Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BEI: Pasar Modal Bisa Jadi Tolok Ukur Perekonomian Suatu Negara

I Gusti Agus Andiyasa
I Gusti Agus Andiyasa

BALI TRIBUNE - Berdasarkan survei Nasional literasi keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2016, baru sekitar 29,66 persen penduduk Indonesia yang memiliki well literate atau melek pengetahuan keuangan.

Tingkat literasi masyarakat Indonesia terhadap pasar modal dan tingkat utilitas produk pasar modal sendiri tercatat masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan 5 industri jasa keuangan lainnya di Indonesia, yakni sekitar 4,4 persen. Begitu diungkapkan PH Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Denpasar, I Gusti Agus Andiyasa, di sela acara Capital Market Profesional Development Program atau Peningkatan Jumlah Tenaga Profesional di Pasar Modal yang digelar di kantor Perwakian BEI Denpasar, Sabtu (3/6).

“Tujuan diadakannya kegiatan ini antara lain mempersiapkan tenaga profesional dalam memperkenalkan industri keuangan pada masyarakat secara masif, khususnya pasar modal melalui tenaga profesional yang memiliki kompetensi,” ujarnya. Disebutkan, pasar modal merupakan salah satu leading indicator perekonomian di suatu negara atau dengan kata lain, berkembangnya pasar modal bisa dijadikan tolok ukur kemajuan perekonomian suatu negara.

“Tidak bisa dipungkiri jika berkembangnya pasar modal akan mendorong pula kemajuan ekonomi suatu negara serta menjadi tolok ukur perekonomian,” katanya lagi. Meski demikian keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten jadi kendala dalam menjaring investor ataupun perusahaan yang tercatat di pasar modal, khususnya Indonesia. “Keterbatasan jumlah SDM yang memiliki pemahaman dan pengetahuan di bidang pasar modal secara langsung mempengaruhi perkembangan pasar modal di Indonesia,” jelas pria yang kerap dipanggil Agus ini.

Namun demikian ia juga menguraikan kondisi pasar modal di Bali saat ini cukup menggembirakan dari data yang dimilikinya, meski terkesan fluktuatif tapi perkembangannya mengesankan. “Jumlah transaksi di Bali dari tahun ke tahun bisa dibilang cukup agresif. Dari Januari hingga April 2017 jumlah transaksi yang tercatat mencapai Rp3.111.816.09 milyar. Sedangkan jumlah Sub Rekening Efek (SRE) di Bali dari Januari hingga April 2017 tercatat 11.036.

Sedangkan pertumbuhan investor (SRE) di Bali hingga April 2017, 878 investor dengan prosentase sekitar 8,64 persen,” tukasnya. Apalagi dengan dibukanya galeri investasi di kampus kampus jelas lebih mengenalkan pasar modal sejak dini bagi para mahasiswa. “Kami anggap dengan dibukanya galeri investasi di kampus kampus bisa menyambungkan pasar modal dari mahasiswa kepada orang tuanya, temannya, saudara atau keluarganya,” tutup Agus.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Polda Bali Kerahkan 5 Truk Logistik untuk Korban Bencana NTT 

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengiriman bantuan ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Enam Napi Lapas Tabanan Langsung Bebas Usai Terima Remisi HUT RI

balitribune.co.id I Tabanan – Sebanyak enam di antara ratusan warga binaan Lapas Kelas II B Tabanan langsung bebas usai menerima remisi HUT Kemerdekaan RI Ke-81 pada Senin (17/8/2026).

Penyerahan remisi itu dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya kepada dua perwakilan warga binaan saat upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81.

Baca Selengkapnya icon click

Karista Merasa Plong Usai Jadi Pembawa Baki Paskibraka Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan – Ni Putu Karistayanti, siswi SMAN 2 Tabanan, mengaku merasa lega atau "plong" setelah sukses menjalankan tugas utamanya sebagai pembawa baki dalam Paskibraka pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81 di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, pada Senin (17/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bunga Cempaka Putih Jadi Maskot Busana Adat Bali di Jembrana

balitribune.co.id I Negara - Bunga Cempaka Putih resmi dicanangkan sebagai maskot daerah dalam berbusana adat Bali di Kabupaten Jembrana, Jumat (14/8/2026). Pencanangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas budaya sekaligus mengenalkan kekayaan hayati daerah agar semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, terutama generasi muda.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.