Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tulang Rapuh di Usia Tua? Ayo Kenali dan Lawan Osteoporosis

dr. Made Sindy Astri Pratiwi, S. Ked.
Bali Tribune / dr. Made Sindy Astri Pratiwi, S. Ked.

balitribune.co.id | Osteoporosis merupakan kelainan pada tulang yang ditandai dengan berkurangnya kepadatan dan kekuatan tulang sehingga tulang mudah rapuh bahkan mudah patah. Penyakit osteoporosis ini paling sering dijumpai pada usia tua. Secara umum, penyebab osteoporosis dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu osteoporosis primer apabila penyebabnya tidak diketahui dan terjadi akibat proses alami seperti penuaan atau perubahan hormonal sementara osteoporosis sekunder merupakan jenis osteoporosis yang diketahui penyebabnya seperti penyakit lain atau penggunaan obat-obat tertentu. 

Sebagian besar pasien tidak mengetahui bahwa dirinya sudah mengalami osteoporosis. Orang tua dnegan osteoporosis sering kali tidak merasakan gejala pada tahap awal, karena pengeroposan tulang terjadi secara perlahan dan diam-diam. Terdapat berbagai macam faktor risiko osteoporosis seperti peningkatan usia, perempuan yang sudah menopause, pasien dengan riwayat keluarga mengalami osteoporosis, keterlibatan faktor lingkungan seperti kurangnya paparan sinar matahari, kurangnya konsumsi kalsium, merokok, alkohol, kurangnya aktivitas fisik, serta penggunaan obat-obatan tertentu seperti kortikosteroid, obat anti kejang, dan obat pengencer darah secara berkepanjangan. 

Deteksi dini osteoporosis sangat lah penting terutama pada kalangan lanjut usia dan wanita pasca menopause. Meskipun sering tidak merasakan gejala pada tahap awal, pasien osteoporosis dapat mengalami beberapa keluhan umum seperti nyeri tulang atau nyeri punggung, tinggi badan yang menurun secara bertahap, postur badan yang membungkuk, kesulitan bergerak atau kehilangan mobilitas tubuh, hingga terjadinya patah tulang dengan cedera ringan. Apabila Anda mengalami gejala tersebut, maka sebaiknya segera periksakan diri Anda ke fasilitas kesehatan terdekat.

Terdapat beberapa langkah pencegahan untuk melawan terjadinya osteoporosis. Apabila Anda tergolong kelompok yang berisiko maka sebaiknya lakukan aktivitas fisik yang teratur seperti benjalan 30-60 menit/hari, bersepeda, atau berenang, menjaga asupan kalsium, hindari asap rokok dan alkohol, kenali obat-obat yang dapat menyebabkan osteoporosis, hindari mengangkat benda berat, berjemur untuk mendapatkan vitamin D, dan melalukan pemeriksaan kesehatan tulang secara berkala. Adapun makanan yang tinggi kalsium meliputi susu, keju, yoghurt, ikan teri, ikan sarden, daun pepaya, bayam, susu kedelai, tahun, hingga tempe.

Apabila Anda terdiagnosis osteoporosis, maka tidak perlu khawatir. Beberapa langkah pengobatan seperti latihan dan program rehabilitasi yang teratur akan mencegah perburukan osteoporosis. Orang tua yang mengalami gangguan keseimbangan akan disarankan untuk menggunakan alat bantu berjalan untuk mencegah terjadinya jatuh. Selain itu terapi medis yang umumnya diberikan meliputi bifosfonat, terapi hormonal terutama pada pasien wanita yang menopause, serta suplementasi kalsium dan vitamin D. Namun pengobatan osteoporosis harus dipantau oleh dokter termasuk pemeriksaan rutin kepadatan tulang dan penyesuaian terapi sesuai dengan respon tubuh.

Tulang
wartawan
dr. Made Sindy Astri Pratiwi, S. Ked.
Category

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.