Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

300 Kilometer Jalan di Buleleng Rusak, Fraksi NasDem Minta Perbaikan Infrastruktur Jadi Prioritas

Fraksi Nasdem
Bali Tribune / JURU BICARA - Juru bicara  Fraksi NasDem DPRD Buleleng, Dra. Made Putri Naren.

balitribune.co.id I Singaraja - Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Buleleng menyoroti persoalan infrastruktur jalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. Melalui juru bicaranya, Dra. Made Putri Nareni, Fraksi NasDem meminta agar pembangunan dan perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam penyusunan anggaran daerah pada tahun-tahun mendatang.

Pandangan tersebut disampaikan mengingat masih banyaknya ruas jalan rusak di berbagai wilayah Kabupaten Buleleng yang terus dikeluhkan masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

"Masalah infrastruktur sudah selayaknya menjadi konsen Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng ke depan dalam penganggaran pembangunan di tahun berikutnya. Bercermin dari realita di lapangan saat ini terdapat banyak jalan rusak di berbagai wilayah Kabupaten Buleleng dan diperkuat dengan kritik masyarakat yang disampaikan secara langsung maupun lewat media sosial yang banyak menyampaikan adanya infrastruktur yang rusak," ujar Made Putri Nareni.

Data Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Kabupaten Buleleng menunjukkan sekitar 300 kilometer jalan masih dalam kondisi rusak dan membutuhkan penanganan. Namun, keterbatasan kemampuan keuangan daerah membuat perbaikan belum dapat dilakukan secara menyeluruh.

Kepala Dinas PUPR Perkim Kabupaten Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra, menjelaskan pada tahun 2026 pemerintah mengalokasikan sekitar Rp63 miliar untuk pembangunan jalan dan jembatan. Anggaran tersebut difokuskan pada ruas-ruas prioritas yang memiliki tingkat kerusakan paling berat dan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.

"Pada 2026 kami mengalokasikan sekitar Rp63 miliar untuk penanganan jalan dan jembatan. Penanganan dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas," ujar Adiptha.

Menurutnya, pemerintah telah memetakan kebutuhan pembangunan di seluruh kecamatan sebagai dasar penyusunan prioritas pekerjaan. Sejumlah proyek strategis yang kini berjalan di antaranya perbaikan ruas jalan menuju kawasan Menara Turyapada di Lemukih, pembangunan jembatan di Banyuasri dan Tejakula, serta rehabilitasi 35 jaringan irigasi guna mendukung ketahanan pangan.

Selain infrastruktur dasar, Pemkab Buleleng juga melaksanakan penataan kawasan Titik Nol Singaraja, revitalisasi kawasan wisata Pantai Lovina, hingga penataan koridor Jalan Diponegoro–Pelabuhan Buleleng yang akan dikembangkan sebagai pusat kuliner dan ruang publik.

Meski demikian, ia mengakui keterbatasan APBD masih menjadi kendala utama. Dengan kemampuan anggaran saat ini, pemerintah hanya mampu memperbaiki sekitar 30 kilometer jalan setiap tahun, sementara total jalan yang mengalami kerusakan mencapai sekitar 300 kilometer.

"Kami memahami harapan masyarakat sangat besar. Setiap desa menyampaikan usulan melalui musrenbang, namun tidak semuanya bisa langsung dieksekusi. Oleh sebab itu, kami menerapkan skala prioritas berdasarkan tingkat urgensi dan manfaatnya bagi masyarakat," ungkapnya.

Sebagai langkah sementara, Dinas PUPR Perkim terus melakukan penambalan jalan berlubang di sejumlah titik untuk mengurangi risiko kecelakaan. Pemerintah juga mulai menerapkan inovasi aspal plastik di beberapa ruas jalan sebagai bagian dari pengelolaan sampah sekaligus peningkatan kualitas infrastruktur.

“Fraksi NasDem berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan porsi anggaran pembangunan infrastruktur pada APBD mendatang sehingga persoalan jalan rusak yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat ditangani lebih cepat dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Buleleng,” tutupnya. 

wartawan
CHA
Category

FGBMFI World Convention 2026 di Bali Dihadiri Delegasi dari 48 Negara

balitribune.co.id I Badung - The Full Gospel Business Men's Fellowship International (FGBMFI) World Convention 2026 yang akan berlangsung di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali pada 13–15 Agustus 2026 akan dihadiri 1.400 hingga 1.500 delegasi dari 47 negara. Delegasi yang hadir merupakan pebisnis yang secara tidak langsung akan memberikan dampak positif bagi Bali sebagai tuan rumah konvensi dunia tersebut. 

Baca Selengkapnya icon click

Rumah Susun untuk Seniman, Menteri PKP Sebut Seniman Bali Pantas Diperhatikan

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Perumahan dan Kawasan Perumahan (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait membuat sejumlah terobosan untuk kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Tanah Air. Salah satunya dengan menghadirkan rumah susun untuk kalangan MBR di setiap daerah seperti rumah susun untuk pelaku seni di Bali kategori MBR. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menteri PKP RI Maruarar Sirait Tinjau Program BSPS di Banjar Oongan Tonja

balitribune.co.id I Denpasar -  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait melakukan kunjungan terkait Program Bedah Rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Banjar Oongan, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, pada Senin (10/8/2026). 

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang jumlah bantuannya sebanyak 31 unit, tahun ini jumlah bantuan naik menjadi 4.184 unit. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pilkel Serentak di Klungkung, Sembilan Calon Petahana Wajib Cuti

balitribune.co.id I Semarapura - Sebanyak 9 perbekel (kepala desa) petahana yang kembali maju dalam Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Klungkung diwajibkan untuk mengajukan cuti. Langkah ini harus diambil sebelum para perbekel incumbent tersebut resmi ditetapkan sebagai calon oleh panitia pemilihan tingkat desa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.