Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Proyek Strategis Nasional PPN Pengambengan Gunakan Pinjaman Luar Negeri Rp1,2 T

dermaga
Bali Tribune / Dermaga PPN Pengambengan yang kini mengalami pendangkalan akibat sedimentasi diminta menjadi prioritas penanganan di awal pengerjaan proyek

balitribune.co.id | Negara - Proyek Pengembangan PPN Pengambengan kini telah bergulir. Pembiayaan Proyek Strategis Nasional (PPN) yang nilainya lebih dari Rp 1 triliun ini menggunakan pinjaman luar negeri. Pengerjaannya pun melibatkan perusahaan kontruksi asing.

Proyek penataan dan pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan memasuki tahap persiapan pembangunan fisik. Proyek Integrated Fishing Ports and International Fish Market (IFP-IFM) Phase-I senilai Rp1,276 triliun tersebut dibiayai melalui skema pinjaman luar negeri dari Islamic Development Bank (IsDB), dengan pekerjaan konstruksi dilaksanakan melalui kerja sama operasi (Joint Operation/JO) China Road and Bridge Corporation (CRBC) dan PT Nindya Karya.

Peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek yang masuk dalam PSN dalam rangka pemindahan pelabuhan perikanan Benoa, Denpasar tersebut bahkan sudah dijadwalkan pada Selasa (29/9/2026) mendatang. Kepastian tahapan pembangunan disampaikan Kepala PPN Pengambengan Kartono dalam Sosialisasi Pelaksanaan Konstruksi PPN Pengambengan di Ballroom Ir. Soekarno, Kamis (10/9/2026). Ia mengatakan seluruh persiapan administratif telah diselesaikan.

Ia menyatakan pembangunan fisik segera dimulai.  Kontrak pekerjaan telah ditandatangani di Jakarta pada 7 Agustus 2026 antara pihak pelaksana proyek dengan CRBC dan PT Nindya Karya. “Kontrak untuk pelaksanaan proyek ini telah selesai ditandatangani di Jakarta pada tanggal 7 Agustus 2026 dengan CRBC dan Nindya Karya selaku kontraktor pelaksana pekerjaan konstruksi,” ujar Kartono. Proyek tersebut memiliki nilai mencapai Rp1,2 triliun atau berdasarkan dokumen proyek sebesar Rp1,276 triliun.

Berdasarkan kalkulasi konsultan, masa pengembalian dana (payback period) diperkirakan sekitar 11 tahun. Pengembangan PPN Pengambengan akan mengubah luasan lahan pelabuhan yang semula sekitar 13,5 hektare akan bertambah menjadi 49,3 hektare. Sementara luas kolam pelabuhan meningkat dari 24 hektare menjadi 88,3 hektare. Pekerjaan konstruksi dijadwalkan berlangsung selama 915 hari kerja atau sekitar 30 bulan, kemudian dilanjutkan masa pemeliharaan selama 365 hari kerja.

Pelabuhan ditargetkan dapat diresmikan pada 27 Desember 2028.  “PPN Pengambengan telah ditetapkan sebagai salah satu PSN dalam rangka program Integrative Fishing Port and International Fish Market (FIS-1) yang didukung oleh pembiayaan luar negeri melalui IsDB. PPN Pengambengan dipilih karena strategis dengan potensi sumber daya ikan yang besar. Pelabuhan ini dirancang untuk menjadi pusat aktivitas perikanan tangkap yang modern, efisien, dan terintegrasi dengan rantai pasok hilir,” tandasnya.

Proyek berskala besar tersebut juga menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah. Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan pengembangan kawasan pelabuhan merupakan gagasan yang telah dibahas setelah penataan Pelabuhan Benoa. Saat itu muncul rencana pemindahan kapal-kapal ikan dari Benoa ke Jembrana. “Ini memang melalui diskusi yang cukup panjang sejak 2018–2019 saat penataan Benoa selesai, maka kapal ikan yang ada di Benoa akan pindah ke Jembrana,” ujarnya.

