Diposting : 6 January 2018 10:50
Redaksi - Bali Tribune
pilkada
Keterangan Gambar: 
Gelar pasukan pengamanan Pilkada Bali 2018, di lapangan Niti Mandala Renon kemarin pagi.

BALI TRIBUNE - Polda Bali melaksanakan Apel Gelar Pasukan untuk mengecek kesiapan pengamanan Pilkada serentak tahun 2018 dengan sandi operasi "Mantap Praja Agung 2018" di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar (5/1) pagi kemarin.

Waka Polda Bali Brigjen Pol I Gede Alit Widana, SH., MSi selaku Irup dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini dilakukan juga sekaligus untuk mengecek seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan pilkada serentak 2018, sehingga seluruh tahapan pilkada dapat berjalan lancar dan damai. "Pada konteks inilah Polri sebagai leading sector beserta seluruh stakeholder terkait wajib untuk mengawal dan mengamankan proses pilkada secara optimal," ungkapnya.

Dikatakan mantan Kapolresta Denpasar ini, ada dua Kabupaten di Bali yang akan melaksanakan pemelihan Bupati, yaitu Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung serta pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali.

Hal-hal yang perlu diantisipasi oleh jajaran Polda Bali nantinya adalah dinamika perkembangan politik yang berpengaruh terhadap masalah Kamtibmas. “Mulai dari tahap pendaftaran paslon sampai dengan pelantikan Gubernur maupun Bupati," ujar Alit Widana.

Mengenai jumlah pasukan yang akan dilibatkan dalam pengamanan pilkada serentak ini berfluktuasi karena masing-masing tahapan jumlahnya berbeda. Pengerahan pasukan berjumlah besar nanti akan dikerahkan pada saat tahapan pemungutan suara, dinama ada 7500 TPS di wilayah Bali yang harus diamankan. “Dimana hampir 10.000 ribu personel Polda Bali akan dilibatkan dalam tahapan pemungutan suara tersebut.” tegasnya.

Jendral bintang satu ini menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Bali untuk menjadikan pesta demokrasi pilkada ini sebagai ajang memilih pemimpin yang baik, serta dapat bersama-sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. “Kita semua adalah bersaudara,” imbuhnya.

Gelar pasukan ditandai dengan penyematan pita tanda operasi Mantap Praja-2018, yang dilaksanakan oleh perwakilan dari anggota Kodam IX/Udayana, personel Polda Bali, Linmas Provinsi Bali dan Pecalang Provinsi Bali.