Bali Tribune, Sabtu 20 Januari 2018
Diposting : 18 August 2016 11:48
redaksi - Bali Tribune
HUT RI
Keterangan Gambar: 
BEBAS - Pemberian Remisi Narapidana langsung bebas.

Gianyar, Bali Tribune

Perwakilan Rumah Tahanan Kelas II B Gianyar Nyoman  dalam pembacaan Keputusan Menteri Hukum dan HaK Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor W20.815.PK.01.01.02 Tahun 2016 tentang Pemberian Remisi Umum tahun 2016 dan Remisi Tambahan Tahun 2016 Kepada Narapidana dan Anak Pidana mengatakan  terdapat 17 narapidana di Rumah Tanahan Kelas IIb Gianyar yang memperoleh remisi.  16 napi mendapatkan remisi umum I dan 1 napi memdapat remisi umum II (langsung bebas). Surat lepas napi atas nama Syamsuri diserahkan langsung Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra Lastri pada resepsi Perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-71 di Balai Budaya Gianyar (11/8).

17 Narapidana tersebut yakni Sugiono (5 bulan), Abdul Mutalib (3 bulan), I Nyoman Bawa (3 bulan), I Wayan Juliarta (1 bulan), Emanuel Maya Pareira (3 bulan), Dewa Gde Soles Saputra (1 bulan) Yateni (1 bulan), I Komang Ariawan (1 bulan), Anton Mugiadi (1 bulan), Ningsur (3 bulan), Mulyadi (3 bulan), Yohanes Tamo Ama (1 bulan), Jekson Bulu (1 bulan), Fiki Mohammad Wausin (1 bulan), Martias Adi Yuliono (1 bulan), Maritza Rubbyana Huzaeni (1 bulan) dan Samsuri (1 bulan) langsung bebas).

Salah satu napi Syamsuri (24) terpidana kasus pencurian yang mendapat hukuman kurungan 10 bulan mendapat remisi  1 bulan dan langsung bebas. Rasa syukur di ucapkan selalu oleh Syamsuri asal Lumajang yang sebelumnya memiliki pekerjaan sebagai pembuat sanggah batu. Usai menjalani hukumannya ia mengaku akan menjalankan kehidupan dengan baik bersama istrinya yang sejak 1 tahun Sembilan bulan dinikahinya. “Rencananya saya akan membuka usaha kecil-kecilan membuat sokasi, karena selama saya di rutan saya mendapatkan pelatihan membuat sokasi.” Harap Syamsuri.

Lebih lanjut Syamsuri yang telah tinggal dibali sejak 2007 menjelaskan sudah menjalani hukuman atas kesalahan yang pernah dibuat. Dia berharap masyarakat dapat menerimanya dengan baik dan memberikan kesempatan, “saya tidak menyalahkan jika ada masyarakat yang mencemoohnya, tapi saya berjanji akan bekerja keras menghidupi keluarga dan membuat bangga keluarga dan istri tercinta,” tegas Syamsuri.