Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Adi Arnawa dan Gus Bota Tegaskan Kompak Dua Periode

kompak
Bali Tribune / SALAM KOMANDO - Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta salam komando di tengah acara Koordinasi dan Evaluasi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Sektor Pariwisata yang berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (7/5/2026).

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung I Bagus Alit Sucipta terlihat kompak di tengah munculnya spekulasi publik terkait estafet kepemimpinan di Kabupaten Badung.

Pasangan Adicipta ini bahkan muncul sumeringah saat acara Koordinasi dan Evaluasi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Sektor Pariwisata yang berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (7/5/2026).

Sebelumnya, pernyataan Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta yang menyampaikan dukungan kepada Ketua Umum Baladika Bali I Bagus Alit Sucipta alias Gus Bota sebagai calon Bupati Badung berikutnya saat HUT Baladika Bali di Sading, Selasa (5/5/2026), sempat memicu perhatian publik. Pasalnya, banyak yang menafsirkan pada Pilkada Badung mendatang Gus Bota akan merebut kursi Badung satu.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Adi Arnawa menilai pernyataan Giri Prasta harus dipahami dalam konteks mekanisme partai yang selama ini memberi prioritas kepada kepala daerah untuk menjabat selama dua periode.

Menurutnya, secara logika politik dan mekanisme internal partai, seorang bupati umumnya mendapat kesempatan melanjutkan kepemimpinan untuk periode kedua selama tidak ada persoalan. “Itu ya mungkin saja Pak Wagub menyampaikan waktu itu. Kalau kita lihat mekanisme partai kami, biasanya setelah bupati itu mendapat prioritas satu kali lagi. Logikanya kalau tidak ada masalah ya pasti dua periode,” ujarnya.

Adi Arnawa menegaskan, pernyataan tersebut bukan berarti akan terjadi pergantian kepemimpinan dalam Pilkada mendatang.
“Itu mungkin maksudnya Pak Gubernur (Giri Prasta), bukan berarti Pak Wabup ini akan langsung,” katanya.

Ia juga memastikan hubungan politik dan komunikasi dengan Giri Prasta begitu juga dengan Bagus Alit Sucipta tetap berjalan harmonis dan sinergis. “Hubungan kami cukup baik, tetap sinergi,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Badung I Bagus Alit Sucipta. Menurut Gus Bota, pernyataan Giri Prasta lebih mengarah pada gambaran estafet kepemimpinan setelah Adi Arnawa menyelesaikan dua periode kepemimpinan di Kabupaten Badung. “Saya anggap ada peluang, nantinya mungkin bisa diberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menggantikan estafet kepemimpinan setelah Pak Wayan Adi Arnawa dua periode,” jelasnya.

wartawan
ANA
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click

Carut Marut Data Desil di Desa Jehem, Warga Tak Punya Rumah Justru Masuk Warga Mapan

balitribune.co.id I Bangli - Carut marut pendataan data desil bagi penerima bantuan sosial yang dikeluarkan pemerintah pusat  terjadi di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku Bangli. Pihak Pemerintah Desa Jehem menemukan adanya lonjakan data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil warga di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.