Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Aktivitas Ekonomi Meningkat, Konsumsi Listrik Bali Tumbuh 8,02 Persen

 General Manager PLN UID Bali, Ajrun Karim.
Bali Tribune / General Manager PLN UID Bali, Ajrun Karim.

balitribune.co.id I Denpasar - Aktivitas ekonomi dan pariwisata Bali yang terus bergerak ikut mendorong peningkatan kebutuhan energi listrik. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali mencatat konsumsi listrik di Pulau Dewata tumbuh 8,02 persen pada Semester I 2026, menjadikannya salah satu pertumbuhan konsumsi listrik tertinggi di Indonesia.

Kenaikan tersebut menjadi sinyal bahwa kebutuhan listrik semakin melekat pada berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari rumah tangga hingga sektor pariwisata, perdagangan, usaha, dan industri kreatif.

Untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan tersebut, PLN memperkuat keandalan sistem kelistrikan Bali sekaligus menyiapkan tambahan pasokan dan kapasitas pembangkit.

General Manager PLN UID Bali, Ajrun Karim, mengatakan pertumbuhan konsumsi listrik yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi menunjukkan semakin luasnya peran listrik dalam menopang kehidupan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pertumbuhan listriknya melampaui pertumbuhan ekonomi. Bisa disimpulkan bahwa listrik sudah masuk ke semua simpul-simpul kehidupan. Listrik menjadi salah satu instrumen dasar kehidupan. Ketika kebutuhan listrik terus bergerak, itu menunjukkan roda ekonomi juga terus berputar,” ujar Ajrun dalam Temu Media PLN UID Bali di Denpasar, Jumat (21/8/2026).

Menurut Ajrun, peningkatan konsumsi tersebut juga terlihat dari pola beban listrik yang relatif tinggi dan merata sepanjang hari. Kondisi ini menunjukkan kebutuhan listrik tidak lagi hanya terkonsentrasi pada jam-jam tertentu, tetapi mengikuti aktivitas masyarakat yang berlangsung sepanjang waktu.

Beban puncak sistem kelistrikan Bali saat ini bahkan telah mendekati 1.300 megawatt (MW). Angka tersebut menjadi salah satu pertimbangan PLN untuk mempercepat penambahan kapasitas pembangkit guna memastikan kebutuhan listrik masyarakat dan dunia usaha tetap terpenuhi.

“Ini menunjukkan bahwa listrik semakin menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi. Karena itu, keandalan pasokan menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan kegiatan masyarakat dan dunia usaha dapat terus berjalan,” katanya.

Di tengah meningkatnya kebutuhan listrik, PLN juga menyiapkan strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian energi Bali. Salah satu langkah yang didorong adalah pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT).

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi salah satu sumber energi yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Bali. Selain relatif cepat dibangun, PLTS dapat dikembangkan melalui berbagai skema, seperti PLTS ground mounted, PLTS terapung di waduk atau bendungan, maupun PLTS atap.

Pengembangan tersebut diarahkan sejalan dengan RUPTL 2025–2034 serta program nasional PLTS 100 gigawatt (GW).

“PLTS menjadi salah satu tumpuan utama karena pembangunan yang paling mudah dan cepat adalah PLTS, sesuai RUPTL 2025-2034 dan program nasional PLTS 100 GW. Harapannya dengan pengembangan pembangkit energi terbarukan, Bali nantinya dapat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan energinya,” ujar Ajrun.

Penguatan energi terbarukan menjadi semakin strategis mengingat Bali merupakan salah satu pusat pariwisata dan aktivitas ekonomi nasional. Kebutuhan listrik tidak hanya berasal dari rumah tangga, tetapi juga hotel, restoran, pusat perdagangan, fasilitas publik, industri kreatif, hingga berbagai kegiatan ekonomi lainnya.

Dengan pertumbuhan konsumsi yang mencapai 8,02 persen, kebutuhan terhadap sistem kelistrikan yang andal menjadi semakin penting. PLN dituntut tidak hanya memastikan listrik tersedia, tetapi juga menjaga kualitas dan kontinuitas pasokan seiring meningkatnya aktivitas ekonomi.

Ajrun berharap listrik ke depan tidak sekadar dipandang sebagai kebutuhan dasar penerangan. Lebih jauh, energi listrik diharapkan menjadi penggerak produktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Bali.

“Kami berharap listrik tidak digunakan hanya sebagai media penerangan, lebih jauh, listrik digunakan sebagai penggerak ekonomi mikro maupun makro, penciptaan lapangan kerja, serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

wartawan
ARW
Category

Sempat Menilai Ada Kejanggalan, Keluarga Akhirnya Ambil Jenazah Nelayan Asal Desa Cupel untuk Dimakamkan

balitribune.co.id | Negara - Meski sempat menilai ada kejanggalan, pihak keluarga akhirnya memutuskan mengambil jenazah I Gusti Putu Sugiarta (38), nelayan asal Desa Cupel, Kecamatan Negara dari RSUD Negara untuk dimakamkan, Senin (14/9/2026) pagi. 

Sebelumnya, pihak keluarga terpaksa menyeberang ke perairan Banyuwangi untuk membongkar kembali makam korban yang sempat dikuburkan secara sepihak di pesisir Alas Purwo.

Baca Selengkapnya icon click

Mobil Elf Bawa 18 Wisatawan Terbakar di Baturiti

balitribune.co.id | Tabanan - Satu unit mobil Elf berpelat DK 7827 AI yang membawa 18 orang wisatawan lokal terbakar di jalur Denpasar-Singaraja, tepatnya di depan Kantor UPTD Laboratorium dan Pengujian Obat Tradisional Pemprov Bali, Banjar Pekarangan, Desa/Kecamatan Baturiti, pada Senin (14/9/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HIMKI Bidik Indonesia Jadi Pusat Mebel dan Kerajinan Dunia

balitribune.co.id | Badung - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 di Badung, Senin-Rabu, 14-16 September 2026. Forum tiga tahunan ini menjadi momentum penting bagi HIMKI untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan strategi menghadapi perubahan industri global.

Baca Selengkapnya icon click

Gara-gara Bakar Sampah Sisa Pengabenan, Areal Hutan Batur Ikut Terbakar

balitribune.co.id | Bangli - Kebakaran terjadi di tempat pembuangan sampah bekas upacara pengabenan yang berlokasi di sebelah utara wantilan Tunon, Desa Adat Batur, Kintamani Bangli pada Minggu (13/9/2026) sekira pukul 14.00 wita. Api yang membesar hingga melahap areal hutan seluas kurang lebih 2 are.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Turis Asing Batalkan Pesanan Kamar, Target Pajak Hotel Buleleng Terancam Tak Tercapai

balitribune.co.id | Singaraja - Target pajak daerah Kabupaten Buleleng tahun 2026 terancam tak tercapai. Pembatalan pesanan kamar oleh wisatawan mancanegara ikut menekan penerimaan dari sektor Pajak Hotel. Pembatalan disebut terjadi terutama dari wisatawan Eropa dan Amerika yang sebelumnya memesan akomodasi di kawasan Batu Ampar, Sumberkima, Gerokgak hingga Tejakula.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.