Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rupiah Terus Melemah, PHRI Karangasem Khawatir Biaya Operasional Hotel dan Restoran Meningkat

HOTEL
Bali Tribune / HOTEL - Tampak aktifitas di Hotel The Ariras Candidasa, Karagasem.

balitribune.co.id I Amlapura - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika yang saat ini yang berada hingga ke level Rp. 17.700 per-Dolar, mulai mengundang kekhawatiran bagi dunia usaha utamanya di sektor pariwisata. Pasalnya, anjloknya nilai tukar rupiah tersebut akan memicu berbagai gejolak perekonomian termasuk di dunia industri pariwiata.

Ketua PHRI Karangasem I Wayan Kariasa kepada awak media Rabu (20/5/2026) mengungkapkan jika sejauh ini inflasi tinggi belum terjadi, namun demikian kenaikkan harga sejumlah barang kebutuhan di pasaran mulai merangkak naik. Pihaknya mengkhawatirkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika ini akan berdampak pada meningkatnya biaya operasional Hotel dan Restaurant do Bali khususnya di Kabupaten Karangasem.

Diakuinya, disatu sisi memang melemahnya nilai tukar Rupiah ini akan memberikan kesempatan bagi wisatawan asal Amerika dan beberapa negara lainnya yang ekonomi dan moneternya kuat untuk berkunjung ke Indonesia. Namun sejauh ini peningkatan kunjungan wisatawan ke Bali khususnya ke Kabupaten Karangasem belum terlihat.

Selain itu pihaknya menegaskan, seluruh Hotel dan Restaurant di Bali termasuk di Karangasem melaksanakan transaksi dengan wisatawan asing wajib menggunakan mata uang Rupiah. Hal tersebut berdasarkan Undang-undang Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang, dimana setiap transaksi yang dilakukan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) wajib menggunakan Rupiah, dan aturan ini berlaku untuk transaksi tunai maupun nontunai.

"Sementata untuk saat ini kondisi masih stabil dan belum terjadi inflasi tinggi. Yang kami khawatirkan jika nilai tukar Rupiah terus melemah, ya bisa saja terjad inflasi yang cukup tinggi. Dan ini akan berdampak serius bagi usaha akomodasi dan restoran karena harga kebutuhan akan naik yang berimbas pula pada meningkatnya biaya oprasional hotel dan resotran," ungkap Wayan Kariasa.

Melemahnya nilai tukar Rupiah ini juga dikhawatirkan berdampak pada menurunnya tingkat kunjungan wisatawan domestik ke Bali khususnya ke Kabupaten Karangasem, karena jelas harga tiket pesawat dan biaya transportasi pasti akan meningkat. Kekhawatiran Wayan Kariasa ini memang cukup beralasan, pasalnya selama beberapa tahun terakhir ini kunjungan wisatawan domestik juga cukup tinggi utamanya saat musim libur sekolah dan libur momen panjang lainnya.

Artinya kunjungan wisatawan domestik juga patut diperhitungkan ditengah turunnya kunjungan wisatawan asing. PHRI Karangasem berharap nilai tukar Rupiah bisa terus menguat dan kembali ke level aman, sehingga sektor usaha dan industri pariwisata tidak terganggu. 

wartawan
AGS
Category

Sociolla Hadirkan Love Local 2026 Jadikan Momentum Hari Kemerdekaan Merayakan Pertumbuhan Brand Lokal

balitribune.co.id I Mangupura - Bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sociolla, pionir omnichannel beauty retailer di bawah naungan Social Bella, kembali menghadirkan Love Local 2026 bertema "100% Cantik Indonesia".

Baca Selengkapnya icon click

Bentangkan Merah Putih 100 Meter Kobarkan Semangat Kemerdekaan

balitribune.co.id I Tabanan - Semangat nasionalisme membentang nyata di Taman Perjuangan Singasana, Selasa (4/8/2026), ketika Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter dibentangkan dalam Parade Singasana Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kabupaten Tabanan Tahun 2026. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Interkoneksi Pipa Laut, Distribusi Air di Nusa Dua Terganggu Selama Tiga Hari

balitribune.co.id I Mangupura - Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung akan menghentikan sementara distribusi air di sejumlah wilayah Badung Selatan selama pelaksanaan pekerjaan interkoneksi pipa bawah laut. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (5/8/2026) hingga Jumat (7/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Puluhan Galian C Bodong Beroperasi di Bebandem, Penegak Hukum Tutup Mata

balitribune.co.id I Amlapura - Puluhan usaha Galian C di Karangasem utamanya di Kecamatan Bebadem diketahui tidak memiliki izin alias bodong. Aktifitas ilegal usaha galian C tak berizin tersebut mengudang perhatian banyak kalangan mengingat dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengerukan pasir dan bebatuan secara membabibuta saat ini sudah  semakin parah dan dinilai sudah merusak alam dan membahayakan lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.