Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

GIPI Bali Harap Proyek PFII di Bali Membawa Manfaat Ekonomi bagi Masyarakat Lokal

Partha
Bali Tribune/ Ida Bagus Agung Partha Adnyana 

balitribune.co.id | Denpasar - Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali atau Bali Tourism Board (BTB) berharap segala program pemerintah pusat yang bertempat di Bali membawa dampak positif bagi masyarakat lokal. "Program pemerintah ini (Bali sebagai Pusat Finansial Internasional Indonesia/PFII) harus berguna buat masyarakat jangan sampai kita tertinggal," ucap Ketua GIPI Bali/BTB, Ida Bagus Agung Partha Adnyana di Denpasar, Sabtu (8/8).

 

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia resmi menetapkan dan mengesahkan Undang-Undang mengenai Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang berlokasi di Bali. Proyek strategis ini dirancang untuk menyaingi pusat keuangan global seperti Singapura dan Dubai, dengan fokus menarik dana kelolaan global (wealth management), menurunkan biaya dana (cost of fund) perbankan nasional, serta mendukung proyek hilirisasi dan energi hijau di Indonesia.

 

"Sudah pasti jika kita melihat persaingan kapital kita pasti jauh lebih dibawah mereka. Bagaimana Pemerintah Provinsi Bali sekarang lagi menyusun benefit-benefit apa terutama infrastruktur. Gak usah dana lah, yang penting dana murah, ada bantuan infrastruktur kepada Pemerintah Bali dan pemerintah daerah semuanya bagaimana caranya ada manfaatnya untuk masyarakat secara ekonomi dan lainnya," katanya yang akrab disapa Gus Agung. 

 

Menurutnya, proyek pemerintah pusat tersebut sudah pasti ada manfaatnya bagi masyarakat Bali pertama dari sisi infrastruktur. Kedua, secara branding pariwisata itu intinya adalah kepercayaan. Hal ini akan menjadi promosi Bali dan destinasi Bali akan semakin dikenal tanpa harus berpromosi ke luar negeri. Pasalnya, melalui proyek tersebut investor luar negeri akan berdatangan ke Bali yang akan menciptakan kesan percaya pada destinasi ini.

 

"Orang-orang berinvestasi, orang-orang tinggal di sana berarti Bali itu dipromosiin lagilah. Kalau dari kaca mata saya ya. Karena kita datang ke luar negeri tidak seperti dulu lagi membawa dan menjual Bali, enggak, karena mereka sudah tahu semuanya. Brand Awareness-nya bakal bagus sekali," jelas Gus Agung.

 

Ia menegaskan, sebagai masyarakat Bali tinggal menjaga kepercayaan ini. "Terutama pemerintah provinsi, pemerintah daerah dan desa adat jangan sampai kita di sini sebagai penonton atau tidak dapat sama sekali, itu jangan sampai terjadi. Apapun itu yang terjadi karena ini ada di Bali kita harus maju bersama," tambahnya.

wartawan
YUE
Category

87 Warga Binaan Rutan Bangli Terima Remisi, Warga Uzbekistan Langsung Bebas

balitribune.co.id I Bangli - Sebanyak 87 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Bangli menerima remisi umum 17 Agustus bertepatan dengan HUT RI ke-81. 

Dari total jumlah WBP yang menerima remisi, sebanyak 4 WBP langsung bebas termasuk diantaranya 1 WBP warga negara Uzbekistan yang tersandung kasus pencurian.

Baca Selengkapnya icon click

Pengacara Yuli Utomo Kembali Raih Penghargaan Internasional "The Best Presentation" di Konferensi Disabilitas dan Rehabilitasi Dunia

balitribune.co.id | Denpasar - Pengacara sekaligus mahasiswa doktor hukum Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med kembali meraih penghargaan internasional. Ia dinobatkan sebagai Best Presentation pada World Disability and Rehabilitation Conference (WDRC 2026) ke - 11 yang diselenggarakan di Bali, 10–11 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kosan di Denpasar Isi 10 Kamar ke Atas Akan Dikenakan Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Wacana pemerintah memperluas penerimaan pajak terhadap sektor persewaan properti, termasuk rumah, kontrakan, dan kos-kosan pada 2027 mendatang, mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar menegaskan, pengenaan pajak terhadap usaha kos-kosan telah diatur dalam regulasi daerah, khususnya bagi usaha yang memiliki 10 kamar atau lebih.

Baca Selengkapnya icon click

Pungutan Bedah Rumah Gratis Akan Dikenakan Sanksi

balitribune.co.id | Denpasar - Tahun 2026 ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menambah jumlah rumah tidak layak huni menjadi layak huni melalui program bedah rumah di seluruh Indonesia yang menyasar sebanyak 400 ribu unit. Sedangkan tahun 2025 lalu, jumlah bedah rumah yang dilakukan pemerintah pusat ini menyasar 45 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Literasi dan Inklusi Keuangan Bali Tembus Tiga Besar Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali kembali menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, Bali mencatat indeks literasi keuangan sebesar 78,77 persen, sekaligus menempatkan provinsi ini di posisi ketiga tertinggi secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.