Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penyisiran Nelayan Hilang di Jembrana Masih Misterius: Jangkau Perairan Perancak

penyisiran
Bali Tribune / PENYISIRAN - Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan upaya pencarian terhadap seorang nelayan dengan melakukan penyisiran hingga perairan Pengambengan arah ketimur di perairan Perancak dan Airkuning menggunakan rabber boat.

balitribune.co.id I Negara - Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh saat melaut di Perairan Pantai Medewi Pekutatan. Hari keenam operasi pencarian Kamis (6/8), penyisiran dilakukan secara terpadu melalui jalur laut maupun pesisir pantai dengan melibatkan berbagai unsur terkait dengan radius yang diperluas.

Setelah menerima laporan, Tim SAR Gabungan segera bergerak melakukan pencarian dengan mengerahkan personel serta berbagai sarana dan prasarana pendukung, antara lain rescue car, rescue carrier vehicle, rubber boat, drone thermal, aqua eye, peralatan sar air, dan perangkat komunikasi. Bahkan area pencarian kini terus diperluas dari Perairan Pengambengan hingga Perairan Perancak.

Operasi melibatkan personel dari Sat Polairud Polres Jembrana, TNI AL, Pos SAR Jembrana, dan Brimob yang bekerja secara terpadu untuk memperluas area pencarian. Unit rubber boat diterjunkan untuk melakukan patroli dan penyisiran di wilayah perairan. Begitupula personil di darat, penyisiran dilakukan di sepanjang pesisir Jembrana guna mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus hingga ke garis pantai.

"Personel SAR Gabungan terus berupaya optimal melakukan pencarian melalui penyisiran laut maupun pesisir pantai. Kami berharap korban segera ditemukan sehingga dapat memberikan kepastian bagi keluarga. Operasi pencarian akan terus dilaksanakan dengan mengedepankan koordinasi, keselamatan personel, dan profesionalisme di lapangan," ujar Kasat Polairud Polres Jembrana AKP I Putu Suparta Kamis (6/8/2026).

Selama pelaksanaan operasi, diakuinya kondisi cuaca di wilayah pencarian relatif landai sehingga mendukung aktivitas tim di lapangan. Namun hingga berakhirnya kegiatan pada Kamis sore, korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan akan melanjutkan pencarian sesuai prosedur dan evaluasi yang dilakukan bersama seluruh unsur yang terlibat, “pencarian masih terus akan kami lanjutkan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, misteri hilangnya seorang nelayan asal Desa Medewi, Pekutatan hingga Minggu (2/8) malam masih belum juga terpecahkan. Asmuri (43), warga Banjar Pesinggahan Medewi, dilaporkan hilang setelah jukung miliknya ditemukan mengapung dan terombang-ambing tanpa awak di perairan Medewi pada Sabtu (1/8/2026) dini hari. Penyisiran terus dilakukan di laut maupun pesisir pantai. 

Kapolsek Pekutatan, Kompol Benyamin Nikijuluw saat itu mengatakan laporan dugaan hilangnya seorang nelayan Desa Medewi diterima pada Sabtu (1/8/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WITA,. Berdasarkan informasi yang diterima, korban berangkat melaut seorang diri pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 23.00 WITA. Korban melaut menggunakan jukung miliknya untuk mencari ikan di perairan selatan Desa Medewi.

Sekitar pukul 01.00 WITA, rekan korban sesama nelayan menemukan jukung milik Asmuri mengapung di tengah laut dalam kondisi mesin masih menyala.  Namun, korban tidak berada di atas jukung. Upaya para nelayan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi penemuan, tidak membuahkan hasil. Sekitar pukul 01.30 WITA, tetangga korban, Halim Hata, melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Pekutatan.

Personel Polsek Pekutatan yang mendatangi lokasi kejadian telah meminta keterangan dari pihak keluarga korban serta berkoordinasi dengan nelayan setempat dan instansi terkait guna mendukung proses pencarian. Pihaknya menyatakan proses pencarian masih dilakukan oleh Tim SAR Gabungan, "korban masih dalam proses pencarian oleh petugas bersama masyarakat nelayan," ujar Kompol Benyamin Nikijuluw.

Begitupula Koordinator Pos SAR Jembrana, I Dewa Putu Hendri Gunawan. Dikatakannya jukung korban pertama kali ditemukan sekitar 100 meter dari garis pantai setelah menabrak jukung milik nelayan asal Yehsumbul yang sedang melaut. Di atas jukung juga ditemukan pakaian milik korban. Namun, karena korban berangkat melaut seorang diri, tidak ada saksi yang mengetahui secara pasti kronologinya.

"Awalnya jukung korban menabrak jukung yang dikemudikan nelayan Yehsumbul. Di atas jukung juga ditemukan pakaian korban, tetapi tidak ada saksi karena korban berangkat melaut sendiri," jelasnya. Pihaknya juga mengingatkan para nelayan agar meningkatkan kewaspadaan saat melaut. Menurutnya kondisi angin di perairan selatan Jembrana bertiup cukup kencang dengan tinggi gelombang yang berfluktuasi. 

wartawan
PAM
Category

Gegara Puntung Rokok, Dua Hektare Kawasan Hutan Gunung Batur Terbakar

balitribune.co.id I Bangli - Kebakaran melanda kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur Blok Seked, Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Selasa (11/8/2026) sore. Setidaknya  dua hektare kawasan hutan hangus terbakar. Kuat dugaan kebakaran dipicu puntung rokok yang masih menyala dibuang sembarangan. 

Baca Selengkapnya icon click

87 Warga Binaan Rutan Bangli Terima Remisi, Warga Uzbekistan Langsung Bebas

balitribune.co.id I Bangli - Sebanyak 87 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Bangli menerima remisi umum 17 Agustus bertepatan dengan HUT RI ke-81. 

Dari total jumlah WBP yang menerima remisi, sebanyak 4 WBP langsung bebas termasuk diantaranya 1 WBP warga negara Uzbekistan yang tersandung kasus pencurian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengacara Yuli Utomo Kembali Raih Penghargaan Internasional "The Best Presentation" di Konferensi Disabilitas dan Rehabilitasi Dunia

balitribune.co.id | Denpasar - Pengacara sekaligus mahasiswa doktor hukum Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med kembali meraih penghargaan internasional. Ia dinobatkan sebagai Best Presentation pada World Disability and Rehabilitation Conference (WDRC 2026) ke - 11 yang diselenggarakan di Bali, 10–11 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Kosan di Denpasar Isi 10 Kamar ke Atas Akan Dikenakan Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Wacana pemerintah memperluas penerimaan pajak terhadap sektor persewaan properti, termasuk rumah, kontrakan, dan kos-kosan pada 2027 mendatang, mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar menegaskan, pengenaan pajak terhadap usaha kos-kosan telah diatur dalam regulasi daerah, khususnya bagi usaha yang memiliki 10 kamar atau lebih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pungutan Bedah Rumah Gratis Akan Dikenakan Sanksi

balitribune.co.id | Denpasar - Tahun 2026 ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menambah jumlah rumah tidak layak huni menjadi layak huni melalui program bedah rumah di seluruh Indonesia yang menyasar sebanyak 400 ribu unit. Sedangkan tahun 2025 lalu, jumlah bedah rumah yang dilakukan pemerintah pusat ini menyasar 45 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.