Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

Tanam Mangrove
Bali Tribune / TANAM MANGROVE - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali, Kelompok Usaha Bersama (KUB) Simbar Segara, civitas akademika dan 50 mahasiswa Universitas Udayana, serta konten kreator lingkungan Ananda Priantara, kegiatan kali ini menanam 5.000 bibit mangrove. Jumlah tersebut melengkapi penanaman sebelumnya yang berjumlah 10.000 bibit, sehingga total bibit yang telah tertanam di kawasan Pemogan mencapai 15.000 bibit.

Direktur Komunikasi Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara, menjelaskan bahwa penanaman tidak hanya bertujuan untuk penghijauan, tetapi juga mendorong pengembangan pengetahuan dan inovasi.

“Melalui pendekatan ini, mangrove tidak hanya ditanam dan dirawat, tetapi juga dipelajari. Kami berharap kawasan ini dapat menjadi ruang tumbuhnya pengetahuan, kolaborasi, dan inovasi dalam menjaga ekosistem pesisir secara berkelanjutan,” ujar Mutiara Diah Asmara. 

Sementara itu, Kepala UPTD Taman Hutan Raya Ngurah Rai Provinsi Bali, I Putu Agus Juliartawan, menekankan peran strategis mangrove yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh infrastruktur buatan manusia.

“Mangrove adalah salah satu solusi penting untuk menjaga bahkan memperluas daratan. Perannya sangat strategis dalam melindungi kawasan pesisir dari abrasi dan menjaga keseimbangan ekosistem,” kata I Putu Agus Juliartawan.

Penanaman 5.000 bibit beserta kehadiran fasilitas Living Laboratory Mangrove dinilai sebagai langkah konkret mewujudkan ekosistem pesisir yang lestari, sehingga menjaga dan melindunginya menjadi kewajiban bersama.

Sebagai destinasi wisata dunia yang mengedepankan prinsip pariwisata berkelanjutan, Bali terus memperkuat pelestarian lingkungan. Kawasan mangrove yang tersebar di Badung, Denpasar, Jembrana, Klungkung, dan Buleleng dengan luas lebih dari 3.000 hektare tidak hanya berfungsi sebagai habitat flora dan fauna, tetapi juga melindungi garis pantai, menyerap karbon, dan mendukung pariwisata berbasis lingkungan.

wartawan
HEN
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click

Carut Marut Data Desil di Desa Jehem, Warga Tak Punya Rumah Justru Masuk Warga Mapan

balitribune.co.id I Bangli - Carut marut pendataan data desil bagi penerima bantuan sosial yang dikeluarkan pemerintah pusat  terjadi di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku Bangli. Pihak Pemerintah Desa Jehem menemukan adanya lonjakan data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil warga di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.