balitribune.co.id I Amlapura - Satu Rumah Sakit Umum modern akan segera dibangun di bilangan Kota Amlapura, Karangasem, dan setelah tahap penataan lahan, Rabu (29/7/2026) bertepatan dengan Purnama Karo, Buda Paing Krulut, dilaksanakan upacara ritual Memakuh yang menandai awal pelaksanaan pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Amlapura diatas lahan seluas 172 are yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Amlapura.
Upacara memakuh yang dipuput Ida Pedanda Gede Karang Kerta Nustana dari Griya Sukayasa Tegal Manggis, Banjar Triwangsa, Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem, Karangasem tersebut dihadiri langsung oleh pemilik RSU Amlapura, I Gusti Made Tusan beserta jajaran.
Kepada awak media, I Gusti Made Tusan mengaku sangat bersyukur karena pembangunan RSU Amlapura akan segera dilaksanakan. Disebutkannya, berdasarakan perencanaan RSU Amlapura tersebut nantinya akan memiliki empat lantai dengan kapasitas awal sekitar 200 kamar, dimana nantinya rumah sakit tersebut akan dilengkapi dengan peralatan medis modern dengan berbagai fasilitas penunjangnya, sehingga nantinya masyarakat Karangasem yang membutuhkan layanan medis hingga pasien rawat inap mendapatkan palayanan prima dengan ruang perawatan yang bersih dan asri.
"Tahap awal pembangunan baru sebatas bersih-bersih, menebang pohon kelapa dan pohon pule, serta meratakan lahan agar batas-batas lahan terlihat jelas, juga membanguan tembok sebatas batas lahan dengan drainase jalan raya," ucap tokoh masyarakat Karangasem yang juga Penanggungjawab Semeton GMT (Gerakan masyarakat Terpadu) ini.
Dijelaskannya, untuk desain bangunan hingga nama resmi Rumah Sakit yang akan dibangun tersebut masih dalam tahap penyusunan. Namun demikian dirinya memastikan bangunan rumah sakit tersebut berdiri di lokasi yang sangat strategis sehingga mudah dijangkau masyarakat dan yang pasti rumah sakit ini akan didukung areal parkir luas.
“Bisa dibilang dari sisi lokasi, ini sangat strategis sehingga sangat mudah dijangkau oleh masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan cepat, apalagi nantinya areal parkir yang kita sediakan sangat luas,” ungkapnya sembari menambahkan sudah ada beberapa investor yang melakukan survei.
Ida Pedanda Gede Karang Kerta Nustana dalam kesempatan itu menjelaskan, upacara memakuh sendiri memiliki makna spiritual sebagai permohonan keselamatan dan keharmonisan sebelum pembangunan dimulai. Tujuannya untuk memohon kekuatan Kalima Sadha dan Kalima Sadhi agar memberikan tuntunan serta keselamatan bagi seluruh proses pembangunan hingga rumah sakit nantinya beroperasi.
"Harapannya, rumah sakit ini mendapatkan kekuatan dan kerahayuan, sehingga para tenaga medis seperti dokter, bidan, maupun perawat dapat menjalankan tugas secara optimal dalam melayani pasien," imbuhnya.