Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sekda Mangkir, DPRD Karangasem Tunda Pembahasan Mutasi dan Temuan BPK

raker
Bali Tribune / DITUNDA - Raker antara DPRD Karangasem dengan pihak eksekutif yang sedianya membahas berbagai persoalan krusial di lingkungan pemerintahan, terpaksa ditunda akibat ketidakhadiran Sekda Karangasem dalam pertemuan yang dijadwalkan pada Senin (13/7/2026) di Gedung DPRD Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Rapat Kerja (Raker) antara DPRD Karangasem dengan pihak eksekutif yang sedianya membahas berbagai persoalan krusial di lingkungan pemerintahan, terpaksa ditunda. Hal ini terjadi akibat ketidakhadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Karangasem dalam pertemuan yang dijadwalkan pada Senin (13/7/2026) di Gedung DPRD Karangasem.

Padahal, rapat tersebut dihadiri oleh jajaran lengkap anggota Komisi I dan Komisi III DPRD Karangasem, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Asisten III Sekdakab Karangasem, I Wayan Ardika, dan Kepala BKPSDM Karangasem.

Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, mengaku sangat menyayangkan ketidakhadiran Sekda. Menurutnya, kehadiran Sekda sangat krusial mengingat posisinya sebagai Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjagat).

"Sesuai agenda, kami akan membahas permasalahan yang berkembang, mulai dari temuan BPK RI hingga kebijakan mutasi yang menyisakan persoalan," tegas Suastika.

Dewan menyoroti adanya dugaan ketidakprofesionalan dalam kebijakan mutasi yang dilakukan pada 29 Juni 2026 lalu. Salah satu poin yang dipermasalahkan adalah mutasi pegawai di Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD ke Bagian Hukum Sekdakab Karangasem.

DPRD menilai mutasi tersebut tidak berbasis kompetensi. Pasalnya, pejabat fungsional yang dipindahkan ke Bagian Hukum tersebut bukanlah berlatar belakang pendidikan Sarjana Hukum. Dewan menduga ada konflik kepentingan yang memengaruhi kebijakan mutasi tersebut.

"Sebagai Ketua Baperjagat, Sekda seharusnya memberikan pertimbangan berdasarkan kompetensi, kinerja, dan rekam jejak, sehingga subjektivitas dapat dicegah. Namun, yang terjadi justru mutasi tanpa pengganti yang mengganggu kinerja di Sekretariat DPRD," imbuh Suastika.

Mengingat pentingnya klarifikasi terkait temuan BPK RI dan evaluasi terhadap mekanisme mutasi tersebut, DPRD Karangasem memutuskan untuk menunda rapat kerja tersebut.

"Karena ini sangat penting, kami akan jadwalkan ulang rapat kerjanya. Kami berharap Sekda Karangasem dapat hadir dalam pertemuan selanjutnya agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan transparan," pungkasnya.

 

wartawan
AGS
Category

Lomba Layang-Layang 2026, Ribuan Rareangon Matemuwirasa di Pengambengan

balitribune.co.id | Negara - Ribuan rareangon (pecinta layang-layang) dari berbagai daerah di Bali tumpah ruah memadati Sirkuit All In One Pengambengan, Negara, Minggu (30/8/2026). Mereka antusias mengikuti lomba layang-layang tahunan yang menjadi agenda rutin Kabupaten Jembrana sekaligus wadah silaturahmi pencinta tradisi layangan.

Baca Selengkapnya icon click

Baru Tiba di Guyana, PMI Asal Jembrana Tewas Kecelakaan

balitribune.co.id | Negara - Kembali Pekerja Migran Indonesia (PMI) dilaporkan meninggal dunia di luar negeri. Seorang pemuda asal Desa Perancak, Kecamatan Jembrana I Komang Tedy Arsa Bantara Putra yang memiliki panggilan Tedy ini meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Guyana, Amerika Selatan. Saat kejadian korban tengah dalam perjalanan menuju lokasi tempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Jembrana Tetapkan Dua Perda

balitribune.co.id | Negara - Setelah melalui proses pembahasana, DPRD Kabupaten Jembrana kini telah menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Kedua Perda anyar tersebut adalah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026 dan Perda Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Suara Tuhan di Rumah Rakyat

balitribune.co.id | Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali bergemuruh oleh lautan massa aksi pada tanggal 27 Agustus lalu. Di bawah terik matahari, gelombang demonstran yang datang dari berbagai daerah khususnya elemen warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mendatangi rumah wakil rakyat  membawa tuntutan tajam yang mencerminkan kejenuhan publik terhadap darurat rasuah di tanah air.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.