Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Modus Tangki Rakitan, Sindikat Solar Subsidi di Denpasar Dibongkar

solar
Bali Tribune / BONGKAR - Polisi membongkar sindikat penyelewengan solar subsidi bermodus tangki modifikasi

balitribune.co.id I Denpasar - Satreskrim Polresta Denpasar berhasil mengungkap dua praktik besar penyalahgunaan subsidi energi di wilayah hukum Denpasar. Dalam operasi selama April 2026, polisi membongkar sindikat penyelewengan solar subsidi bermodus tangki modifikasi dan pengoplosan gas LPG 3 kg.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, mengungkapkan dalam kasus BBM subsidi, lima tersangka berinisial TRP, GNS, DKW, AM, dan DPB berhasil diamankan. Para pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda, yakni kawasan Ubung Kaja dan SPBU Pura Demak.

"Modusnya, pelaku menggunakan truk dengan tangki yang telah dimodifikasi hingga berkapasitas 3 ton. Mereka melakukan pengisian berulang kali menggunakan berbagai barcode Pertamina yang berbeda," jelas Kombes Leonardo di Mapolresta Denpasar, Rabu (6/5/026).

Hasil penyelidikan menunjukkan adanya keterlibatan oknum petugas SPBU yang sengaja melayani pengisian tidak wajar tersebut dengan imbalan sejumlah uang (fee). Solar subsidi ini rencananya akan didistribusikan ke Pelabuhan Benoa dengan kerugian negara ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Pada saat yang sama, polisi juga meringkus tiga pemilik pangkalan LPG berinisial NA, KFB, dan MP di kawasan Denpasar Selatan. Ketiganya kedapatan memindahkan isi gas subsidi 3 kg ke tabung ukuran 12 kg dan 50 kg untuk mendapatkan keuntungan berlipat.

"Pelaku mengoplos empat tabung gas melon seharga Rp18 ribu menjadi satu tabung 12 kg, lalu menjualnya ke restoran dan usaha laundry seharga Rp150 ribu," tambah Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol Agus Riwayanto Diputra.

Dari kedua kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa truk modifikasi, mobil pickup, ratusan tabung gas berbagai ukuran, alat suntik gas, hingga uang tunai. Delapan tersangka kini dijerat UU Migas dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

wartawan
RAY
Category

Buang Sampah Sembarangan di Kemenuh, Pelanggar Dikenai Sanksi Pacaruan

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya diganjar saksi administratif, bagi pelaku pembuang sampah sembarangan di wilayah Desa Adat kini juga diganjar sanksi adat materiil dan imaterrial. Seperti halnya, seorang warga pendatang yang kedapatan membuang sampah sembarangan di Desa Adat Kemenuh, Sukawati. Selain wajib memenuhi denda  senilai 100 Kg beras, pelanggar ini juga dikenai sanksi pembiayaan upacara Caru Eka Sata.

Baca Selengkapnya icon click

Bea Cukai Ngurah Rai Minta Warga Waspada Terhadap Penipuan Modus Tebus Barang

balitribune.co.id I Badung - Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Bali kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan otoritas kepabeanan. Modus yang marak terjadi adalah permintaan sejumlah uang dengan dalih barang kiriman tertahan di bea cukai. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tim SAR Gabungan Temukan Jenazah di Pantai Air Kuning, Diduga WN Polandia yang Hilang

balitribune.co.id I Negara - Petugas gabungan yang terdiri dari unsur SAR, kepolisian, dan  TNI menemukan  jenazah di Pantai Air Kuning, Jembrana pada Rabu (2/9/2026) sore. Jenazah tersebut diduga warga negara Polandia, Marcin Dawid Ryzycki. Hingga Rabu malam masih dilakukan identifikasi untuk memastikan identitas jenazah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Bali Interfood 2026 Menjadi Tuan Rumah Asian Gelato Individual Competition

balitribune.co.id | Mangupura - Penyelenggaraan pameran bertaraf internasional Bali Interfood 2026 digelar setiap tahun guna menjawab kebutuhan pasar terkait industri makanan dan minuman (F&B). Bali Interfood 2026 ini menghadirkan penyelenggaraan kompetisi pembuatan gelato tingkat Asia Pasifik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Siapkan Asuransi Pertanian untuk 7.000 Hektare Sawah

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menyiapkan premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk 7.000 hektare lahan sawah pada 2026. Program ini ditujukan untuk melindungi petani dari risiko gagal panen sekaligus menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mempertahankan lahan pertanian dan menekan alih fungsi lahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.