Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

lumba-luma
Bali Tribune / MATI - Untuk kesekian kalinya satwa laut kembali ditemukan terdampar dalam kondisi mati pantai wilayah Jembrana. Belum diketahui penyebab satwa laut dilindungi tersebut sampai terdampar hingga mati

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Penemuan mamalia laut tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 10.00 Wita oleh warga setempat, saat berjalan di sekitar bibir pantai. Saat itu saksi melihat seekor lumba-lumba dalam kondisi sudah tidak bernyawa terdampar di pantai. Untuk mengantisipasi bangkai satwa laut tersebut terbawa ombak, saksi kemudian memindahkannya ke lokasi yang lebih aman sebelum melaporkan kejadian itu kepada Bhabinkamtibmas Desa Yehsumbul.

Penemuan bangkai satwa dilindung ini menjadi perhatian serius. Personel Polsek Mendoyo bersama Sat Polairud Polres Jembrana menindaklanjuti laporan tersebut. Setelah menerima laporan dari masyarakat, Personil Polsek Mendoyo yang dipimpin Pawas IPTU I Nengah Budiarta bersama personel Sat Polairud Polres Jembrana segera mendatangi lokasi untuk pengamanan serta pemeriksaan awal bangkai satwa laut tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, lumba-lumba tersebut diketahui merupakan jenis lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik dengan panjang sekitar 215 sentimeter dan diameter perut 120 sentimeter. Saat ditemukan, kondisi satwa sudah mati dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka pada tubuhnya. Petugas kepolisian kemudian berkoordinasi dengan petugas penyuluh dari Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan Bali.

Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika mengapresiasi langkah masyarakat dalam mendukung upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan laut. Menurutnya sinergi antara masyarakat dan aparat sangat penting dalam menjaga kelestarian ekosistem laut. “Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan adanya penemuan bangkai satwa laut yang terdampar ini kepada pihak kepolisian,” ungkapnya.

Sebelumnya seekor paus ditemukan terdampar di pesisir Pantai Desa Nusasari, Kecamatan Melaya pada Selasa (5/5/2026). Paus tersebut awalnya terlihat masih hidup sekitar pukul 14.00 Wita. Saat itu, posisi paus berada sekitar 100 meter dari bibir pantai. Saat ditemukan masih mengibas-ngibaskan ekornya di pinggir laut. Saat ditemukan pada pukul 15.30 Wita, paus berukuran jumbo tersebut tampak berusaha kembali ke tengah laut.

Posisi kepalanya justru berakhir menghadap ke arah laut dalam kondisi tertahan di pasir saat air surut total. Mamalia laut berukuran besar itu diduga tidak dapat bertahan hidup setelah air laut surut dan membuatnya sepenuhnya kandas di bibir pantai. Kondisi berubah drastis seiring  air laut yang mulai surut. Sekitar pukul 16.00 Wita, saat dilakukan pengecekan, paus tersebut didapati petugas sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Penemuan paus terdampar tersebut menyusul penemuan seekor lumba-lumba jenis hidung botol yang terdampar dalam kondisi sudah mati di pesisir Pantai Batu Kebo, Melaya Senin (27/4/2025) sekitar pukul 07.00 Wita. Saat ditemukan warga setempat, kondisi lumba-lumba sudah tidak bernyawa dan terdampar di bibir pantai. Baik bangkai paus maupun bakai lumba-lumba tersebut dikuburkan dipantai disekitas lokasi penemuan.

wartawan
PAM
Category

FGBMFI World Convention 2026 di Bali Dihadiri Delegasi dari 48 Negara

balitribune.co.id I Badung - The Full Gospel Business Men's Fellowship International (FGBMFI) World Convention 2026 yang akan berlangsung di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali pada 13–15 Agustus 2026 akan dihadiri 1.400 hingga 1.500 delegasi dari 47 negara. Delegasi yang hadir merupakan pebisnis yang secara tidak langsung akan memberikan dampak positif bagi Bali sebagai tuan rumah konvensi dunia tersebut. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah Susun untuk Seniman, Menteri PKP Sebut Seniman Bali Pantas Diperhatikan

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Perumahan dan Kawasan Perumahan (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait membuat sejumlah terobosan untuk kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Tanah Air. Salah satunya dengan menghadirkan rumah susun untuk kalangan MBR di setiap daerah seperti rumah susun untuk pelaku seni di Bali kategori MBR. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menteri PKP RI Maruarar Sirait Tinjau Program BSPS di Banjar Oongan Tonja

balitribune.co.id I Denpasar -  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait melakukan kunjungan terkait Program Bedah Rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Banjar Oongan, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, pada Senin (10/8/2026). 

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang jumlah bantuannya sebanyak 31 unit, tahun ini jumlah bantuan naik menjadi 4.184 unit. 

Baca Selengkapnya icon click

Pilkel Serentak di Klungkung, Sembilan Calon Petahana Wajib Cuti

balitribune.co.id I Semarapura - Sebanyak 9 perbekel (kepala desa) petahana yang kembali maju dalam Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Klungkung diwajibkan untuk mengajukan cuti. Langkah ini harus diambil sebelum para perbekel incumbent tersebut resmi ditetapkan sebagai calon oleh panitia pemilihan tingkat desa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.