Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antisipasi Musim Hujan, Dinas PUPR Keruk Sedimentasi Tukad Badung

Pengerukan Sedimentasi
Bali Tribune / KERUK - Proses pengerukan sedimentasi di Tukad Badung.

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Denpasar terus melakukan pengerukan sedimentasi pada sejumlah alur sungai dan saluran air sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan yang diperkirakan mulai berlangsung pada Oktober mendatang.

Salah satu lokasi yang kini menjadi fokus penanganan berada di alur Tukad Badung, kawasan belakang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya, Denpasar.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Denpasar, Ketut Ngurah Artha Jaya, mengatakan pengerukan dilakukan untuk menjaga kapasitas tampung alur air tetap optimal, khususnya ketika intensitas hujan meningkat.

“Langkah ini diambil untuk menjaga kapasitas daya tampung alur air tetap optimal, terutama saat intensitas hujan meningkat,” kata Artha Jaya, Rabu (9/9/2026).

Ia menjelaskan, pengerukan dilakukan pada alur sepanjang kurang lebih 90 meter dengan lebar penanganan mencapai 10 meter. Ketebalan sedimentasi di lokasi cukup signifikan dan bervariasi, dengan rata-rata mencapai sekitar 2 meter.

“Kedalaman atau ketebalan sedimentasi di lokasi bervariasi, namun rata-rata berkisar sekitar 2 meter. Material inilah yang kami angkut agar aliran tidak tersumbat,” ujarnya.

Untuk mempercepat proses pembersihan material lumpur dan sampah, Dinas PUPR Kota Denpasar mengerahkan sejumlah armada dan alat berat ke lokasi. 

"Untuk mendukung percepatan pekerjaan, kami menurunkan dua unit alat berat dan satu unit dump truck,” katanya.

Pengerukan di lokasi tersebut telah dimulai sejak 12 Mei 2026. Namun, karena sedimentasi yang cukup tebal, proses penanganan hingga kini masih berlangsung. 

"Pengerjaan masih berlangsung dan akan tetap berlangsung sampai pekerjaan penanganan selesai, dengan menyesuaikan kondisi lapangan,” tambahnya.

Melalui penanganan secara berkala, Dinas PUPR Kota Denpasar berharap kapasitas alur Tukad Badung dapat kembali optimal sehingga debit air yang melintas di kawasan tersebut dapat mengalir dengan lancar, terutama saat musim hujan.

“Kami berharap melalui pengerukan sedimentasi ini kapasitas alur dapat kembali optimal sehingga aliran air menjadi lebih lancar dan dapat membantu mengurangi potensi terjadinya genangan di kawasan sekitar. Dinas PUPR akan terus melakukan pemantauan dan penanganan sesuai kondisi serta kebutuhan di lapangan,” pungkas Artha Jaya.

wartawan
JRO
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.