Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terseret Arus Kencang di Nusa Penida, Wisatawan Asal Malaysia Tewas saat Diving

korban
Bali Tribune / Petugas dan warga mengevakuasi jenazah WNA asal Malaysia yang tewas usai menyelam di perairan Crystal Bay, Nusa Penida, Rabu (16/9/2026)

balitribune.co.id | Semarapura – Musibah terseret arus saat beraktivitas diving kembali menelan korban jiwa di perairan Nusa Penida, Klungkung. Seorang wisatawan mancanegara (WNA) asal Malaysia, Siti Nuraini Binti Rusidi (40), meninggal dunia usai menyelam di perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Rabu (16/9/2026).

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, membenarkan peristiwa tragis yang menimpa wisatawan asing tersebut.

Berdasarkan kronologi kejadian, sekitar pukul 08.00 WITA, korban bersama sejumlah peserta dan pemandu (guide) melakukan penyelaman di dua titik lokasi perairan Nusa Penida. Di titik pertama, yakni Manta Bay, pemandu sempat melihat korban batuk-batuk dan menanyakan kondisi kesehatannya. Namun, korban menyatakan siap dan sanggup menyelam hingga sesi pertama selesai dengan lancar.

Rombongan kemudian melanjutkan penyelaman ke titik kedua di Crystal Bay sekitar pukul 11.00 WITA. Sebelum turun ke air, pemandu kembali memastikan kesiapan korban, dan korban menegaskan tetap ingin ikut menyelam.

Saat melakukan penyelaman di Crystal Bay, rombongan diterjang arus laut yang cukup kencang. Tak lama berselang, datang arus kedua yang lebih kuat hingga memisahkan rombongan. Pemandu meminta korban tetap berada di posisi aman selagi dirinya mencari tiga peserta lain yang terbawa arus. Setelah arus mereda, korban ditemukan berada bersama rombongan pemandu lain.

Saat itu, pemandu lain melihat korban memberi isyarat kehabisan oksigen dan dalam kondisi panik hingga melepaskan regulator alat pernapasannya. Pemandu segera memberikan cadangan alat pernapasan dan membawa korban naik ke permukaan laut untuk dievakuasi ke atas boat.

Setibanya di atas boat, korban diketahui mengeluarkan busa dari hidung dan mulut, meski saat itu masih memberikan respons. Korban segera dilarikan menuju Klinik Nusa Medika melalui Dive Concepts Lembongan. Namun, saat tim medis tiba untuk menjemput, korban sudah tidak merespons dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan dari Crystal Bay menuju Lembongan.

"Jenazah korban telah diberangkatkan sekitar pukul 17.00 WITA menggunakan boat dari Pelabuhan Syahbandar Desa Jungutbatu menuju Pelabuhan Sanur, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bali Mandara," ujar Iptu Dewa Nyoman Alit.

Berdasarkan pemeriksaan awal dari tim medis Klinik Nusa Medika, korban diduga kuat meninggal dunia akibat henti napas. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

"Pihak keluarga berencana melakukan tindakan autopsi. Saat ini kejadian tersebut masih ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Nusa Penida," katanya.

wartawan
SUG
Category

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Landa Koperasi Sri Artaguna, Aset dan Empat Motor Hangus Dilahap Api

balitribune.co.id I Gianyar - Kebakaran melanda Koperasi Sri Artaguna di Banjar Adat Bayad, Desa Kedisan, Tegallalang, Selasa (21/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan koperasi beserta sejumlah aset di dalamnya, termasuk empat unit sepeda motor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Penyebab kebakaran masih didalami aparat kepolisian.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.