA
Category

Pasokan BBM Mulai Pulih, BI Bali Pastikan Dampak ke Inflasi dan Ekonomi Terbatas

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mengapresiasi langkah cepat Pertamina dan Pemerintah Daerah dalam mempercepat pemulihan pasokan serta distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali. Sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat guna memastikan kelancaran aktivitas ekonomi serta stabilitas harga barang dan jasa.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Polda Bali Kerahkan Personel Amankan Antrean BBM

balitribune.co.id | Denpasar - Merespons situasi antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di wilayah Bali, Polda Bali bersama jajaran Polres dan Polsek menerjunkan ratusan personel mengamankan dan mengatur lalulintas di lapangan, Selasa (13/10/2026). Di lapangan personel berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan instansi terkait.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seribu KK Lebih Terdampak Kekeringan di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Kekeringan di Jembrana dampaknya semakin dirasakan. Menyusutnya air dari hulu mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih. Seribu kepala keluarga (KK) lebih beberapa bulan terakhir hanya berharap dari distribusi bantuan air bersih instansi terkait. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Tiga Warga Buleleng Meninggal Gara-Gara Rabies, Dinkes Soroti Rendahnya Kesadaran Penanganan Gigitan

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman rabies di Kabupaten Buleleng masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) tercatat cukup tinggi, dengan tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Minimnya pelaporan setelah gigitan dan ketidakpatuhan menjalani vaksinasi menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng dalam memperkuat upaya pencegahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.