Pihaknya meminta persoalan yang selama ini dirasakan nelayan tidak diabaikan dalam tahap awal pembangunan. Salah satu yang dinilai mendesak adalah pendangkalan akibat sedimentasi di mulut kolam labuh dermaga yang mengganggu aktivitas keluar-masuk kapal nelayan. “Saya sarankan tadi di awal pengerjaan proyek itu awali dulu dengan pengerukan mulut kolam labuh. Ada pendangkalan, sedimentasi, supaya itu dikeruk sehingga kapal-kapal yang selama ini kesulitan masuk bisa masuk,” tegasnya.

Kembang juga mengingatkan agar pelaksanaan proyek tidak menimbulkan persoalan baru. Ia meminta kontraktor memberi ruang bagi tenaga kerja dan pemasok lokal yang memenuhi persyaratan untuk terlibat dalam proyek. “Manfaatkan potensi lokal, ada tenaga kerja lokal, termasuk supplier lokal yang memang memenuhi kriteria supaya juga bisa tertampung. Jangan sampai juga proyek besar ini meninggalkan masalah di kemudian hari, seperti penunggakan pembayaran kepada supplier lokal’ paparnya.

Persoalan lingkungan dan tata air di sekitar kawasan pelabuhan juga menjadi perhatian serius. Terlebih wilayah permukiman di sekitar pelabuhan merupakan kawasan langganan banjir, “jangan sampai proyek di dalamnya bagus tetapi di kawasan luarnya buruk. Ini juga harus ditangani,” jelasnya. Manfaat pengembangan PPN Pengambengan menurutnya tidak semata diukur dari potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun diharapkan memberikan dampak ekonomi, multiplier effect di masyarakat.

wartawan
PAM
Category

Pemkot Bangun Rumah Singgah Konseling Kekerasan Anak dan Perempuan

balitribune.co.id I Denpasar - Tingginya angka kekerasan perempuan dan anak di Denpasar menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar. Untuk memberikan penanganan dan konseling, Pemkot Denpasar pun membangun Rumah Singgah Kula Abhi Praya di Jalan Gatot Subroto VI F yang dilaunching, Kamis, (4/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Munculkan Program “Yadnya Sampah”, Hasil Bank Sampah Diarahkan Bantu Biaya Upacara Adat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus mengoptimalkan program bank sampah melalui inovasi “Yadnya Sampah”. Program ini memanfaatkan hasil penjualan sampah anorganik untuk mendukung pembiayaan kegiatan adat dan keagamaan di tingkat banjar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 2027, Bupati Badung Wajibkan Setiap Desa Miliki Sekolah Sepak Bola

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung akan mewajibkan setiap desa dan kelurahan memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai upaya mencetak atlet berbakat sejak usia dini. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada tahun 2027 melalui surat edaran resmi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Menghadapi Kondisi Ekonomi yang Dinamis Masyarakat Diminta Cermat Mengelola Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi ekonomi saat ini dirasakan masyarakat dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia, mulai dari keluarga atau kalangan rumahtangga, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga generasi muda yang baru mulai mandiri secara finansial.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kenaikan Harga Bahan Baku Menjadi Tantangan Utama Usaha Tenun Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tampaknya turut berperan membantu pelaku usaha kain tenun tradisional Bali tetap eksis ditengah gempuran produk global. Pasalnya, tidak sedikit perajin/pelaku usaha tenun tradisional Bali yang mendapat pesanan dari ibu-ibu PKK. Seperti yang diakui salah seorang pelaku usaha kain tenun tradisional Bali asal Klungkung, I Wayan Bagiarta. 

Baca Selengkapnya icon click

Ekonomi Bali Tumbuh 5,58 Persen, OJK Catat Kinerja Perbankan dan Pasar Modal Makin Kuat

balitribune.co.id | Denpasar - Stabilitas Industri Jasa Keuangan (IJK) di Bali tetap terjaga hingga akhir Maret 2026. Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan berbagai tantangan domestik, sektor keuangan di Bali menunjukkan kinerja yang solid dan menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.