Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Putus, Kaki Penumpang Gili Cat 2 Belum Ditemukan

Tim Labfor Polda Bali sedang memeriksa bangkai kapal Gili Cat 2. (ags)

Amlapura, Bali Tribune

Pasca meledaknya KM Gili Cat 2 – yang menewaskan dua wisatwan asing penumpang kapal tersebut – Jumat (16/09/2016), tim Labfor Polda Bali masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu apa yang memyebabkan kapal cepat itu meledak.

Berdasarkan pantauan di Dermaga Rakyat Padang Bai, tiga orang anggota tim Labfor bersama anggota dari Inafis Polres Karangasem terus melakukan pemeriksaan bagian-bagian terpenting dari kapal cepat berbahan aluminium itu.

Sebelum tim Labfor bekerja, Kapolres Karangasem, AKBP Sugeng Sudarso, memerintahkan anggotanya untuk membantu memperlancar proses pembongkaran 1.5 ton premium yang masih utuh dalam tiga tangki di bawah dek kapal naas itu.

Proses ini berjalan hingga enam jam, sebelum kemudian satu mobil tangki penyedot bahan bakar milik Depo Pertamina Manggis, didatangkan untuk memindahkan seluruh BBM. Ini dilakukan untuk memudahkan tim Labfor melakukan tugasnya.

Kapolres Karangasem,  kepada wartawan di lokasi kejadian menegaskan, pihaknya bersama Polda Bali masih terus mendalami penyelidikan termasuk menunggu hasil pemeriksaan Labfor Polda terhadap kapal tersebut.

Namun Saat ini sedikitnya sudah ada sebanyak tujuh orang saksi sudah diperiksa termasuk nahkoda dan empat ABK kapal tersebut. Dari pemeriksaan awal, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah adanya akumulasi gas dari uap tangki BBM di bawah dek.

Akumulasi gas itu terkena percikan api sehingga terjadi ledakan. Diakuinya pula, meski terjadi ledakan, namun tangki bahan bakar yang berisi 1.5 ton premium tidak meledak. Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, semuanya masih diperiksa sebagai saksi.

Ditanya mengenai potongan kaki salah satu penumpang yang belum ditemukan, Kapolres Karangasem ini menduga potongan kaki tersebut sudah hancur akibat ledakan., Pasalnya, di kabin penumpang kapal tersebut ditemukan potongan tulang, kulit dan daging manusia.*

wartawan
Hussein Hardiansyah

Dishub Badung Uji Coba Rekayasa Lalin di Jalan Raya Taman dan Kayu Aya

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan uji coba rekayasa lalu lintas satu arah di Jalan Raya Taman dan Jalan Kayu Aya, Rabu (25/2/2026).

Kepala Dishub Badung, Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, menegaskan uji coba ini merupakan pengembangan perubahan arus lalu lintas dari wilayah Kerobokan Kelod yang kini diperluas ke Seminyak.

Baca Selengkapnya icon click

Kontrak Kini 5 Tahun, Kebijakan Bupati Karangasem Ini Kabar Gembira Bagi PPPK Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menetapkan masa perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan dan Tenaga Guru selama lima tahun. Kebijakan yang diputuskan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, ini menjadi kabar gembira bagi para PPPK yang sebelumnya hanya memperoleh perpanjangan kontrak satu tahun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Luruskan Dugaan Pelanggaran Lomba Ogoh-Ogoh Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung menegaskan bahwa tidak seluruh laporan dugaan pelanggaran yang masuk terbukti kebenarannya. Hal tersebut terungkap dalam sesi klarifikasi terhadap sekaa teruna/yowana terlapor yang dilaksanakan di Dinas Kebudayaan, Puspem Badung, Rabu (25/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.