Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

 Made Ponda Wirawan
Bali Tribune / Made Ponda Wirawan

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua Komisi III DPRD Badung I Made Ponda Wirawan menyampaikan apresiasi atas kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung yang dinilai menjadi ujung tombak dalam mengatasi persoalan sampah di daerah tersebut.

Menurutnya, para petugas kebersihan saat ini bekerja ekstra, bahkan melampaui jam kerja normal demi menangani kondisi darurat sampah. "Kami melihat mereka bekerja luar biasa, bahkan sampai di luar jam kedinasan. Ini tentu harus mendapat perhatian," ujarnya, Minggu (19/4/2026).

Ia menjelaskan, tambahan beban kerja tidak hanya dialami petugas lapangan, tetapi juga staf lainnya. Petugas penyapuan, misalnya, kini juga harus melakukan pemilahan sampah di TPST Mengwitani.

Sementara itu, petugas lainnya harus berjaga di sejumlah titik yang rawan menjadi tempat pembuangan sampah liar selama 24 jam.  "Ada yang harus standby penuh di lapangan untuk mencegah munculnya TPA liar. Ini jelas tambahan tugas," tegasnya.

Atas kondisi tersebut, pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk segera merumuskan skema pemberian insentif bagi petugas yang terdampak penambahan beban kerja. Seharusnya ada insentif atas tugas tambahan itu. "Ini bentuk penghargaan atas kerja keras mereka," katanya.

Lebih lanjut, Ponda Wirawan menilai pemerintah dapat memanfaatkan Belanja Tak Terduga (BTT) untuk mendukung penanganan darurat sampah, termasuk dalam pemberian insentif kepada petugas kebersihan.

Namun demikian, ia mengingatkan agar penggunaan anggaran BTT tetap dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. "BTT bisa digunakan karena ini kondisi darurat, tapi tetap harus berpedoman pada peraturan perundang-undangan," imbuhnya.

Selain insentif, DPRD juga menyoroti pentingnya perlindungan kesehatan bagi para petugas kebersihan. Pemerintah diminta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, mengingat tingginya risiko paparan penyakit dari sampah. "Petugas ini sangat rentan terpapar penyakit, khususnya yang bertugas memilah sampah. Pemeriksaan kesehatan harus jadi perhatian," tegasnya.

Di sisi lain, pihaknya turut mengapresiasi program Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (Asper PSBS) yang dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dari sumbernya.

Program tersebut dinilai mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui pendekatan langsung ke rumah-rumah.  "Kami melihat program ini cukup efektif membangun kesadaran masyarakat, terutama dalam pemilahan sampah," pungkasnya.  

wartawan
ANA
Category

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.