balitribune.co.id | Denpasar - Mengusung konsep matic trail, I Kadek Sartika sukses memodifikasi sepeda motor Honda Vario 110 miliknya. Pada karya modifikasi ini, mesin bawaan pabrik berjenis SOHC berkapasitas 108 cc, 4 langkah, satu silinder, tetap dipertahankan. Fokus perubahan justru tertuju pada bagian kaki-kaki, setang kemudi, serta tampilan bodi.
Bagian setang kemudi dirombak sepenuhnya agar memiliki gaya khas motor trail. Hal serupa juga diterapkan pada sistem suspensi dengan pemasangan peredam kejut yang lebih panjang, serta penggunaan ban dan velg jari-jari guna memperkuat karakter petualang. Untuk melengkapi penampilan bergaya trail, Sartika juga menambahkan pelindung bodi dan pelindung lampu utama.
Sebagai sentuhan akhir, seluruh bodi dilapisi cat warna putih semprot dengan lapisan pernis mengkilap yang rapi. Perpaduan warna bodi yang bersih dengan stiker grafis bergaya minimalis membuat tampilan motor ini menjadi sangat menarik dipandang. Keunggulan inilah yang menjadikan motor bernomor peserta 093 tersebut terpilih sebagai pemenang kategori Best Media Pick.
“Konsepnya motor yang tampak gagah bergaya trail. Terdapat inovasi yang ditunjang dengan pengerjaan akhir yang sangat rapi, sehingga menarik perhatian,” ungkap Nadi Sastrawan, selaku juri dari perwakilan media.
Penghargaan Best Media Pick merupakan penghargaan khusus yang diberikan oleh kalangan media kepada karya modifikasi yang memiliki daya tarik luar biasa. Terkait hal ini, Kepala Wilayah Astra Motor Bali, Darma Wijaya, menyatakan bahwa keterlibatan awak media dan penulis blog dalam penjurian merupakan bentuk apresiasi terhadap kreativitas konsumen Honda sekaligus sarana untuk melihat langsung perkembangan dunia modifikasi sepeda motor di Bali.
“Melibatkan awak media dan blogger dalam penjurian Best Media Pick adalah wujud nyata apresiasi sekaligus kesempatan bagi rekan-rekan media untuk menyaksikan langsung kreativitas dan karya luar biasa dari konsumen Honda di Bali. Kami berharap pandangan dari pihak media juga dapat memacu semangat para peserta untuk terus berkarya dan mengembangkan ide-ide kreatif mereka,” ujar Darma Wijaya.