Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penglipuran Menuju Desa Wisata Regeneratif Kelas Dunia di 2026

penglipuran
Bali Tribune / ATRAKSI - Salah satu atraksi budaya di Desa Wisata Penglipuran, Bangli

balitribune.co.id | Denpasar - Desa Wisata (Dewi) Penglipuran selama ini identik dengan citra desa terbersih, rapi, dan paling fotogenik di Bali. Namun, di tengah tantangan pariwisata global yang kian kompleks, keindahan visual saja dinilai tak lagi cukup. Penglipuran pun memilih melangkah lebih jauh dengan menegaskan komitmennya menuju "pariwisata regenerative" melalui peluncuran agenda besar bertajuk “Regenerative Tourism 2026.”

Tahun 2026 akan menjadi fase penting bagi Penglipuran untuk mengkonsolidasikan identitasnya sebagai destinasi pariwisata regeneratif kelas dunia. Konsep ini tak sekadar menawarkan atraksi budaya, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi alam, komunitas, dan ekonomi lokal berbasis masyarakat (community based tourism).

Komitmen tersebut mengemuka dalam forum ngobrol bareng media yang digelar di Denpasar, Sabtu (13/12), menghadirkan Kepala Pengelola Desa Wisata Penglipuran, I Wayan Sumiarsa, akademisi Prof. Sunarta, serta pemerhati pariwisata, Trisno Nugroho.

Dalam forum tersebut, pengelola memaparkan "peta jalan program kerja sepanjang 2026" yang dirancang menyebar sepanjang tahun. Strategi ini sekaligus menjadi upaya mengurai persoalan klasik pariwisata Bali yang kerap terpusat pada musim liburan.

Nilai budaya otentik, edukasi wisata, dan pelestarian lingkungan ditempatkan sebagai pondasi utama. Setiap bulan dirancang dengan tema dan aktivitas berbeda, mulai dari perayaan tahun baru, penguatan toleransi lintas budaya, kampanye lingkungan, hingga peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pemberdayaan UMKM.

Rangkaian festival ini dirancang menjadi etalase kolaborasi seniman muda, tradisi lokal, dan gerakan hijau, sekaligus memperkuat posisi Penglipuran di mata nasional maupun internasional sebagai desa wisata dengan visi regeneratif.

Menjelang akhir tahun, dua bulan terakhir 2026 akan difokuskan pada konsolidasi internal. Program pelatihan pemandu hijau, workshop hospitality regeneratif, pendampingan UMKM, hingga penyusunan "Laporan Regeneratif Penglipuran 2026" menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia desa secara berkelanjutan.

Kepala Pengelola Desa Wisata Penglipuran, I Wayan Sumiarsa, menjelaskan bahwa beberapa tahun terakhir pihaknya mulai menggeser cara pandang dari konsep sustainable tourism menuju regenerative tourism.

“Bukan hanya ‘jangan merusak’, tetapi setiap kunjungan wisata justru diupayakan menambah kebaikan—bagi hutan bambu, struktur sosial dan adat desa, UMKM lokal, hingga anak-anak muda Penglipuran yang kami libatkan dalam setiap kegiatan,” ujar Sumiarsa.

Menurutnya, pesan “Desa Regeneratif” bukan sekadar slogan, melainkan kompas dalam setiap pengambilan keputusan, termasuk dalam penyusunan program kerja 2026.

Penglipuran pun ingin dikenal sebagai ruang "healing yang bermakna", ekonomi regeneratif, dan wisata hijau, dengan menempatkan anak muda, UMKM, serta kearifan lokal sebagai aktor utama.

"Ke depan, Pengelola Desa Wisata Penglipuran berencana menyusun agenda tahunan yang lebih transparan dan mudah diakses publik. Narasi desa tak lagi sebatas festival dan event, tetapi juga akan menghadirkan kisah para petani, perajin, pemuda, pelaku UMKM, hingga tokoh adat," tuturnya.

Penglipuran juga membuka ruang kolaborasi dengan media untuk pengembangan materi edukasi berbasis data sosial, budaya, dan lingkungan.

“Kami terbuka jika perlu media visit tematik, media clinic untuk mendalami pariwisata regeneratif, atau kolaborasi konten khusus, seperti serial tulisan atau program video tentang perjalanan regenerasi Penglipuran,” terang Sumiarsa.

Meski hanya sebuah desa kecil di Bali, Penglipuran optimistis dapat menjadi contoh besar bahwa pariwisata tak harus mengorbankan jati diri. Desa adat dan masyarakat lokal justru menjadi subjek utama, sementara wisatawan hadir sebagai mitra regenerasi.

“Semoga langkah ini membawa energi baru bagi kolaborasi ke depan demi Penglipuran yang semakin lestari, semakin mensejahterakan warganya, dan semakin memberi inspirasi bagi Indonesia dan dunia,” pungkasnya.

wartawan
ARW
Category

Ringankan Beban Petani, DPRD Tabanan Usulkan Pembebasan PBB Lahan Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan mengusulkan pembebasan penuh Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk lahan pertanian basah atau sawah guna membantu meringankan beban ekonomi para petani penggarap. 

Usulan kebijakan pro-petani tersebut disuarakan dalam rapat kerja Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tabanan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Tabanan pada Senin (2/11/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Hari Raya Pagerwesi 2026, Pemkab Bangli Ajak Masyarakat Perkuat Benteng Spiritual


balitribune.co.id | bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli secara resmi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Pagerwesi Tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu dan masyarakat luas, khususnya di wilayah Kabupaten Bangli. Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, S.E., M.I.Kom., bersama Wakil Bupati I Wayan Diar, S.ST.Par., M.I.Kom.  

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Pagerwesi, Gaji 6.000 Guru dan Pegawai Disdikpora Buleleng Belum Cair

balitribune.co.id | Singaraja – Keterlambatan pencairan gaji membuat ribuan guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Buleleng resah. Hingga Selasa (3/11/2026), gaji yang seharusnya diterima pada awal bulan belum masuk ke rekening pegawai, padahal perayaan Hari Raya Pagerwesi tinggal sehari lagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buleleng Jadi Rujukan, Pemkab Blitar Belajar Bangun Mall Pelayanan Publik

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, memilih Kabupaten Buleleng sebagai tujuan studi tiru pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) karena dinilai berhasil dalam perencanaan, penataan, dan operasionalnya.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, di Ruang Rapat Lobby Kantor Bupati Buleleng, Selasa (3/11/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Jaringan Pipa Rendang Rusak Disapu Banjir Bandang, Pasokan Air Bersih di Klungkung Terganggu

balitribune.co.id | Semarapura - Gangguan pasokan air bersih akibat rusaknya jaringan pipa Rendang juga berdampak pada sejumlah fasilitas pelayanan publik di Kabupaten Klungkung. Bahkan, beberapa instansi pemerintah ikut mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.