balitribune.co.id I Negara - Berbagai upaya kini terus dilakukan untuk mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di Jembrana. Bahkan dengan kemajuan teknologi, pertanian rakyat diharapkan bisa dikelola lebih efektif dan efisien. Salah satunya dengan memanfaatkan peralatan pertanian yang modern.
Upaya modernisasi sektor pertanian di Kabupaten Jembrana terus dipercepat melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Jembrana dengan Pemerintah Pusat. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penyerahan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada perwakilan subak se-Kabupaten Jembrana di Balai Benih Pembantu (BBP) Desa Pohsanten, Mendoyo Selasa (12/5/2026).
Bantuan traktor dari pemerintah pusat ini difasilitasi daerah dan diserahkan langsung Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna serta Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati. Adapun pembiayaaan bantuan yang disalurkan tersebut berasal dari APBN. Usulannya sebelumnya masuk melalui e-proposal Kementerian Pertanian.
Bantuan tersebut terdiri atas 10 unit traktor roda dua untuk bantuan reguler serta 1 unit traktor roda empat. Bantuan ini menurutnya merupakan aspirasi masyarakat yang difasilitasi oleh Polres Jembrana. Bupati Kembang menegaskan kepada penerima bantuan agar bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh para petani dan tidak hanya menjadi pelengkap seremonial.
“Bantuan alat pertanian ini jangan hanya dianggap barang baru untuk dipajang atau difoto saat acara saja. Jangan sampai traktornya kinclong terus, tapi sawahnya tetap pakai cangkul manual,” tegasnya.
Selain diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, mempercepat proses pengolahan lahan, juga menarik minat generasi muda untuk menekuni sektor-sektor pertanian.
Pihaknya juga mengingatkan pentingnya pemeliharaan alat. Ia menekankan bahwa bantuan pemerintah merupakan aset kelompok yang harus dijaga bersama demi keberlanjutan manfaatnya.
“Bantuan ini harus dijaga bersama. Bukan milik pribadi, tapi milik kelompok dan masyarakat. Kalau dirawat baik, manfaatnya bisa lama. Jangan sampai baru beberapa bulan sudah rusak,” ujarnya.
Pihaknya turut mengapresiasi dukungan Kementerian Pertanian RI serta Polres Jembrana yang dinilai turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani di daerah. Bupati Kembang berharap modernisasi pertanian mampu membawa petani Jembrana semakin maju dan sejahtera.
Menurutnya, kesejahteraan petani menjadi fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat secara luas. Dengan kondisi wilayah yang sangat mendukung sektor agraris dan perekonomian didominasi sektor pertanian, pihaknya berharap kesejahteraan petani semakin meningkat.
“Saya berharap petani Jembrana semakin maju, modern, dan sejahtera. Karena kalau petani bahagia, kita semua ikut bahagia. Mau makan nasi enak juga kan asalnya dari sawah, bukan dari download aplikasi,” tandasnya.