Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wakili Gianyar, Desa Kerta Buat Pawai PKB ke XLVI Bergemuruh

Bali Tribune / PKB XLVI, Tampilkan Garapan Tematik Kisah Ikonik Kerajaan Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Pembukaan Pesta Kesenian Bali ke XLVI Sabtu (15/6) berlangsung meriah. Duta Kabupatn Gianyar yang diimotori Desa Kerta, Kecamatan Payangan bahkan membuat penonton bergemuruh dan terpukau. Garapan yang apik dan estetik hingga melibatkan ratusan seniman menjadi duta yang di tunggu-tunggu para penonton.

Kepala Dinas Kebudayaan Gianyar, Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu, Senin (17/6)  mengatakan, Pada Pawai atau Peed Aye, Gianyar menampilkan sejumlah materi, diawali iringan papan nama Kabupaten dengan hiasan Agung Madya khas Gianyar yang didampingi dua Perempuan dengan riasan lelunakan. Riasan ini merupakan tata rias yang mengusung pakem Kerajaan Gianyar sebagai simbol jati diri masyarakat Gianyar yang diiringan Gong Beri. "Gong Beri sebagai semiotik kewibawaan dan kepercayaan diri yang tercermin dari setiap langkah reformasi Gianyar," ujarnya.

Bagian selanjutnya, Kabupaten Gianyar juga menampilkan barisan uparengga yang terdiri atas umbul- umbul, bebandrangan, kober, payung pagut, dan tedung agung. Pada bagian ini juga menampilkan barisan jegeg bagus dengan balutan busana dan tata rias modifikasi yang tidak juga meninggalkan pakem busana khas Gianyar. iringan jegeg bagus ini juga dikawal oleh para pepatih sebagai tabeng dada, menyimbolkan keamanan.

Tak lupa juga Gianyar menyuguhkan iringan tari legong. "Banyak tari legong yang lahir di Kabupaten Gianyar yang juga merupakan spirit fundamental dalam berkesenian bagi Masyarakat Gianyar," jelasnya.

Mewakili perasaan bangga akan hal tersebut, dipersembahkanlah maha karya anyaman bambu yang berwujud legong, serta diikuti tiga tarian legong di antaranya tari legong kuntul, legong jobog, dan legong kupu-kupu tarum yang diiringi tetabuhan semar pegulingan sebagai sombol harmonisasi Masyarakat Gianyar dalam berkesenian.

Sesui dengan tema PKB Jnana Kertih,  diejawantakan melalui berbagai upacara mulai dari lahir hingga usia 42 hari atau kerap disebut dengan mapag rare hingga tutug kambuhan. Hal tersebut ditampilkan pada iringan peed daur hidup dengan menampilkan berbagai upakara yadnya mulai dari penjor pengerorasan, ancak saji, pedamaran, tempeh berisikan tetandingan banten, dan juga gebogan. 

"Seluruh upakara tersebut merupakan sarana pengamalan ajaran Jnana Kertih secara spiritual untuk memuliakan manusia mulai dari mapag rare hingga tutug kambuhan agar kemudian mampu menjadi individu yang Suputra Sadhu Gunawan," ujar mantan kadis P3AP2KB Gianyar ini.

Barisan peed aya daur hidup ini juga diiringi dengan gambelan gong suling yang beralun seiring kegembiraan hati akan buah hati.

Terakhir sebagai iringan pamungkas dari Peed Aya Kabupaten Gianyar menampilkan garapan tematik dengan mengangkat kisah ikonik dari Kabupaten Gianyar. Berawal dari permohonan I Gusti Arya Tegeh Kori kehadapan Ida Dalem Segening atas tidak dapat tererainya kerusuhan yang terjadi di badung akhirnya diutuslah I Dewa Manggis Kuning untuk meredam pertikaian tersebut sehingga Badung menjadi damai Kembali.

Namun, oleh karena kecurigaan I Gusti Arya Tegeh Kori terhadap I Dewa Manggis Kuning menyukai salah satu istrinya maka I Dewa Manggis Kuning harus Kembali meninggalkan Badung, hingga sampailah Ia di Kertalangu Kesiman Bersama I Gusti Arya Wang Bang Pinatih.

Singkat cerita dihaturkanlah I Dewa Manggis Kuning seorang putri yang Bernama I Gusti Ayu Paang. Perjalanan I Dewa Manggis Kuning tetap berlanjut sampai didengar oleh Ida Dalem Segening bahwa Ia akan membuat sebuah Kerajaan. Maka dihadiahkanlah I Dewa Manggis Kuning sebuah Keris Pusaka Ki Obag-Obag oleh Ida Dalem Segening. Hasil dari perjalanan tersebut kemudian diteruskan oleh

"keturunan I Dewa Manggis Kuning yang pusat pemerintahannya dikenal dengan Griya Anyar dan kemudian kerap disebut Gianyar hingga kini," Tandas Cok Trisnu tokoh Puri Peliatan, Ubud ini.

wartawan
ATA

6.334 Butir Ekstasi Dimusnahkan

balitribune.co.id | Negara - Perkara narkotika mendominasi tindak pidana umum yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana. Dari 39 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap selama periode Juni hingga Oktober 2026, sebanyak 24 perkara atau lebih dari separuhnya merupakan kasus narkotika. Sejumlah barang bukti berupa ribuan butir ekstasi, puluhan gram sabu, dan ganja dimusnahkan Kejari Jembrana, Senin (2/11/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Turis Prancis Ditikam di Vila Tejakula, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Pemilik

balitribune.co.id | Singaraja - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Prancis bernama Ancel Lucas menjadi korban penusukan di sebuah vila di Banjar Dinas Bukiang, Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Kamis (29/10/2026) malam. Selain mengusut dugaan penganiayaan tersebut, Polres Buleleng juga mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan dari pihak vila yang mengetahui kejadian tetapi tidak segera melaporkannya kepada polisi.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Lapas Singaraja Kecolongan, Bisnis Sabu Dikendalikan dari Kamar Hunian Blok 18

balitribune.co.id | Singaraja - Pengungkapan kasus peredaran narkotika di Kabupaten Buleleng kembali membuka celah serius dalam pemberantasan narkoba. Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Singaraja diduga masih mampu mengendalikan distribusi sabu dari balik jeruji besi dengan memanfaatkan seorang remaja berusia 16 tahun sebagai kurir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dalam Sepekan, Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Tujuh WNA

balitribune.co.id | Badung - Kantor Imigrasi Ngurah Rai mendeportasi tujuh orang warga negara asing (WNA) selama periode 26 hingga 30 Oktober 2026. Ketujuh WNA tersebut dideportasi setelah terbukti melakukan sejumlah pelanggaran keimigrasian mulai dari dugaan penggunaan dokumen perjalanan palsu, penyalahgunaan izin tinggal, pelanggaran kewajiban administratif, hingga overstay.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Seorang Dilaporkan Terseret Ombak, Dua Mayat Menepi di Pesisir Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Tim SAR gabungan yang sedang melakukan pencarian korban I Gede Yuda Pratama (19), pemuda yang dilaporkan terseret arus dan tenggelam saat mandi di Pantai Keramas, Blahbatuh, Gianyar, akhirnya ditemukan Senin (2/11/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.