Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Model Ekonomi Sirkular Lawan Krisis Sampah Bali

waste station
Bali Tribune / STATION - sampah anorganik seperti botol plastik sekali pakai yang dibawa ke Waste Station Bali akan menjadi uang digital

balitribune.co.id | Mangupura - Keberadaan Waste Station di Jimbaran Kabupaten Badung diperuntukkan untuk setiap sampah terpilah guna mendorong praktik ekonomi sirkular yang dapat menghadirkan solusi pengelolaan sampah lebih terstruktur dan berkelanjutan. Waste Station Bali ini merupakan kolaborasi dari pihak swasta bersama seniman Bali, Monez yang menghadirkan sentuhan budaya sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian dan masa depan Pulau Dewata.

Inisiatif ini hadir sebagai respons yang serius terhadap tantangan pengelolaan sampah di Bali yang sangat mendesak. Waste Station Bali adalah inovasi pengelolaan sampah yang mengintegrasikan teknologi (aplikasi) dan insentif untuk mengubah cara masyarakat membuang sampah menjadi lebih produktif dan ramah lingkungan. Data terkini dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2024 menunjukkan bahwa Bali sebagai salah satu destinasi pariwisata utama dunia telah memproduksi timbulan sampah harian yang masif, hampir mencapai 3.500 ton. Angka ini menuntut perhatian serius, mengingat data faktual Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (SIPSN) menunjukkan bahwa mayoritas 60 hingga 70 persen dari sampah tersebut, masih berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional. 

Kondisi TPA yang sering kelebihan kapasitas, seperti di Suwung, menjadi latar belakang kritis yang mendorong sinergi multi-pemangku kepentingan ini untuk berfokus pada solusi di tingkat hulu, yaitu pemilahan sampah di sumbernya. Perbankan pun turut andil pada aksi yang terukur melalui integrasi teknologi finansial, menciptakan insentif ekonomi sirkular yang mampu menggerakkan lebih banyak masyarakat untuk memupuk kebiasaan memilah sampah. Salah satunya berkolaborasi dengan berbagai pihak.

menghadirkan sejumlah Waste Station di Tanah Air termasuk di Bali. Dimana sampah anorganik seperti botol plastik sekali pakai yang dibawa ke Waste Station akan menjadi uang digital. 

Waste Station ini menjadi titik konsolidasi penting, dimana sampah terpilah dari masyarakat sekitar dapat dikumpulkan dengan lebih teratur sebelum masuk ke alur pengolahan. Senior VP of Business Growth & Partnership Rekosistem, Angga Adhitya Fritz Aradhana mengatakan, dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah domestik merupakan bukti nyata bahwa masalah lingkungan yang juga paling dekat dari keseharian masyarakat, yaitu penumpukan produk paska konsumsi yang dikenal dengan istilah sampah, dapat ditekan dengan pendekatan berbasis teknologi seperti keberadaan Waste Station ini. "Sehingga aksesibilitas lebih meluas dan adaptasi lebih cepat ke berbagai lapisan masyarakat," ujarnya di Badung, Rabu (18/12).

Waste Station ini diharapkan dapat mengurangi beban TPA di Bali, memajukan ekosistem ekonomi sirkular di Indonesia, serta memberikan dampak langsung secara positif kepada masyarakat dengan bentuk insentif daur ulang. "Sehingga tercipta paradigma baru tentang perpanjangan rantai hidup material kemasan anorganik yang berhasil dipulihkan dan tidak menjadi sampah," jelas Fritz

Kampanye melawan sampah ini juga dilengkapi dengan dimensi kreatif lewat dukungan seniman Bali, yaitu Monez. Sebagai seniman visual Bali ternama, karyanya memastikan pesan lingkungan dapat diterima secara luas oleh masyarakat, terutama generasi muda. Monez, dengan gaya Pop-Art yang cerah, menciptakan mural yang menampilkan karakter berbusana adat Bali di tengah suasana alam tropis, melambangkan harmonisasi antara manusia dan alam.

Karya visual Monez mengajak masyarakat melihat pemilahan sampah sebagai aksi yang estetis, menyenangkan, dan relevan dengan budaya. Ilustrasi ombak dan kehidupan laut pada mural secara halus mengingatkan masyarakat akan dampak kebocoran sampah ke laut, isu yang sangat sensitif di Bali, sekaligus mendukung pembatasan plastik sekali pakai. Dengan adanya sentuhan seni yang instagramable ini di Waste Station Bali tersebut diharapkan mampu mengubah stigma daur ulang dari kegiatan kotor menjadi bagian dari gaya hidup modern Bali.

wartawan
YUE

Sekda Suyasa Tekankan Disiplin dan Mental Juara bagi Calon Paskibraka Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Puluhan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Buleleng mulai menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan mengemban tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang. 

Baca Selengkapnya icon click

BPR Bank Daerah Bangli Luncurkan Kredit Investasi Emas, Tawarkan Suku Bunga Promo 8 Persen

balitribune.co.id | Bangli - Di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu dan fluktuasi pasar keuangan, investasi emas kembali menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai aset. Terlebih, investasi emas kini tidak lagi identik dengan modal besar. Ruang ini dimanfaatkan oleh PT BPR Bank Daerah Bangli dengan meluncurkan program investasi emas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemenag Bali Perkuat Sinergi Dorong Harmoni Umat dan Budaya Integritas

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya membangun komunikasi publik yang terbuka, memperkuat kerukunan umat beragama, serta menumbuhkan budaya integritas, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bali memperkuat kemitraan dengan insan media melalui kegiatan "Media Connect" 

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Klungkung Sebut Implementasi Perda Pengelolaan Rumah Kos Belum Optimal

balitribune.co.id I Semarapura - Implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Rumah Kos di Kabupaten Klungkung masih lemah. Lemahnya implementasi Perda tersebut dinilai berdampak pada belum optimalnya pendataan rumah kos sebagai dasar pengawasan penduduk nonpermanen. Dampaknya, banyak penduduk pendatang (duktang) di beberapa tempat kos yang tidak terdata. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHRI Denpasar Desak Operator Segera Pakai SJUT di Sanur

balitribune.co.id I Denpasar - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Denpasar mendorong operator telekomunikasi segera memanfaatkan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di kawasan Sanur. Lantaran hingga kini operator belum memanfaatkan fasilitas yang diperuntukkan untuk mengatasi kesemrawutan kabel udara yang merusak keindahan kota di kawasan pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.