Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Asesmen Lapangan Prodi Magister Agroekoteknologi FP Unud

Bali Tribune / ASESMEN LAPANGAN - Program Studi Magister Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Unud mengikuti asesmen lapangan secara daring oleh Tim Asesor BAN-PT dalam rangka akreditasi program studi, Rabu (6/7).

balitribune.co.id | Denpasar - Program Studi Magister Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Udayana (FP Unud) mengikuti asesmen lapangan yang berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting oleh Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dalam rangka akreditasi program studi, Rabu (6/7). 

Pembukaan asesmen dihadiri oleh Rektor Unud, Ketua LP3M, Ketua LPPM, Kepala UPT Perpustakaan, Sekretaris USDI, Dekan FP dan jajaran beserta Koorprodi dan Tim Taskforce serta undangan lainnya bertempat Ruang Sidang Senat FP Gedung Agrokompleks Kampus Sudirman Denpasar. Adapun Tim Asesor yang melakukan asesmen yakni Prof. Dr. Ir. Muhammad Achmad Chozin, M.Agr (IPB) dan Prof. Ir. Totok Agung Dwi Haryanto, Ph.D (Unsoed).
 
Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.,IPU dalam sambutannya menyampaikan secara umum mengenai Universitas Udayana yang tahun ini berumur 60 tahun, mudah-mudahan kedepan semakin baik. Beberapa waktu yang lalu Unud telah meraih predikat akreditasi institusi Unggul. Dari pemetaan sekitar 70 persen Prodi telah terakreditasi sangat baik dan unggul dan sisanya terakreditasi baik. Ini menjadi modal untuk bekerja keras mendorong Prodi yang terakreditasi baik menjadi sangat baik atau unggul. Hal ini menjadi tantangan, kemudian bagi yang sudah Unggul akan didorong menjadi Prodi yang terakreditasi internasional. Hal tersebut merupakan peta jalan pengembangan Prodi kedepan. 

Dalam kesempatan tersebut Rektor juga menginformasikan ada 9 Prodi yang terakreditasi internasional dan tahun ini diprogramkan 14 Prodi dan tahun depan 12 Prodi. Harapannya tahun depan Unud memiliki sekitar 35 Prodi terakreditasi internasional. Diharapkan juga Prodi Magister Agroekoteknologi dapat menjadi salah satunya. Pihaknya juga telah memberikan perhatian bagi Prodi ini yang sudah punya SDM yang mumpuni, disamping itu networking-nya juga sudah sangat bagus dan sudah memainkan fungsinya ditingkat regional bahkan jaringannya sudah sampai ke luar negeri sehingga pembelajaran bisa berlangsung dengan baik. Dengan modal yang sudah dimiliki diharapkan memberikan nilai tambah bagi Prodi. Rektor berharap mudah-mudahan acara berjalan lancar sesuai harapan bersama dan perkembangan Prodi memberikan kontribusi bagi Universitas Udayana. Masukan-masukan dari Asesor juga sangat diharapkan untuk dikaji lebih lanjut sehingga pelaksanaan Tridharma di Prodi bisa berjalan sesuai harapan bersama.

Sementara perwakilan Tim Asesor Prof. Dr. Ir. Muhammad Achmad Chozin, M.Agr menyampaikan bahwa pihaknya sebagai asesor ditugaskan oleh BAN-PT untuk melaksanakan asesmen lapangan di Prodi Magister Agroekoteknologi FP Unud. Sesungguhnya ingin dapat luring namun belum diperkenankan, dan hal ini tidak mengurangi artinya melalui pelaksanaan secara daring. Asesor mengucapkan terima kasih atas penerimaan dari Unud, dimana diterima langsung oleh Rektor yang sangat jarang terjadi dan ini merupakan wujud komitmen pimpinan yang sangat baik untuk pengembangan program studi. Selama dua hari ini pihaknya akan melakukan asesmen secara daring dan ingin melakukan pemotretan agar apa yang disampaikan dalam laporan betul-betul sesuai aslinya. Dalam pelaksanaan asesmen ini agar saling terbuka saja dan melihat dari semua sudut pandang.

 

Sumber : https://www.unud.ac.id

wartawan
ARW
Category

Polemik Kajang-Tirta, Klian Pura Tangkas Minta Pasemetonan Tenang

balitribune.co.id | Semarapura - Klian Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung, I Putu Sudiarta, mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh polemik terkait Kajang dan Tirta Kawitan. Persoalan ini sebelumnya melibatkan pihak Pura Kawitan dengan Desa Adat Tangkas, Kecamatan Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.