balitribune.co.id | Negara - Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” resmi digelar di Kabupaten Jembrana, Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang digelar Gedung Kesenian Ir. Soekarno ini memadukan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan aksi sosial tersebut mendapat antusiasme tinggi dan mencatat nilai transaksi mencapai Rp672.733.200.
Setelah sukses digelar di tingkat Provinsi Bali serta Kabupaten Tabanan, Klungkung, Buleleng dan Bangli, giliran Jembrana menjadi tuan rumah Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi”. Pasar rakyat yang digagas Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali tersebut menghadirkan beragam produk unggulan daerah sekaligus membuka ruang pemasaran bagi pelaku usaha lokal.
Sedikitnya 115 pelaku usaha dari berbagai sektor terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 64 pelaku UMKM, 22 pelaku industri kreatif dan 29 pelaku usaha kuliner. Produk yang ditawarkan beragam, mulai hasil pertanian, pangan lokal, olahan makanan, kerajinan hingga berbagai produk unggulan lainnya.
Nilai transaksi yang tercatat selama pelaksanaan kegiatan menunjukkan tingginya aktivitas ekonomi di lokasi pasar. Dari total Rp672.733.200, sektor pertanian menyumbang transaksi sebesar Rp294.699.500, kemudian Industri Kecil Menengah (IKM) sebesar Rp210.514.700 dan sektor kuliner Rp167.519.000.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 06.30 WITA hingga selesai. Sejak pagi, masyarakat terlihat antusias memadati area Gedung Kesenian Ir. Soekarno untuk berbelanja berbagai kebutuhan sekaligus menikmati produk yang ditawarkan pelaku usaha lokal. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Senam Bersama pada sore hari pukul 16.30 hingga 18.00 WITA.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster, Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana Ny. drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan, jajaran pengurus TP PKK Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana, perangkat daerah serta masyarakat.
Selain mendorong pemasaran produk lokal, Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” juga membawa misi sosial melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. TP PKK Provinsi Bali memborong berbagai produk pertanian dan UMKM yang dipasarkan di lokasi kegiatan untuk selanjutnya dibagikan kepada 100 warga penerima manfaat yang terdiri dari lanjut usia dan keluarga prasejahtera.
Bantuan sosial juga diserahkan Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster berupa 2 ton beras, 200 krat telur dan 100 liter minyak tandusan. Bantuan paket sembako dari TP PKK kabupaten/kota se-Bali juga disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat, masing-masing sebanyak 10 paket.
Sebagai tuan rumah, TP PKK Kabupaten Jembrana turut menyerahkan 20 paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Penyaluran bantuan tersebut melengkapi rangkaian kegiatan pasar rakyat yang tidak hanya berorientasi pada transaksi dan pemasaran produk, tetapi juga mengedepankan kepedulian sosial.
Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana Ny. drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan menyambut positif capaian transaksi yang mencapai lebih dari Rp672 juta tersebut. Menurutnya, tingginya nilai transaksi menunjukkan perputaran ekonomi yang berlangsung selama kegiatan sekaligus memperkuat keberadaan produk UMKM dan IKM lokal.
“Pasar Rakyat PKK tidak hanya berfungsi sebagai ajang promosi dan pemasaran produk unggulan daerah, tetapi juga menghadirkan dampak sosial nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menegaskan kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi antara TP PKK Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana. Ia mendorong masyarakat untuk bangga menggunakan produk lokal Bali, mengingat komoditas yang dihasilkan masyarakat Bali, baik sektor pertanian, peternakan maupun perikanan, memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk dari luar daerah.
Menurutnya, penggunaan produk lokal menjadi bagian penting untuk menjaga agar perputaran ekonomi tetap berlangsung di Bali dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang menghasilkan produk tersebut. “Apa yang dihasilkan di Bali sebaiknya dinikmati semaksimal mungkin untuk Bali. Jangan sampai produk kita dijual ke luar, sementara kita justru lebih bangga membeli produk dari luar,” ujarnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jembrana, Gede Sujana selaku Ketua Panitia Pasar Rakyat Jembrana menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme dan partisipasi masyarakat selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, keterlibatan masyarakat tidak hanya membuat pelaksanaan kegiatan berlangsung meriah, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi lokal.
Dengan nilai transaksi Rp672.733.200 dan keterlibatan 115 pelaku usaha, Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” di Jembrana sekaligus menjadi ruang promosi produk lokal, memperluas pemasaran UMKM dan IKM, serta mempertemukan aktivitas perdagangan dengan kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat Jembrana atas dukungan luar biasa. Kami berharap momentum ini dapat terus menggerakkan perekonomian daerah,” tandasnya.