Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gita Bandana Praja Siap Pentaskan Karya Maestro Beratha di PKB

Pembinaan Dta PKB
Bali Tribune / PEMBINAAN - Wali Kota Jaya Negara, Panglingsir Puri Agung Denpasar, dan Ketua DPRD Ngurah Gede saat menghadiri pembinaan Sanggar Seni Gita Bandana Praja (Duta Kesenian Legendaris Denpasar untuk PKB XLVIII) di Jaba Pura Puri Agung Satria, Minggu (17/5) malam.

balitribune.co.id I Denpasar - Sanggar Seni Gita Bandana Praja memastikan kesiapannya untuk tampil maksimal sebagai Duta Kota Denpasar dalam kategori Kesenian Legendaris pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Kesiapan tersebut dipastikan saat Tim Konsultan Seni Kota Denpasar menggelar pembinaan di Jaba Pura Puri Agung Satria, Denpasar, Minggu (17/5/2026) malam.

Acara pembinaan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Panglingsir Puri Agung Denpasar, serta Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede. Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya dan AA Istri Paramita Dewi, serta Anggota DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Sanggar Gita Bandana Praja dalam merawat eksistensi kesenian klasik. Menurutnya, langkah ini menjadi keunikan tersendiri karena PKB tidak hanya berfungsi sebagai ruang kreativitas modern, melainkan juga sebagai wahana pelestarian kesenian yang bernilai sejarah tinggi.

"Inilah wujud nyata dari pelestarian dan penguatan seni. Karya-karya legendaris beserta sekehe gong klasiknya kembali diorbitkan, dan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penampilan Duta Kota Denpasar. Kami berharap kehadiran mereka dapat menjadi literasi seni yang positif bagi generasi muda," ujar Jaya Negara.

Apresiasi senada disampaikan oleh Konsultan Seni Kota Denpasar, I Komang Astita. Ia memuji keputusan sanggar yang memilih membawakan materi yang seluruhnya merupakan mahakarya dari maestro seni legendaris asal Kota Denpasar, almarhum I Wayan Beratha.

"Secara umum materi yang dibawakan sudah sangat baik dan apik. Sisa waktu yang ada sekarang harus dioptimalkan untuk memperdalam penjiwaan dari karya legendaris tersebut, sehingga penonton nanti benar-benar bisa terbawa ke suasana zaman dahulu," kata Komang Astita memberi masukan.

Sementara itu, Koordinator Sanggar Gita Bandana Praja, I Nyoman Gede Jasa, didampingi Tim Pembina, I Gede Yudarta, menjelaskan bahwa proses persiapan dan latihan intensif telah digulirkan sejak awal tahun 2026, yang meliputi pemantapan tabuh, tari, hingga sendratari.

Pada ajang PKB XLVIII mendatang, Sanggar Gita Bandana Praja akan menyajikan tiga materi utama karya Maestro I Wayan Beratha, yakni Tabuh Nem Lelambatan Galang Kangin, Tari Kupu-Kupu Tarum, dan Sendratari Narakesuma.

"Kami sengaja menyajikan karya-karya legendaris dari Maestro I Wayan Beratha yang juga merupakan tokoh kelahiran Denpasar. Momentum ini menjadi sangat penting untuk melestarikan, mengenang, sekaligus memperkenalkan kembali karya-karya adiluhung beliau kepada masyarakat luas," pungkas Gede Jasa.

wartawan
HEN
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.