Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

TPA Mandung Masih Berasap, Petugas Guyur Air Pagi-Sore

Semprot Sampah
Bali Tribune / SEMPROT - Petugas TPA Mandung menyemprotkan air ke gunungan sampah yang sempat kebakaran beberapa waktu lalu.

balitribune.co.id I Tabanan – Upaya pemadaman kebakaran akibat ledakan gas metan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mandung di Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, hingga kini masih berlangsung.

Meski kobaran api sudah berhasil ditanggulangi, upaya pendinginan dengan cara mengguyur air pada pagi dan sore masih tetap dilakukan lantaran sejumlah titik masih berasap.

Hingga Senin (31/8/2026), asap sisa kebakaran masih terlihat. Dan, untuk mencegah gas metan yang terpendam di gunungan sampah meledak lagi, petugas tetap melakukan pendinginan.

Kepala UPTD TPA Mandung, I Wayan Atmaja, mengungkapkan kondisi terakhir tersebut. Saat ini, pihaknya tetap melakukan pendinginan. Menurutnya, kobaran api terlihat pada Rabu (26/8/2026) hingga Jumat (28/8/2026). “Api sudah tidak ada. Sekarang tinggal asap dari bekas-bekas kebakaran yang keluar dari tumpukan sampah,” ujarnya.

Untuk mengurangi kepulan asap itu, pihaknya rutin menyemprotkan air sebanyak dua kali dalam sehari. Proses pendinginan darurat ini mengandalkan armada truk tangki berkapasitas 3.000 liter.

Selain itu, untuk memaksimalkan penyerapan air ke dasar tumpukan yang sulit dijangkau, petugas juga membuat cubang atau lubang di beberapa permukaan gunungan sampah.

Keberadaan cubang itu diharapkan bisa mempercepat proses penyerapan air dari atas hingga ke bagian dalam gunungan sampah, sehingga gas metan tidak mudah terpicu api. Langkah pengisolasian ini diharapkan cukup efektif untuk meminimalkan potensi munculnya kembali titik api baru.

Meskipun proses penjinakan asap terus berjalan, seluruh aktivitas operasional pemrosesan sampah di TPA Mandung dipastikan tetap bergulir normal. “Fokus kami sekarang mengurangi kemunculan asap. Kalau tugas harian tetap berjalan, seperti pengomposan dan pengolahan tinja,” pungkasnya. 

wartawan
JIN
Category

Okupansi Rendah, Subsidi Bus Trans Metro Dewata Dievaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar tengah melakukan evaluasi mendalam terkait kelanjutan anggaran operasional Bus Trans Metro Dewata (TMD). Langkah ini diambil menyusul masih rendahnya tingkat keterisian penumpang (load factor) yang hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Pariwisata Hijau, Pemkot Denpasar Perketat Audit Limbah

balitibune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar memperkuat sinergi dengan pelaku usaha sektor Hotel, Restoran, Kafe (Horeka), dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) guna mengoptimalkan pengolahan sampah berbasis sumber. 

Langkah ini ditegaskan dalam pertemuan strategis di Dharma Negara Alaya (DNA), Jumat (8/5/2026), yang dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pastikan Horeka Pilah Sampah, Bupati Badung Turun Langsung ke Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin aksi Kurve Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan pada sektor Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka) serta sektor perdagangan di wilayah Kelurahan Kuta, Jumat (8/5/2026). Di saat yang sama, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta juga memantau pelaksanaan kegiatan pengelolaan sampah di wilayah Kelurahan Tuban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Siapkan Penataan Besar Kawasan Kuta, Mulai dari Trotoar 4 Meter hingga Transportasi Listrik

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai menyiapkan penataan besar-besaran kawasan Kuta sebagai upaya mengurai kemacetan sekaligus mengembalikan citra Kuta sebagai ikon pariwisata Bali.

 Penataan tersebut meliputi pelebaran trotoar, penataan kabel utilitas bawah tanah, penyediaan kantong parkir hingga pengembangan transportasi publik berbasis listrik.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Irigasi Subak Tampuagan Mubazir

balitribune.co.id | Bangli - Proyek saluran irigasi di Subak Tampuagan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli, memicu kekecewaan mendalam bagi krama subak setempat. Proyek yang dibiayai anggaran miliaran rupiah tersebut dinilai dikerjakan asal-asalan, tidak sesuai usulan masyarakat, hingga terancam mubazir karena pengerjaannya yang molor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.