Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Setelah Zona Hijau, Badung Akan Lanjutkan Vaksinasi Fase Kedua, Wabup Suiasa Bertemu BPD dan Kelian Dinas se-Kuta Selatan

Bali Tribune/ KELIAN DINAS - Wabup Suiasa saat pertemuan dengan anggota BPD dan Kelian Dinas se-Kecamatan Kuta Selatan di Kantor Camat Kuta Selatan, Senin (5/4/2021).
balitribune.co.id | Mangupura - Setelah sukses pelaksanaan vaksinasi pada zona hijau di Kuta Selatan, Pemerintah Kabupaten Badung akan melanjutkan pelaksanaan vaksinasi di luar zona hijau yang meliputi Desa Ungasan, Kutuh dan Pecatu. 
 
Hal tersebut terungkap saat pertemuan antara Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dengan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kelian Dinas se-Kecamatan Kuta Selatan bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Camat Kuta Selatan, Senin (5/4). Pertemuan yang dilaksanakan dengan tetap menerapkan Prokes yang ketat tersebut juga dihadiri oleh Kadis Kesehatan dr I Nyoman Gunarta dan Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta.
 
Wabup Suiasa pada kesempatan itu menyampaikan ucapkan terima kasih kepada para kelian dinas dan BPD se-Kecamatan Kuta Selatan yang sudah bersinergi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 
 
Dikatakan Pemerintah Kabupaten Badung beserta petugas vaksinator dan dinas terkait akan terus bergerak untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Badung, terlebih dalam menuntaskan pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat guna mewujudkan zona hijau khususnya di Kuta Selatan. 
 
“Untuk pencapaian zona hijau tentu sangat kita harapkan bersama. Dengan telah divaksinnya seluruh masyarakat Kuta Selatan dan Badung, tentunya akan memberi kepercayaan diri kepada kita dan masyarakat apalagi dalam menyambut pembukaan pariwisata sesuai yang ditargetkan oleh Bapak Presiden,” ujarnya.
 
Terkait dengan pelaksanaan vaksinasi fase kedua ini, Suiasa mengajak kerjasama dan sinergitas seluruh kelian dinas se-Kuta Selatan yang menjadi tempat vaksinasi. Hal ini guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. 
 
“Pelaksanaan vaksin fase kedua ini kami berharap agar dibuatkan skema. Kami tidak inginkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Dengan skema yang baik dan bijak tentu akan dapat mempermudah Dinas Kesehatan dan para vaksinator dalam melakukan tugasnya,” katanya.
 
Menurut Wabup Suiasa, sesuai dengan visi dan misi pasangan Bupati Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa untuk membangun Badung yang kuat, sehat menuju masyarakatnya yang sejahtera, akan terus dilakukan dengan gerak cepat dan tepat agar seluruh wilayah di Badung bebas Covid-19 serta segera menjadi Zona Hijau.  Untuk itu pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Pusat agar vaksin dapat diupayakan untuk Kabupaten Badung. 
 
Dikatakannya, kedatangan vaksin tidak bisa dipastikan dengan segera sehingga diharapkan kepada perbekel dan kelian dinas jika suatu saat ada pemberitahuan mendadak untuk dapat memaklumi. Demikian pula dengan keberadaan vaksin tersebut karena kedatangan dan sifat vaksin itu tersendiri ada masa berlakunya (expired). 
 
“Kita harus selalu siap untuk bergerak dan mengimbau masyarakat kalau vaksinasi akan dilaksanakan. Inilah yang harus kita skemakan bersama agar saat dilakukan vaksinasi tidak terjadi kesalahpahaman serta penumpukan saat vaksinasi," katanya, seraya mengajak para perbekel dan kelian di Desa Ungasan, Kutuh dan Pecatu kerjasamanya dalam menyiapkan tempat yang representatif untuk kelancaran vaksinasi nanti.
 
Dikatakan juga untuk petugas data dan pencatat kesehatan sudah disiapkan demikian pula dengan jaringan internetnya sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kominfo jaringan internet di tiga lokasi vaksinasi tersebut diperkuat dan diprioritaskan supaya pelaksanaan vaksin dapat terlaksana tertib dan lancar.
 
Kadis Kesehatan dr Nyoman Gunarta mengatakan, kesiapan pelaksanaan vaksinasi fase 2 di tiga tempat di Kuta Selatan yaitu di Kutuh, Ungasan dan Pecatu tinggal menunggu vaksin dari pusat. “Kalau hari ini vaksin itu datang, hari ini juga kita lakukan vaksinasi. Dan bila besok hari vaksin itu datang, besok juga kita bergerak melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat,” katanya, seraya menambahkan jenis vaksin yang akan dipergunakan di fase kedua ini adalah Vaksin Astrazeneca.
 
Sementara itu Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Artha melaporkan untuk sasaran vaksinasi di Pecatu, Kutuh dan Ungasan mencapai 61 ribu lebih. “Kerjama sama dan kolaborasi dari Perbekel dan Kelian Dinas sangat kami harapkan sehingga pelaksanaan vaksinasi nantinya dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” harapnya. 
wartawan
I Made Darna
Category

Mandalika Racing Series, Astra Motor Racing Team Sapu Bersih 7 Podium

balitribune.co.id | Mandalika - Astra Motor Racing Team (ART) kembali menunjukkan taji di kancah balap nasional. Di bawah naungan Astra Motor, tim ini berhasil memborong tujuh podium dalam putaran ketiga Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Lot Art and Food Festival VII Digelar Akhir Agustus 2026

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot bersiap menggelar Tanah Lot Art and Food Festival VII yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

Festival tahunan ini dirancang untuk menghadirkan perpaduan harmonis antara pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta sajian kuliner khas Bali yang melibatkan langsung para pelaku UMKM lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wilayah Dawan, Picu Kerusakan Bangunan hingga Jalan Longsor

balitribune.co.id I Semarapura - Cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung sejak Minggu malam (26/7/2026) pukul 23.00 WITA hingga Senin pagi (27/7/2026) pukul 05.00 WITA.

Peristiwa alam tersebut memicu sejumlah kerusakan bangunan warga hingga bencana tanah longsor di beberapa titik.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Mulai Ground Breaking JLS dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai mega proyek infrastruktur jalan untuk mengurai kemacetan di kawasan wisata. Langkah ini ditandai dengan seremoni Ground Breaking Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat dengan total anggaran mencapai Rp 2,9 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.