Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Hari Tri Suci Waisak, Umat Buddha Denpasar Gelar Pattidana untuk Leluhur

PATTIDANA
Bali Tribune / PATTIDANA - Vihara Buddha Sakyamuni, Jalan Gunung Agung Denpasar menggelar upacara Pattidana atau pelimpahan jasa kepada para leluhur, Minggu (24/5/2026).

balitribune.co.id I Denpasar - Menyambut perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak yang jatuh pada 31 Mei 2026 mendatang, Vihara Buddha Sakyamuni, Jalan Gunung Agung Denpasar menggelar upacara Pattidana atau pelimpahan jasa kepada para leluhur. Kegiatan ini digelar pada Minggu (24/5/2026) yang menjadi wujud bakti umat kepada orang tua dan leluhur yang telah tiada.

Ketua Yayasan Buddha Sakyamuni Bali, Oscar Naib Wanouw, menjelaskan, ritual Pattidana ini merupakan puncak dari rangkaian kebajikan yang telah dipupuk oleh umat sejak awal bulan. "Dari awal tanggal 1 Mei kita melakukan kebajikan, saat ini kita limpahkan kepada para leluhur. Dengan harapan, semoga para leluhur kita turut berbahagia melihat turunannya melakukan kebajikan atas nama beliau," ujar Oscar.

Menariknya, pelimpahan jasa dalam upacara ini tidak hanya ditujukan bagi leluhur yang memiliki garis keturunan langsung. Umat juga turut mendoakan makhluk-makhluk yang sudah tidak memiliki keturunan, terlupakan, atau yang garis keturunannya telah berpindah keyakinan. "Kita juga mendoakan semoga semua makhluk berbahagia dan dapat menerima pelimpahan jasa ini. Seandainya mereka tidak tahu, semoga para dewa memberitahukannya," tambahnya.

Bagi roh-roh yang sudah tidak diketahui lagi keturunannya atau terlupakan, pihak vihara menyediakan tempat khusus yang disebut hoping yang terletak di pintu masuk paling depan vihara. Oscar menegaskan bahwa upacara Pattidana ini bersifat universal dan terbuka untuk seluruh umat Buddha, tidak terbatas bagi warga tetap Vihara Buddha Sakyamuni saja.

Menurutnya, mengirimkan jasa kebajikan adalah satu-satunya jalan terbaik untuk berbakti kepada orang yang telah meninggal dunia. Di Vihara Buddha Sakyamuni sendiri, upacara seperti ini rutin digelar dua kali dalam setahun. "Ada dua kali. Menjelang hari Tri Suci Waisak dan biasanya di bulan September atau Agustus, yaitu sembahyang leluhur juga. Jadi setahun dua kali. Tetapi kalau untuk perorangan, umat sebenarnya bisa melakukan kebajikan dan pelimpahan jasa ini setiap saat di vihara," jelasnya.

Rangkaian acara Pattidana hari ini dimulai sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WITA. Prosesi diawali dengan tradisi berdana makan kepada Bhikkhu Sangha pada pagi hari. Setelah itu, umat melanjutkan sembahyang di pohon bodhi untuk memohon kelancaran acara.

Prosesi ritual kemudian berlanjut dengan sembahyang di altar hoping, diteruskan ke meja leluhur umum, hingga akhirnya umat menuju ke meja donatur masing-masing yang telah dipersiapkan khusus untuk leluhur mereka. Upacara ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sekitar 900-an umat Buddha. Rangkaian acara ditutup dengan tradisi dana makan siang bersama kepada Bhikkhu Sangha.

wartawan
JRO
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.