Bali Tribune, Senin 21 Mei 2018
Diposting : 31 July 2017 21:29
Made Ari Wirasdipta - Bali Tribune
tari
Keterangan Gambar: 
Salah satu peserta lomba tari dalam rangka memeriahkan bulan bakti gotong royong LPM Kuta.

BALI TRIBUNE - Di bulan bakti gotong royong LPM Kuta ke XlV tahun 2017 menggelar lomba tari Bali yang diikuti 14 Banjar oleh Sekra Truna-Truni(STT) Wilayah Kuta, Badung Bali. Minggu(30/07/2017) yang berlokasi di Kalangan Majelunggu Desa Adat Kuta.

I Made Darwi Ketua panitia lomba tari ini mengatakan bahwa dalam pentas tari Bali ini ada tiga yang tarian yang di perlombakan yakni tari Lenggong Keraton, tari Tajuk Manis dan Mekedang Tunggal.

“ Kalau untuk lomba tari ini kami sudah gelar dari kemarin sampai sekarang. Lomba tari yang kami pilih itu usulan dari STT. Selain itu pemerintah Bali juga sering menggelar lomba tari tajuk manis, lenggong keraton dan mekedang tunggal, jadi jika ada lomba dari pemerintah STT Kuta sudah siap,” ucapnya Minggu(30/7).

Darwi juga menyampaikan bahwa lomba tari ini sudah ke tiga kalinya digelar, dan untuk kategori yang mengikuti lomba tari ini diatas umur 11 tahun ke atas. Selain itu ada 6 juri yang menilai lomba tari ini yang didatangkan dari Insitut Seni Indonesia(ISI) Denpasar.

“ Nanti kita akan memberikan uang pembinaan kepada juara lomba. Selain itu di lomba ini ada yang berbeda kalau dulu hanya dua lomba tari yang digelar dan saat ini ditambah tarian lenggong keraton untuk memberikan penghormatan kepada maestro pembuat tari lenggong keraton yang asalnya dari Kuta,” imbuhnya.

Digelarnya lomba tari ini, Darwi berharap kesenian dan budaya Bali akan terus lestari. Para STT inilah sebagi harapan untuk terus mencintai budaya lokal dan menjaganya. “Harapan kami bagu para remaja ini, tetap melestarikan seni dan budaya Bali khususnya di Kuta. Selain itu kalau para remaja sudah pandai menari itu bisa diterapakan di masyarakat dan di acara-acara di Pura,” tuturnya.