Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dampak Cuaca Buruk, Rumah Lansia Ambruk

Rumah ambruk
Bali Tribune / AMBRUK - Dampak cuaca ekstrim menyebabkan kerusakan bangunan rumah sederhana milik seorang lansia di Desa Pergung.

balitribune.co.id I Negara - Dampak cuaca buruk berupa hujan yang disertai angin kencang mengakibatkan kerusakan terhadap salah rumah tempat tinggal milik seorang lansia kurang mampu di Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo. Ni Luh Darni (64) terpaksa  meratapi bangunan miliknya yang ambruk diterjang angin kencang. 

Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika dikonfirmasi melalui ponselnya pada Rabu (8/4/2026) malam mengatakan setelah mendapatkan laporan, pihaknya melalui personil Bhabinkamtibmas Desa Pergung bersama Kelihan Banjar Petapan Kelod telah turun melakukan pengecekan ke lokasi kejadian musibah bangunan rumah roboh tersebut. Bangunan yang roboh tersebut terletak di Tempek IV Banjar Petapan Kelod, Pergung. "Kejadinya pada Jumat (3/4/2026), sekitar pukul 12.00 Wita. Bangunan yang roboh berukuran  3X3 M2," ujarnya. 

Menurutnya dari pengecekan yang dilakukan diketahui bangunan tersebut, roboh di karenakan kondisi kontruksi bangunan yang sudah rapuh. Kondisi ini diperparah oleh cuaca hujan yang terus menerus sehingga kayu tidak bisa menopang atap dan bagian bangun yang lainnya. Bangunan tersebut sudah dibangun pada tahun 1990.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana, I Putu Agus Artana Putra mengatakan berdasarkan hasil asesmen awal di lapangan, kejadian tersebut disebabkan oleh cuaca ekstrim yang masih terus terjadi akhir-akhir ini. Menurutnya tidak ada korban jiwa pada musibah tersebut. "Saat kejadian tidak ada orang di dalam rumah tersebut. Untuk sementara waktu, pemilik rumah kini mengungsi di rumah anaknya," ungkapnya.

Kondisi dampak cuaca ekstrim ini juga menjadi perhatian serius berbagai pihak. Termasuk dari pemerintah daerah. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan mengatakan pihaknya sudah turun langsung bersama jajaran untuk mengecek dampak cuaca ekstrim yang terjadi di sejumlah lokasi di Kabupaten Jembrana. Termasuk juga salah satunya kondisi bangunan rumah warga yang ambruk di Banjar Petapan Kelod, Pergung tesebut.

Pihaknya memastikan kondisi korban dalam keadaan sehat serta memberikan dukungan moral dan material secara langsung. Sejumlah bantuan darurat untuk meringankan beban keluarga juga telah diserahkan kepada pemilik rumah yang roboh tersebut. Pihaknya menyatakan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga Pergung tersebut.

Ia menegaskan bahwa terhadap krusakan tersebut pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. "Kami akan berupaya secepat mungkin mengusulkan program bedah rumah bagi warga yang tertimpa musibah ini. Tujuannya agar Ibu Ni Luh Darni dan keluarga bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan aman," ujarnya. 

Pihaknya juga menginstruksikan dinas terkait dan perangkat desa setempat untuk segera melengkapi administrasi yang diperlukan agar proses perbaikan rumah dapat diprioritaskan dalam anggaran mendatang.

wartawan
PAM
Category

Catus Pata Jadi Panggung Utama Buleleng Festival

balitribune.co.id I Singaraja - Setelah Lovina Festival, Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menggelar perhelatan akbar berupa Buleleng Festival (Bulfest). Saat ini Panitia Bulfest masih  terus mematangkan persiapan menjelang acara yang akan dibuka dalam tujuh hari ke depan. Hingga saat ini, progres persiapan fisik maupun teknis dilaporkan telah mencapai angka 95 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Lahan 3 Hektar Nyaris Hanguskan Pemukiman di Kubu

balitribune.co.id I Amlapura - Kebakaran lahan masih terus saja terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Kubu, Karangasem. Di Banjar Dinas Nusu, Desa Sukadana, Kubu, kebakaran lahan menghanguskan sekitar 3 hektar lahan perkebunan Mangga dan Jambu Mete milik warga setempat. Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, kejadian kebakaran tersebut terjadi pada Senin (10/8/2026) petang, sekitar pukul 18.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Dishub Badung Ubah Pola Arus Keluar Puspem, MRLL Diuji Saat Jam Pulang ASN

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mulai menguji skema Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. Rekayasa ini diberlakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terjadi saat jam pulang pegawai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.