Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

skema
Bali Tribune / SKEMA -Skema Ujicoba Rekayasa Lalin Tahap III di Kawasan Ubud.

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud. Sedangkan Jalan Sukma dan Jatayu  putar arah.

Setelah skenario ini diturunkan dan menyebar di media sosial, beragam komentar nitizen pun menyembul. Terlepas dari pro dan kontra ini, sebagian besar berharap formula yang paling mendekati harapan dijadikan solusi untuk ditetapkan. Karena selama uji coba, masyarakat pengguna jalan kerap kebingungan sehingga banyak pengguna jalan memilih menghindari kawasan Ubud. Kondisi ini pula dinilai terlalu dini untuk menilai efektivitas  terapan uji coba. 

I Gede Bandem, seorang warga asal Ubud,  Senin (7/9) menyebutkan, dalam uji coba rekayasa lalu lintas ini, dinilai sebagai penyeimbangan kemacetan di Jalan Raya Ubud, Jalan Raya Peliatan dan Jalan Raya Pangosekan. Syukurnya, dari uji coba dengan sejumlah tahapannya, secara umum tidak lagi terjadi kemacetan terkunci. Meskipun demikian, volume kendaraaan memang belum terlihat merata. "Dari uji coba tahap II, penumpukan kendaraan  masih menonjol di Jalan Raya Ubud dan Peliatan.  Kami berharap pemerintah menetapkan yang terbaik bagi semua pihak," harapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar,  I Wayan Arthawan membenarkan penerapan uji coba tahap III rekayasa Lalin di Kawasna Ubud tersebut. Ditegaskan, rekayasa ini merupakan hasil evaluasi dari penerapan sebelumnya, dengan mempertimbangkan kondisi arus kendaraan, pola pergerakan lalu lintas, serta kebutuhan akses masyarakat dan pengguna jalan di kawasan Ubud yang terus meningkat.

Adapun, beberapa perubahan utama yang  diberlakukan antara lain: Jl. Raya Pengosekan diubah dari 2 arah menjadi 1 arah menuju Utara, Jl. Raya Ubud diberlakukan 1 arah lurus menuju Timur sampai Simpang Ambengan, Jl. Sukma Kesuma menjadi 1 arah dari Selatan menuju Utara, dan Jl. Jatayu menjadi 1 arah dari Timur menuju Barat. "Seluruh perubahan ini mulai berlaku efektif pada tanggal 8 September 2026," terangnya.

Pihaknya berharap seluruh pengguna jalan untuk memperhatikan rambu dan marka serta mengikuti arah lalu lintas yang ditetapkan. " Tentunya pengguna jalan kami yakinkan agar menyesuaikan waktu perjalanan dengan rekayasa yang berlaku," pesannya.

wartawan
ATA
Category

Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

balitribune.co.id | Jakarta - Transparansi mengenai sumber susu dan proses produksi menjadi bagian penting dalam membantu orang tua memahami produk nutrisi yang dipilih untuk anak. Tidak hanya mencermati informasi pada kemasan, orang tua juga perlu mengetahui dari mana sumber susu berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga hingga menjadi produk akhir.

Baca Selengkapnya icon click

Inflasi Bali Naik 0,61 Persen pada Agustus 2026, Dipicu Peak Season Pariwisata

balitribune.co.id I Denpasar - Laju inflasi Provinsi Bali kembali meningkat pada Agustus 2026 setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi. Meningkatnya aktivitas pariwisata pada periode puncak kunjungan wisatawan, disertai tingginya permintaan sejumlah bahan pangan dan jasa, menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Perlu ke Jepang, Harper Kuta Bali Hadirkan Sensasi Tokyo Lewat “60 Seconds to Tokyo”

balitribune.co.id | Mangupura — Masyarakat Bali dan wisatawan yang tengah berlibur kini dapat merasakan atmosfer kuliner Tokyo tanpa harus meninggalkan Pulau Dewata. Harper Kuta Bali resmi menghadirkan “60 Seconds to Tokyo”, sebuah pengalaman kuliner yang membawa cita rasa dan semangat Japanese street food langsung ke Kuta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Industri Penyulingan Daun Cengkeh Kembali Marak, Tiga Usaha Kantongi NIB

balitribune.co.id I Singaraja - Industri penyulingan daun cengkeh kembali menjadi sorotan di Kabupaten Buleleng. Persoalan ini mencuat setelah gudang penyulingan daun cengkeh di Banjar Dinas Widarbasari, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, terbakar pada Sabtu (29/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.