Bali Tribune, Minggu 27 Mei 2018
Diposting : 1 February 2018 19:40
Djoko Purnomo - Bali Tribune
pemanah
Keterangan Gambar: 
Zulfadly Syam

BALI TRIBUNESebanyak 200 atlet panahan bakal mengikuti kejuaraan panahan indoor bertajuk Bali Heroes Archery Open Championship, yang dilangsungkan di GOR Lila Bhuana, 1-4 Februari mendatang.

Ketua panitia pelaksana kejuaraan, Zulfadly Syam, Rabu (31/1) mengatakan, para pemanah tersebut berasal dari klub-klub yang ada di Bali dan 7 provinsi lainnya di Indonesia.

“Kejuaraan ini merupakan pertama kali digelar di Bali bahkan di Indonesia. Sekaligus sosialisasi untuk panahan indoor,” kata Zulfadly Syam di Denpasar.

Kejuaraan itu sendiri, lanjutnya, diikuti pemanah klub dari Jambi, Bogor, Bandung, Malang, jember, Banyuwangi, Karanganyar Solo, Mataram, Sumba, Buleleng, Badung dan Denpasar. Daerah tersebut ada di 7 provinsi yakni Bali sendiri tuan rumah, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, NTB dan NTT.

Sementara untuk Bali sendiri klub panahan yang ambil bagian dijelaskan Zulfadly, Gandawa Archery (Badung), Masakena Archery (Badung), Star Archery (Badung), Bali Heroes Archery selaku penyelenggara kejuaraan (Denpasar) dan Zen Archery (Buleleng).

“Nomor yang dipertandingkan nantinya terdiri dari standar bow untuk kategori SD, SMP dan umum, sedangkan recurve dan compound hanya untuk umum. Semuanya putra dan putri dengan jarak 18 meter saja, karena ini in door,” terang Zulfadly.

Karena kejuaraan ini sifatnya open, maka memang tidka ada jenjang bagi juaranya dikirim ke kejuaraan lebih tinggi seperti nasional. Pasalnya, di level nasional bahkan PP Perpani sendiri belum pernah menggelar event indoor ini.

Dengan demikian menurutnya, kejuaraan tersebut bersifat pembinaan, sekaligus untuk melihat terutama bibit-bibit para pemanah di Bali, yang nantinya bisa diproyeksikan sebagai pemanah indoor Bali. “Kami berharap semuanya bisa berjalan lancar dan sukses,” tukas Zulfadly.