Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Strategi OJK Bali di Bawah Parjiman, Jadikan Media Mitra Strategis Edukasi Publik

OJK
Bali Tribune / Kepala OJK Provinsi Bali, Parjiman

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman, menegaskan pentingnya peran media massa dalam menyampaikan kebijakan dan program OJK kepada masyarakat. Baginya, media bukan sekadar mitra, melainkan jembatan utama agar informasi sektor keuangan dapat dipahami publik secara luas.

“Tanpa kehadiran rekan-rekan media, kami OJK ini sepertinya kurang ada suaranya,” ujar Parjiman dalam acara "NGORTE" (Ngobrol Bersama Update Berita with Media) yang digelar OJK Provinsi Bali, Jumat (10/4), sekaligus perkenalan dirinya sebagai Kepala OJK Provinsi Bali.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Parjiman memiliki pengalaman panjang selama 27 tahun berkarier di sektor keuangan, dimulai dari Bank Indonesia (BI) hingga kini di OJK. Dalam perjalanan kariernya, ia telah bertugas di berbagai daerah di Indonesia—dua kantor di BI dan tiga kantor di OJK—yang memberinya perspektif luas tentang pentingnya komunikasi publik.

Pria kelahiran Yogyakarta ini pernah menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk sebagai pengawas bank. Ia juga sempat bertugas di Kalimantan Timur sebelum akhirnya dipercaya memimpin OJK Provinsi Bali sejak April 2026. Menurut Parjiman, setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda, termasuk dalam hal literasi keuangan dan akses informasi. Namun satu hal yang selalu sama: peran media tetap krusial.

“Dari pengalaman saya bertugas di berbagai daerah, media selalu menjadi corong utama untuk menyampaikan kebijakan kepada masyarakat,” katanya.

Menjabat di Bali menghadirkan tantangan tersendiri. Sebagai daerah pariwisata internasional, Bali memiliki dinamika ekonomi yang kompleks dengan masyarakat lokal, pelaku usaha, hingga wisatawan domestik dan mancanegara. Dengan cakupan wilayah kerja yang luas serta keterbatasan sumber daya manusia, Parjiman mengakui OJK tidak bisa bekerja sendiri dalam menyampaikan informasi kepada publik. Karena itu, ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan media menjadi kebutuhan, bukan sekadar pilihan.

“Secara jujur kami membutuhkan bantuan media untuk menyampaikan program dan kebijakan OJK agar bisa menjangkau masyarakat lebih luas,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini telah membantu OJK dalam mengedukasi masyarakat terkait sektor jasa keuangan. Peran media dalam menyebarluaskan informasi OJK tercermin dari tingginya jumlah pemberitaan sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. 

Berdasarkan data kehumasan OJK, total pemberitaan terkait OJK sepanjang 2025 mencapai 3.666 berita, yang terdiri dari 124 media cetak dan 3.542 media online. Dari jumlah tersebut, pemberitaan terkait OJK Provinsi Bali mencapai 1.395 berita, sementara OJK nasional sebanyak 2.271 berita.

Memasuki 2026 hingga Maret, total pemberitaan tercatat sebanyak 1.024 berita, dengan rincian 953 berita online dan 71 berita cetak. Dari jumlah itu, OJK Bali menyumbang 209 pemberitaan, sedangkan OJK nasional sebanyak 815 pemberitaan.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya eksposur OJK di media, sekaligus menjadi indikator penting dalam penyebaran informasi kepada masyarakat.

Menariknya, sepanjang 2025, Kantor OJK Provinsi Bali tercatat 33 kali meraih pemberitaan tertinggi di antara seluruh kantor OJK daerah di Indonesia. Sementara pada 2026 hingga Maret, capaian serupa telah diraih sebanyak tiga kali. Hal ini menunjukkan bahwa isu-isu sektor keuangan di Bali memiliki daya tarik tinggi sekaligus relevansi besar bagi publik.

Ke depan, Parjiman berharap kerja sama antara OJK dan media dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam penyampaian informasi, tetapi juga dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat memahami produk dan layanan keuangan, sekaligus menghindari berbagai risiko seperti investasi bodong maupun praktik keuangan ilegal.

“Kerja sama yang sudah terjalin baik ini kami harapkan bisa terus ditingkatkan,” ujar Parjiman.

Dengan kolaborasi yang kuat antara regulator dan media, OJK optimistis pesan-pesan kebijakan dapat tersampaikan secara lebih efektif, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan.

wartawan
ARW
Category

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Ida Betara Turun Kabeh, Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Agung Besakih

balitribune.co.id I Amlapura - Umat hindu memadati Pura Agung Besakih untuk menghaturkaan Bakti Penganyar dan persembahyangan bersama dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh. Upacara Bakti Penganyar ini berlangsung khusuk dipuput oleh sejumlah Sulinggih, dan pada Selasa (7/4/2026) merupakan jadwal bakti penganyar Kabupaten Badung.  

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjerat Judi, Oknum Karyawan Yayasan di Bali Gasak Uang Tunai dan Aset Operasional

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi seorang staf Yayasan Solefamily Bali berinisial TAM alias Titho (31) terbilang tega. Sebab, pria dengan alamat asal Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT ini mencuri uang Yayasan Solefamily Bali yang diperuntukan orang - orang sakit. Diduga kuat, uang hasil curian itu untuk berjudi karena pria kelahiran 30 Oktober 1995 itu mempunyai riwayat berutang dan berjudi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.