Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BLINC 2026, Kolaborasi Global Lawan Stroke

medis
Bali Tribune / dr. Affan Priyambodo (kanan) dan dr. Kumara Tini

balitribune.co.id | Mangupura - Ratusan tenaga medis dari Indonesia dan internasional berkumpul di Bali dalam memerangi penyakit stroke yang kian berpotensi menyerang usia muda karena faktor gaya hidup. Sebagai wadah yang mempertemukan tiga spesialis berbeda yang aktif menangani pasien stroke di Bali dan seluruh dunia, Bali International Neurovascular Intervention Conference (BLINC) 2026 "Stroke Wars Beyond the Circle" yang kedua digelar di Nusa Dua Kabupaten Badung, 27-28 April membahas masalah kasus stroke. 

Conference Chair BLINC 2026 yang juga Spesialis Bedah Saraf Konsultan Vaskular dan Intervensi Stroke, dr. Affan Priyambodo mengatakan, intervensi neovaskular berkembang luar biasa dalam dua dekade terakhir. Sehingga pada BLINC yang kedua ini mengundang dan mengajak spesialis berbeda diantaranya bedah saraf dan neurologi untuk berbagi inovasi terbaru, temuan penelitian, dan praktik klinis di bidang intervensi neovaskular.

"Konferensi Intervensi Neurovaskular Internasional Bali (BLINC) kembali hadir dengan lebih banyak pembelajaran, dan peluang kolaborasi dengan menghadirkan para ahli internasional dari Eropa, AS, Asia, dan ASEAN, untuk menyediakan pertukaran pengetahuan dan mendorong kolaborasi antara institusi kesehatan Indonesia dan global," jelasnya di Badung, Senin (27/4).

Ia menyebutkan, terjadi 17 juta kasus stroke per tahun di dunia, dengan pembiayaan tertinggi yang hampir menyalip pembiayaan penyakit jantung. "BLINC sebagai ajang belajar di sini untuk tenaga kesehatan ada dokter, perawat, radiografer dan industri, apalagi Indonesia polulasinya banyak yang berpotensi meningkatnya kasus stroke," kata dr. Affan.

Ia menambahkan, di negara-negara maju penyakit stroke bisa dicegah dengan penggunaan teknologi. Di Indonesia, penyakit stroke sudah mulai menyerang usia muda dibawah 45 tahun. Bahkan usia 30an tahun berpotensi stroke jika gaya hidup tidak sehat. 

"Tentunya dengan semakin banyaknya peserta (tenaga kesehatan) dari luar Indonesia, tentunya akan sharing, baik itu share keilmuwannya, share tekniknya, share alat yang dipakai. Jadi intinya kita meningkatkan kualitas tindakan kompetensi dari dokternya. Karena Indonesia masuk ke relatif muda dan butuh jumlah yang sangat banyak. Kita butuh ahli di dunia yang menunjukkan bahwa ini bisa dilakukan. Kita benar-benar belajar bersama berkolaborasi, karena Indonesia punya kasus sendiri. Intinya dari (BLINC) kita bisa mendapatkan informasi, mendiskusikannya," paparnya. 

Co-chair BLINC 2026 yang juga Dokter Spesialis Saraf, dr. Kumara Tini mengatakan harapan dari BLINC membangun suasana akademik lebih meningkat yang akan membuat dokter-dokter muda lebih terpacu belajar bidang intervensi neovaskular. "Dengan kemajuan zaman dan teknologi, lakukan proteksi tidak perlu takut hal tersebut," ujarnya. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, stroke merupakan bagian dari penyakit gaya hidup. Stroke tidak terjadi begitu saja. "Gaya hidup penyebab utama dari faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya stroke seperti darah tinggi, kencing manis (diabetes), kadar lemak darah dan aktivitas yang lebih banyak diam. Ancaman terjadinya stroke tentu saja dengan kemajuan teknologi dengan kemajuan dari semua fasilitas yang digunakan dalam menjalani kehidupan sehari-hari meningkat karena semua bisa diselesaikan. Kita perlu antisipasi penyakit gaya hidup ini," katanya. 

Menurut dr. Kumara, kejadian stroke meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dikarenakan data base yang sudah semakin maju dan juga usia harapan hidup makin panjang. "Jadi saya rasa angkanya semakin meningkat dan sekarang kejadian stroke lebih banyak mengenai juga usia tua juga usia muda karena lifestyle. Usia dibawah 45 tahun itu hanya terjadi kurang dari 10 persen dari populasi, tetapi di dalam 11 tahun terakhir, data menunjukkan meningkat 2 kali lipat diatas 20 persen stroke terjadi pada usia dibawah 45 tahun, termasuk karena lifestyle," bebernya.

wartawan
YUE

Didakwa Terlibat Kasus Lab Narkotika di Vila, Dua WNA Rusia Jalani Sidang Perdana

balitribune.co.id I Gianyar - Dua warga negara Rusia, Sergei Trashchenko dan Natalia Tomberg alias Kseniia Kozina, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar, Rabu (2/9/2026) sore. Keduanya didakwa terlibat dalam produksi narkotika jenis mefedron di sebuah vila di Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.

Baca Selengkapnya icon click

Buang Sampah Sembarangan di Kemenuh, Pelanggar Dikenai Sanksi Pacaruan

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya diganjar saksi administratif, bagi pelaku pembuang sampah sembarangan di wilayah Desa Adat kini juga diganjar sanksi adat materiil dan imaterrial. Seperti halnya, seorang warga pendatang yang kedapatan membuang sampah sembarangan di Desa Adat Kemenuh, Sukawati. Selain wajib memenuhi denda  senilai 100 Kg beras, pelanggar ini juga dikenai sanksi pembiayaan upacara Caru Eka Sata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bea Cukai Ngurah Rai Minta Warga Waspada Terhadap Penipuan Modus Tebus Barang

balitribune.co.id I Badung - Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Bali kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan otoritas kepabeanan. Modus yang marak terjadi adalah permintaan sejumlah uang dengan dalih barang kiriman tertahan di bea cukai. 

Baca Selengkapnya icon click

Tim SAR Gabungan Temukan Jenazah di Pantai Air Kuning, Diduga WN Polandia yang Hilang

balitribune.co.id I Negara - Petugas gabungan yang terdiri dari unsur SAR, kepolisian, dan  TNI menemukan  jenazah di Pantai Air Kuning, Jembrana pada Rabu (2/9/2026) sore. Jenazah tersebut diduga warga negara Polandia, Marcin Dawid Ryzycki. Hingga Rabu malam masih dilakukan identifikasi untuk memastikan identitas jenazah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali Interfood 2026 Menjadi Tuan Rumah Asian Gelato Individual Competition

balitribune.co.id | Mangupura - Penyelenggaraan pameran bertaraf internasional Bali Interfood 2026 digelar setiap tahun guna menjawab kebutuhan pasar terkait industri makanan dan minuman (F&B). Bali Interfood 2026 ini menghadirkan penyelenggaraan kompetisi pembuatan gelato tingkat Asia Pasifik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.