Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bank BPD Bali Dukung Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah

BPD Bali
Bali Tribune / Para narasumber Focus Group Discussion (FGD) dan jajaran Direksi Bank BPD Bali berfoto bersama usai acara yang digelar di Denpasar, Jumat (7/11)

balitribune.co.id | Denpasar - Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali memperkuat langkah optimalisasi pengelolaan keuangan daerah salah satunya melalui kolaborasi strategis dengan pemerintah pusat dan daerah, antara lain melalui ikut aktif dalam pengelolaan keuangan daerah serta optimalisasi elektronifikasi dalam penguatan sumber dana dan belanja daerah.

Hal ini mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Strategi Pemetaan dan Optimalisasi Sumber Dana Daerah dan Implementasi SP2D Online dalam Meningkatkan Efektivitas Manajemen Kas Pemerintah Daerah, yang digelar di Denpasar, Jumat (7/11).

FGD menghadirkan narasumber utama yakni Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni M.Si., GRCE serta Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Kemendagri, Muhamad Valiandra, SE., MAP.

Fatoni mengingatkan agar APBD disusun berdasarkan kemampuan pendapatan daerah, bukan sebaliknya, serta menolak praktik pembagian anggaran setara antar-OPD. Ia juga menekankan manfaat SP2D Online untuk pengawasan, percepatan layanan, dan peningkatan integritas sistem.

“Dengan adanya SP2D online ini kondisinya bisa dilakukan pengawasan, pekerjaannya bisa lebih efektif, efisien dan tentu transparan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan fondasi utama mewujudkan tata kelola APBD yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

“Pengelolaan keuangan daerah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah,” ujarnya.

Fatoni menutup paparannya dengan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali serta memastikan Kemendagri siap mendampingi daerah dalam memperkuat tata kelola keuangan modern yang berbasis digital.

Kepala Pusdatin Kemendagri, Muhamad Valiandra, menekankan bahwa pengembangan SIPD-RI kini diarahkan pada stabilitas modul akuntansi dan pelaporan, termasuk integrasi SP2D Online dengan API BPD untuk menghadirkan data kas daerah real-time. Hal tersebut penting bagi pengambilan keputusan di tingkat pusat.

“Jadi ini kami juga sedang mencoba membuat pembaharuan untuk benar-benar laporan atau dokumen-dokumen yang dicreate di SIPD itu bisa paperless. Jadi enggak perlu diprint out,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa percepatan aliran data keuangan diperlukan agar Dirjen Keuangan Daerah dapat memantau pola manajemen kas daerah secara harian.

Pada FGD yang di pandu oleh Kepala Badan BPKD Provinsi Bali, I Ketut Maduyasa, S.Sos., M.A.P juga menghadirkan langsung Direktur Pertanggungjawaban dan Pelaksanaan Keuangan Daerah pada Ditjen Bina Keuda Kementrian Dalam Negeri, Simon Saimima, S.STP.,M.Si, Direktur Operasional dan merangkap Plt. Direktur Teknologi Informasi (TI) Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa,S.Kom.,M.M. serta Ibu Irma Wibiyanti dari Pusdatin Kemendagri.

Materi yang di bahas yakni, Penguatan Manajemen Kas dalam efektivitas belanja dan kinerja fiskal daerah serta Strategi Pemetaan dan Optimalisasi Sumber Dana Daerah pada SIPD dan Implementasi SP2D Online.

Direktur Operasional dan merangkap Plt. Direktur Teknologi Informasi (TI) Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa,S.Kom.,M.M., pada kesempatan tersebut memaparkan perjalanan panjang integrasi SIPD sejak versi 1.1 hingga SIPD-RI versi 2.0.6 berbasis micro services. Berbagai pengujian—mulai SIT, UAT Internal hingga integrasi end-to-end bersama Kemendagri—telah dilakukan untuk memastikan kesiapan sistem.

Ia menyebut Bank BPD Bali sukses mengimplementasikan SP2D Online di Pemprov Bali, Pemda Buleleng, dan Pemkot Denpasar. Penerapan penuh SIPD-RI dijadwalkan berjalan pada 22 Januari 2025 (Pemprov Bali), 5 Juni 2025 (Buleleng), dan 30 Juli 2025 (Denpasar), sementara Tabanan sedang berproses.

Bank BPD Bali juga menyiapkan tiga tindak lanjut besar di antaranya perluasan implementasi, pengembangan SIPD-RI Versi 3.1.1 berbasis SNAP-BI, dan inisiasi Modul Pendapatan Versi 1.0.0.

