Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Potret Industri Manufaktur Bali 2025: Data yang Menentukan Masa Depan

BPS
Bali Tribune / PENDATAAN - BPS saat melakukan pendataan terhadap perusahaan industri manufaktur skala menengah dan besar di seluruh Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali kembali turun ke lapangan. Mulai April hingga Agustus 2025, BPS melakukan pendataan besar-besaran terhadap perusahaan industri manufaktur skala menengah dan besar di seluruh Bali. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas statistik, melainkan cerminan denyut ekonomi Bali dan suara nyata para pelaku usaha.

"Pendataan ini penting untuk membaca arah pembangunan ekonomi Bali ke depan," ujar Kepala BPS Provinsi Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, Selasa (1/7).

Pendataan kali ini mencakup dua survei, yakni Survei Tahunan Perusahaan Industri Manufaktur 2024 (STPIM 2024) dan Survei Komoditas Perusahaan Industri Manufaktur 2024 (SKIM 2024). Keduanya dilakukan berdasarkan Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2020.

Lebih dari sekadar angka, data yang dikumpulkan menyentuh langsung aspek vital industri, jumlah usaha, bahan baku, volume produksi, tenaga kerja, hingga karakteristik tiap perusahaan. Data ini menjadi dasar penting dalam menentukan arah kebijakan ekonomi Bali.

Pada tahun 2024, sektor industri manufaktur menyumbang Rp18,64 triliun atau 6,24 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali. Tahun sebelumnya, pertumbuhan sektor ini bahkan mencatat angka mengesankan, 7,64 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan nasional.

“Tanpa data akurat, pembangunan hanya akan mengandalkan asumsi, dan itu sangat berisiko,” tegas Agus.

Tahun ini, pendataan SKIM 2024 difokuskan pada dua sektor strategis, industri pengolahan dan pengawetan ikan dan biota air serta industri alas kaki. Kedua sektor ini dipilih karena berkontribusi besar terhadap ekonomi dan ketahanan nasional.

Industri perikanan, misalnya, menjadi kunci dalam penyediaan protein hewani yang murah dan berkelanjutan. Dengan kekayaan laut dan perairan darat, sektor ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga membuka lapangan kerja.

Sementara itu, industri alas kaki menyimpan potensi ekspor yang luar biasa. Indonesia saat ini adalah konsumen alas kaki terbesar kelima dunia, sekaligus eksportir ketiga terbesar menurut data World Footwear. Tak heran jika sektor ini mendapat prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.

BPS Bali menargetkan 405 perusahaan sebagai responden STPIM dan 28 perusahaan untuk SKIM. Proses pendataan menggunakan teknologi CAWI (Computer-assisted Web Interviewing) dan CAPI (Computer-assisted Personal Interviewing), memanfaatkan perangkat seperti laptop, ponsel, atau tablet.

Dengan metode ini, perusahaan bisa mengisi data secara mandiri dan efisien, tanpa perlu dikunjungi langsung oleh petugas. Data pun bisa dikirimkan secara "real-time", meningkatkan kecepatan dan akurasi pengolahan informasi.

"Keamanan data terjamin. Kami tunduk pada Undang-Undang Statistik yang menjamin kerahasiaan informasi individu dan perusahaan," tambah Agus

Harapan BPS jelas, agar perusahaan memberikan data yang benar dan lengkap. Karena dari informasi tersebut strategi pembangunan dapat dirancang secara tepat sasaran.

"Kami tidak sedang menghitung angka kosong. Kami mendengar langsung suara pelaku usaha untuk menentukan arah masa depan Bali," pungkas Agus.

wartawan
ARW
Category

"1st Kilometer" Awali Deklarasi Komunitas BAIC Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Menandai genap satu tahun kehadirannya di Pulau Bali, PT. DAS Indonesia Bali selaku Main Dealer resmi BAIC menggelar acara istimewa bertajuk "1st Kilometer" pada Minggu, 5 Juli 2026. Momen bersejarah ini sekaligus menandai lahirnya wadah persaudaraan bagi para pemilik kendaraan, yaitu BAIC Owner Society (BOS).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Hadiri Mulang Pekelem, Puluhan Ribu Pemedek Padati Pura Luhur Uluwatu

balitribune.co.id I Mangupura - Puluhan ribu umat Hindu memadati kawasan Pura Luhur Uluwatu, Desa Adat Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (7/7), bertepatan dengan puncak Karya Tawur Balik Sumpah Agung, Pujawali Pedudusan Agung (Catur Niri) Panca Lingga. Di tengah rangkaian upacara tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengikuti prosesi Mulang Pekelem sebagai bagian dari puncak karya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Walikota Jaya Negara Hadiri Karya Padudusan Alit, Ngenteg Linggih, dan Pecaruan Wreshpati Kalpha di Pura Dalem Kedatuan Kesiman

balitribune.co.id I Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Padudusan Alit, Ngenteg Linggih, dan Pecaruan Wreshpati Kalpha di Pura Dalem Kedatuan Kesiman, bertepatan dengan rahina Anggara Kliwon Medangsia, Selasa (7/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sekda Eddy Mulya Tegaskan Pemkot Denpasar Terus Perkuat Fondasi Tata Kelola Pelayanan Publik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat fondasi tata kelola pelayanan publik, pemerintahan, serta pembangunan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat menyampaikan tanggapannya pada Rapat Kerja Pansus IV Tentang Pertanggungjawaban APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Gedung DPRD Kota Denpasar, Selasa (7/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Serapan APBD Badung Tahun 2025 Hanya 64,56 Persen, Silpa Tembus Rp1,19 Triliun

balitribune.co.id I Mangupura - Kinerja pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan. Selain target pendapatan gagal tercapai, realisasi belanja daerah juga jauh dari harapan. Bahkan, belanja modal yang menjadi motor pembangunan hanya terealisasi 47,05 persen, sementara Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) membengkak hingga Rp1,19 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

BTT Badung Mengendap Rp220 Miliar, DPRD Bakal Bedah Penyebab Minimnya Serapan

balitribune.co.id I Mangupura - Besarnya anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang tidak terserap sepanjang Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan DPRD Badung. Dari pagu sebesar Rp231,09 miliar, realisasi BTT hanya mencapai Rp10,73 miliar atau 4,64 persen. Artinya, lebih dari Rp220 miliar anggaran yang disiapkan untuk menghadapi kondisi darurat tidak terpakai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.