Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Koperasi Kopi Menjawab Masalah Rantai Pasok

koperasi
Bali Tribune / KOPI - Biji kopi Bali diharapkan mampu memenuhi permintaan perusahaan jaringan kedai kopi terbesar di dunia yang bermarkas di Amerika Serikat

balitribune.co.id | Denpasar - Adanya koperasi untuk petani kopi di Bali yang menghubungkan para petani kopi dengan Koperasi Desa/Keluharan Merah Putih (KDMP), diharapkan semua kebutuhan petani bisa dijawab, baik dari sisi distribusi input pertanian seperti bibit kopi. Demikian disampaikan Ketua Koperasi Nasional di Sektor Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi yang juga Founder Coop Coffee Foundation, Reza Fabianus di Denpasar beberapa waktu lalu.

"Lewat koperasi ini akan dimaksimalkan penyerahan bibitnya. Apalagi sekarang panen kopi, nanti limbah kulit kopinya bisa diubah menjadi pupuk dan seterusnya. Koperasi ini nantinya yang akan membeli gelondong merah, memproses sampai permintaan seratus kontainer bisa dipenuhi (per musim panen)," katanya.

Dimana selama ini dikatakan Reza, untuk per musim panen contohnya, kelompok petani kopi di salah satu desa di Kintamani Kabupaten Bangli hanya mampu memenuhi permintaan 10 kontainer diekspor ke satu perusahaan jaringan kedai kopi terbesar di dunia yang bermarkas di Amerika Serikat. Padahal permintaan kopi Kintamani dari perusahaan jaringan kedai kopi di Amerika Serikat ini melebihi 10 kontainer per musim panen. 

Ia berharap, dengan adanya koperasi untuk petani kopi di Bali, kebutuhan ratusan kontainer per musim panen untuk ekspor memenuhi permintaan kopi dari perusahaan jaringan kedai kopi di Amerika Serikat dapat dipenuhi. "Kalau untuk kopi Kintamani Bali itu maksimal itu di 30 kontainer saja sudah habis itu barang per musim panen. Jadi hitungannya tahun sih," ujarnya.

Dikatakannya, untuk bibit kopi di Bali ada pusat pembibitannya karena pembibitan itu sangat penting dan tidak bisa sembarangan. "Tapi di supervisi pusat pembibitan dinas provinsi tapi perawatannya, pembiakannya itu sekarang sudah diserahkan lewat yayasan untuk mengembangkan wanita tani," jelas Reza. 

Ia menambahkan, dengan mengikuti standar, dan adanya koperasi kopi, biji kopi Bali khususnya Kintamani akan mampu menambah pembeli di luar negeri yang tidak hanya untuk memenuhi satu pembeli saja. "Kalau secara umum, karena saya sudah 8 tahun membina petani kopi di Kintamani sudah memenuhi pasar lokal dan ekspor. Kalau berbicara ekspor ini lebih dari 10 negara. Karena saya tahu lintasnya. Kami yang menginisiasi ke jaringan kedai kopi terbesar di dunia yang di Amerika, juga Belanda, Singapura sebagai hub trader, Malaysia, Cina, Vietnam dan termasuk Timur Tengah, lokal pun juga. Jadi mirisnya kan bahwa pasarnya ada, petaninya ada, cuma kok bisa ada masalah di rantai pasok itu. Nah jawabannya ya koperasi (kopi)," katanya.

wartawan
YUE
Category

TASTI Bali Perkenalkan T-OPT, Solusi Suku Cadang Alternatif Berkualitas untuk Mobil Toyota

balitribune.co.id | Denpasar - PT TASTI Anugerah Mandiri selaku diler resmi suku cadang Toyota wilayah Bali menggelar acara silaturahmi dan sosialisasi bersama para pemilik toko suku cadang (partshop) di Hotel Aston Denpasar, Kamis (28/8/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click

Rumah Lansia Ludes Terbakar, Uang Rp50 Juta Ikut Hangus

balitribune.co.id | Negara - Rumah permanen milik pasangan lanjut usia di Banjar Munduk Tumpeng, Desa Berambang, Kecamatan Negara, Jembrana, terbakar pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Dalam musibah tersebut, uang tunai yang diduga senilai Rp50 juta ikut terbakar bersama sejumlah barang berharga lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.