Pada kesempatan ini Direktur Pertanggungjawaban dan Pelaksanaan Keuangan Daerah pada Ditjen Bina Keuda Kementrian Dalam Negeri, Simon Saimima mengharapkan semua Pemerintah Daera di Bali mampu mengelola manajemen kas keuangan daerah dengan baik sehinga dapat memberikan optimalisasi pembangunan kepada masyarakat, serta menargetkan implementasi SP2D Online SIPD RI serantak live di bulan Februari 2026.

Selain itu Simon menyampaikan implementasi KKI segementasi Pemerintah Daerah yang di kenal dengan KKPD harus lebih optimal, “saya apresiasi kabupaten kota di bali yang sudah menggunakan KKPD dengan baik terutama Kabupaten Bangli, kami berharap semua dapat implementasi dengan optimal”, pada kesempatan ini juga disampaikan Kemendagri juga akan memfasilitasi kendala-kendala saat implementasi SIPD RI dan KKI termasuk melakukan koordinasi dengan lintas lembaga dan kementrian.

Pusdatin menyampaikan terkait integrasi SP2D Online SIPD RI Bank BPD Bali dan Pusdatin sudah terintegrasi, disampaikan juga secara jumlah transaksi yang melalui SP2D Online SIPD RI Pemprov Bali menempati urutan 4 besar secara nasional, sehingga terkait kendala atas banyaknya transaksi sudah bisa dihandle oleh Bank BPD Bali, bilamana akan implementasi Pusdatin siap mendampingi dari saat Test Operasional sampai dengan live.

Kegiatan FGD Bank BPD Bali akan dilanjutkan dengan melakukan evaluasi bersama Pemda untuk strategi percepatan implementasi SIPD dan literasi  pemanfaatan KKPD  untuk transaksi transaksi penggunaan UP mengingat telah terdapat 3 daerah yang menimplementasikan SIPD dan 2 Pemda telah secara aktif memanfaatkan KKPD untuk bertransaksi sehingga terkait kendala yg dihadapi oleh Pemda lainnya segera dapat dicarikan solusi sehingga aktivitas trasaksi Pemda agar lebih akuntable dan efesien.

wartawan
KSM
Category

Jaga Harga dan Pasokan, 1.150 Ton Beras Digelontor ke Ritel Modern

balitribune.co.id I Denpasar - Masyarakat Bali tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras dalam beberapa bulan ke depan. Perum BULOG Kantor Wilayah Bali memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) masih dalam kondisi aman, bahkan diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar 10 bulan.

Baca Selengkapnya icon click

QRIS Bali Summer Run 2026, Bank BPD Bali Kenalkan QRIS TAP dan Cross-Border

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 2.000 pelari memadati Lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar, dalam ajang QRIS Bali Summer Run 2026, Sabtu (8/8/2026). Tidak sekadar menjadi arena olahraga dengan kategori 5K dan 10K, kegiatan yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali itu juga menjadi ruang edukasi dan penguatan ekosistem transaksi digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Blusukan di Gerokgak, Sutjidra Temukan Jalan Desa Rusak

balitribune.co.id I Singaraja - Blusukan Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna ke empat desa di Kecamatan Gerokgak, Sabtu (8/8/2026), membuka sejumlah persoalan yang masih dihadapi masyarakat. Dari jalan desa yang rusak hingga potensi pertanian yang belum optimal, semuanya menjadi perhatian pemerintah daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Sempat Terjadi Perseteruan Terkait Pembangunan Pura Kawitan, Pasemetonan Tangkas Koriagung Akhirnya Tempuh Upaya Damai

balitribune.co.id I Semarapura - Meski sempat terjadi perseteruan terkait pembangunan di Pura Kawitan, Pasemetonan Pangeran Tangkas Koriagung akhirnya menempuh upaya damai, pada Minggu (9/8/2026). 

Upaya damai ditempuh setelah mediasi yang alot sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 12.45 Wita di wantilan utama Pura Pasemetonan Tangkas Koriagung,yang dilakukan para sesepuh kedua belah pihak yang berseberangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAD Badung Tembus Rp4,1 Triliun hingga Juli 2026, Bupati: Hasil Pariwisata Dikembalikan untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Mangupura - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung terus menunjukkan tren positif. Hingga akhir Juli 2026, realisasi pendapatan daerah telah mencapai Rp4,1 triliun atau rata-rata sekitar Rp730 miliar per bulan, meningkat signifikan dibandingkan rata-rata penerimaan sebelumnya yang berkisar Rp350 miliar hingga Rp400 miliar per bulan.

Baca Selengkapnya icon click

Suspek Rabies, Bocah 7 Tahun Takut Terhadap Air dan Terus Keluarkan Air Liur

balitribune.co.id I Singaraja - Kasus suspek rabies kembali terjadi di Kabupaten Buleleng. Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun asal Banjar Kajanan, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, dilaporkan mengalami gejala khas rabies setelah sebelumnya digigit anjing pada awal Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.