Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tanah Lot Art and Food Festival VII Digelar Akhir Agustus 2026

parade gebogan
Bali Tribune / PARADE GEBOGAN - Parade Gebogan menjadi salah satu kegiatan yang mengisi pembukaan Tanah Lot Art and Food Festival seperti yang terlaksana pada 2025 lalu.

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot bersiap menggelar Tanah Lot Art and Food Festival VII yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

Festival tahunan ini dirancang untuk menghadirkan perpaduan harmonis antara pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta sajian kuliner khas Bali yang melibatkan langsung para pelaku UMKM lokal.

Sesuai namanya, festival yang untuk ketujuh kalinya ini akan menyuguhkan berbagai penampilan kesenian, parade seni dan budaya, hiburan, hingga kuliner.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, mengungkapkan bahwa festival ini merupakan ruang apresiasi bagi seniman sekaligus wadah promosi produk ekonomi kreatif. Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga di sekitar kawasan DTW Tanah Lot. 

"Tanah Lot Art and Food Festival telah menjadi agenda yang dinantikan setiap tahun oleh masyarakat dan wisatawan,” sebut Sudiana pada Senin (27/7/2026).

Ia menyebutkan, lewat event yang akan memasuki tahun ke tujuh ini, pihaknya ingin kembali menghadirkan pertunjukan yang berkualitas, memperluas ruang bagi pelaku seni dan UMKM lokal, serta memberikan pengalaman yang berkesan bagi setiap pengunjung. 

“Kami yakin festival tahun ini akan kembali menjadi momentum penting dalam mendorong kunjungan wisata dan menggerakkan perekonomian masyarakat," ujar Sudiana.

Selain menonjolkan sisi hiburan, festival ini tetap mengedepankan identitas budaya lokal dan nilai spiritual Tanah Lot sebagai daya tarik utama. Konsep acara tahun ini dipersiapkan lebih menarik dengan tetap mempertahankan akar tradisi yang menjadi ciri khas pariwisata di Tabanan.

Pihak pengelola terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, masyarakat adat, serta pemangku kepentingan lainnya guna memastikan penyelenggaraan berjalan aman dan nyaman. Dukungan kolektif ini diharapkan mampu mengulang kesuksesan festival pada tahun-tahun sebelumnya.

Dengan rutin menggelar event tersebut, manajemen DTW Tanah Lot optimistis bisa mempertahankan kawasan wisata dengan objek panorama alam sekaligus pusat pelestarian seni dan kuliner Bali. 

wartawan
JIN
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.