Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cegah ASF, Distan Tabanan Perketat Biosekuriti Ternak Babi

babi
Bali Tribune / PETERNAKAN - Pendampingan dari UPTD Puskeswan kepada peternak di salah satu peternakan babi di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan mengambil langkah cepat untuk mencegah penyebaran penyakit menular pada ternak babi di wilayahnya. Upaya ini dilakukan menyusul meningkatnya kewaspadaan terhadap ancaman penyakit hewan menular seperti African Swine Fever (ASF) dan penyakit menular lainnya yang berpotensi menyerang ternak babi milik masyarakat.

Sebagai bentuk antisipasi, Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan menerbitkan Surat Edaran Nomor: 524/7215/PKH/Distan tentang Peningkatan Kewaspadaan Penyakit Menular pada Babi.

Dalam surat edaran tersebut, peternak dan masyarakat diminta menerapkan biosekuriti ketat di kandang, membatasi lalu lintas orang, barang dan kendaraan, melakukan desinfeksi rutin, serta melarang pemberian pakan swill atau sisa makanan hotel, restoran dan katering kepada ternak babi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ekayana mengatakan, langkah ini dilakukan untuk menekan risiko penyebaran penyakit yang dapat merugikan peternak.

“Surat edaran ini berisi imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan dini, menerapkan biosekuriti di kandang, dan segera melapor jika menemukan ternak babi dengan gejala sakit atau kematian mendadak,” ujarnya.

Selain itu, dalam edaran tersebut masyarakat juga diminta tidak membuang bangkai babi sembarangan ke sungai, lahan terbuka maupun tempat pembuangan umum. Bangkai ternak diwajibkan dikubur guna mencegah penyebaran penyakit.

Dinas Pertanian juga melarang pemindahan babi sakit maupun babi mati ke luar wilayah. Masyarakat diimbau segera melaporkan kasus kematian ternak babi yang dicurigai akibat penyakit menular kepada petugas Puskeswan terdekat maupun langsung ke Dinas Pertanian.

Tak hanya menerbitkan surat edaran, Dinas Pertanian Tabanan juga mulai menyalurkan bantuan desinfektan kepada para peternak babi di sejumlah desa. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk penyemprotan kandang secara rutin sebagai langkah pencegahan.

“Tindakan desinfektan ini merupakan bagian dari upaya preventif. Kami ingin memastikan para peternak memiliki sarana untuk menjaga kebersihan kandang dan memutus rantai penyebaran penyakit,” kata Ekayana.

Petugas dari UPTD Puskeswan juga dikerahkan untuk melakukan pendampingan langsung kepada para peternak. Mereka memberikan edukasi mengenai gejala penyakit, tata cara pelaporan, serta praktik pemeliharaan ternak yang baik dan aman.

Selain itu, pihaknya juga meminta seluruh pihak terkait untuk meneruskan informasi tersebut kepada para Perbekel di masing-masing wilayah agar kewaspadaan masyarakat semakin meningkat.

Langkah cepat ini diharapkan mampu melindungi populasi ternak babi lokal sekaligus menjaga stabilitas ekonomi para peternak di Kabupaten Tabanan. 

wartawan
KSM
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.