Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perkuat Eksistensi Kaum Perempuan, Bupati Kembang Tekankan Kesetaraan Gender

PELANTIKAN PKK
Bali Tribune / PRODUKTIF - Pengurus TP PKK, Posyandu dan Dekranasda di Jembrana diminta terus melakukan kegiatan yang produktif untuk kemajuan pemerintah.

balitribune.co.id | Negara - Perempuan juga memiliki perananan strategis dalam menyukseskan pembangunan nasional di daerah. Setiap tahapan juga diharuskan mengedepankan kesetaraan gender. Tidak hanya dalam implementasi program, ngerusutamaan gender juga harus dimulai dari setiap tahap pengambilan kebijakan.

Hingga kini berbagai upaya terus dilakukan untuk menguatkan partisipasi perempuan sehingga semakin meningkatkan peran aktif perempuan dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan pada Rabu (26/3) menyatakan perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan. Ia pun menekankan pentingnya kesetaraan gender.

Ia mengutip pandangan Bung Karno mengenai kesetaraan peran laki-laki dan perempuan yang disebutnya perlu direnungkan bersama. “Sang Founding Father, Bung Karno dalam bukunya yang berjudul Sarinah mengingatkan kita bahwa perempuan tidak hanya harus menjadi pendamping laki-laki, tetapi juga harus menjadi mitra yang setara dalam segala bidang kehidupan" ungkapnya.

Ia mengingatkan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki kedudukan yang sama dalam kehidupan, tidak sebatas dalam lingkup berumah tangga namun juga dalam kehidupan masyarakat, "peran ini termasuk memiliki peran yang sama dalam mewujudkan kemajuan bangsa," ujarnya. Penguatan kapasitas organisasi wanita menjadi salah satu upaya memperkuat eksistensi wanita.

 Organisasi yang dimotori oleh kaum perempuan seperti Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) maupun Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dikatakannya telah lama tumbuh dari, oleh dan untuk masyarakat. Lembaga ini diakuinya sangat berperan mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan serta sosial kemasyarakatan.

 Tiga lembaga/organisasi kemasyarakatan ini menurutnya telah menunjukkan eksistensinya dan telah membawa dampak nyata di tengah-tengah masyarakat. “Melalui organisasi ini kita dapat melihat bahwa perempuan tidak bisa lagi dipandang sebagai kaum yang lemah, kaum yang hanya bisa mengurus urusan domestik rumah tangga, atau kaum yang lebih rendah dari kaum lelaki,” paparnya.

Menurutnya ketiga lembaga ini telah membuktikan bahwa kaum perempun juga memiliki peran yang sangat vital, “kiprah perempuan melalui tiga lembaga kemasyarakatan yang besar ini telah menyadarkan kita bahwa perempuan juga memiliki peran yang sangat besar dalam pembangunan bangsa dan negara serta memiliki kedudukan yang setara dengan kaum laki-laki-laki," imbuhnya.

Setelah melantik kepengurusan ketiga lembaga ini pada Selasa (25/3) lalu, pihaknya mendorong agar Tim Pengerak PKK, Tim Pembina Posyadu, dan Pengurus Dekranasda Kabupaten Jembrana sudah langsung mulai bekerja, dan membangun kerja sama. Pihaknya meminta seluruh jajaran kepengurusan ketiga organisasi ini agar menjalin kolaborasi dalam menjalankan setiap program.

Menurutnya sinergitas yang kuat juga wajib dijaga dengan pemerintah desa/kelurahan, kecamatan, perangkat daerah di Ingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana, Pemerintah Provinsi Bali, pemerintah pusat serta stakeholder terkait lainnya. Terutama dukungan baik berupa kegiatan maupun anggaran yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan peran masing-masing.

Pihaknya juga berharap ketiga lembaga ini bisa meningkatkan produktifitas masyarakat, "Saya tidak ingin kegiatan pengukuhan dan pelantikan kepengurusan menjadi kegiatan pertama dan terakhir untuk dilaksanakan. Setelah dikukuhkan dan dilantik saya berharap ketiga lembaga/organisasi ini terus dapat melakukan kegiatan yang produktif untuk kemajuan pemerintah,"ujarnya

Ketiga lembaga ini juga diajak ikut berkontribusi mewujudkan visi dan misi Pemkab Jembrana. "Saya menaruh harapan besar pada Gerakan PKK, Posyandu dan Dekranasda dapat ikut bersama-sama berkontribusi sesuai tugas dan fungsi masing-masing dalam mengakselerasi pelaksanaan program pemerintah daerah demi terwujudnya masyarakat Jembrana maju, harmoni dan bermartabat,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati Badung Ajak Jajaran Fokus Menuju Indonesia Emas 2045

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selaku Inspektur Upacara Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (17/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gianyar Berlangsung Khidmat

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Gianyar, Senin (17/8/2026) pagi. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran Perangkat Daerah, TNI, Polri, pelajar, serta anggota Pramuka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wawali Arya Wibawa Pimpin Apel Penurunan Bendera HUT ke-81 RI

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Apel Penurunan Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung di Lapangan Lumintang, Kota Denpasar, Minggu (17/8/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Peduli Go To School, Bupati Adi Arnawa Lanjutkan Aksi Sosial ke Warga

balitribune.co.id | Mangupura - Kepedulian sosial Pemerintah Kabupaten Badung menyasar kalangan pelajar hingga masyarakat yang membutuhkan. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menggelar kegiatan Badung Peduli Go To School di SMAN 1 Kuta Utara, Jumat (14/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Rawan, Jadwal Pilkel Seretak Gianyar Tersisip Jeda "Abu-abu"

Rawan, Jadwal Pilkel Seretak Gianyar Tersisip Jeda " Abu-abu"

balitribune.co.id | Gianyar - Adanya jeda waktu yang belum terakomodasi secara spesifik dalam regulasi Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Gianyar dinilai berpotensi meningkatkan kerawanan konflik. Jeda tersebut dikhawatirkan dimanfaatkan oleh para kontestan untuk melakukan aktivitas yang memengaruhi pemilih menjelang hari pemungutan suara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.