Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perumda Sanjayaning Singasana Serap 300 Ton Beras Lokal Tabanan Setiap Bulan

Panen
Bali Tribune / PANEN - Aktivitas panen yang dilakukan oleh petani di Tabanan.

balitribune.co.id I Tabanan - Perumda Sanjayaning Singasana (SS) rupanya ikut ambil bagian dalam program ketahanan pangan nasional dengan menyerap hasil panen petani di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan.

Setiap bulannya, perusahaan daerah ini tercatat mampu menampung rata-rata 270 hingga 300 ton beras langsung dari tangan produsen lokal. Langkah strategis ini diambil untuk menjamin kepastian pasar bagi para petani di Tabanan pasca musim panen tiba.

Dengan adanya sistem penyerapan ini, para petani diharapkan tidak lagi mengalami kebingungan dalam mendistribusikan hasil jerih payah mereka sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

Direktur Bisnis Perumda Sanjayaning Singasana, I Made Pasek Darma Sugiharta, menegaskan bahwa pihaknya memberikan prioritas utama bagi komoditas pangan asli daerah guna menjaga stabilitas ekonomi kerakyatan. “Serapan beras ke perumda itu rata-rata sebulan mencapai 270-300 ton. Jadi kami memang mengutamakan beras dari petani lokal Tabanan,” ujar Pasek pada Rabu (8/7/2026).

Beras yang telah dihimpun dari berbagai kecamatan tersebut kemudian disalurkan kembali ke berbagai sektor strategis di seluruh Bali. Cakupan distribusinya meliputi industri pariwisata seperti hotel dan restoran, jaringan toko modern, hingga pemenuhan kebutuhan pokok bagi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain untuk sektor komersial, beras hasil petani lokal ini juga dialokasikan untuk menyokong program prioritas pemerintah lainnya. Misalnya, Perumda SS memasok kebutuhan beras ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Meski volume penyerapan cukup tinggi, operasional perumda saat ini masih terbatas pada komoditas beras yang sudah melalui proses penggilingan. Pihak perusahaan belum dapat menampung gabah mentah karena belum memiliki infrastruktur pengolahan mandiri yang memadai. “Untuk gabah belum bisa kami serap karena belum tersedia mesin RMU,” jelas Pasek.

Program penyerapan ini merupakan bagian integral dari kebijakan terpadu yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan dari sektor hulu hingga hilir. Sebelum memasuki fase penyerapan hasil panen, pemerintah melalui Dinas Pertanian telah memberikan bantuan puluhan ton benih padi kepada kelompok subak yang mengelola ratusan hektare lahan pertanian di Tabanan.

wartawan
JIN
Category

Sekda Suyasa Tekankan Disiplin dan Mental Juara bagi Calon Paskibraka Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Puluhan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Buleleng mulai menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan mengemban tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang. 

Baca Selengkapnya icon click

BPR Bank Daerah Bangli Luncurkan Kredit Investasi Emas, Tawarkan Suku Bunga Promo 8 Persen

balitribune.co.id | Bangli - Di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu dan fluktuasi pasar keuangan, investasi emas kembali menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai aset. Terlebih, investasi emas kini tidak lagi identik dengan modal besar. Ruang ini dimanfaatkan oleh PT BPR Bank Daerah Bangli dengan meluncurkan program investasi emas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemenag Bali Perkuat Sinergi Dorong Harmoni Umat dan Budaya Integritas

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya membangun komunikasi publik yang terbuka, memperkuat kerukunan umat beragama, serta menumbuhkan budaya integritas, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bali memperkuat kemitraan dengan insan media melalui kegiatan "Media Connect" 

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Klungkung Sebut Implementasi Perda Pengelolaan Rumah Kos Belum Optimal

balitribune.co.id I Semarapura - Implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Rumah Kos di Kabupaten Klungkung masih lemah. Lemahnya implementasi Perda tersebut dinilai berdampak pada belum optimalnya pendataan rumah kos sebagai dasar pengawasan penduduk nonpermanen. Dampaknya, banyak penduduk pendatang (duktang) di beberapa tempat kos yang tidak terdata. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHRI Denpasar Desak Operator Segera Pakai SJUT di Sanur

balitribune.co.id I Denpasar - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Denpasar mendorong operator telekomunikasi segera memanfaatkan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di kawasan Sanur. Lantaran hingga kini operator belum memanfaatkan fasilitas yang diperuntukkan untuk mengatasi kesemrawutan kabel udara yang merusak keindahan kota di kawasan pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.