Diposting : 3 May 2017 19:15
I Made Darna - Bali Tribune
Ni Nyoman Kariasih
Keterangan Gambar: 
Ni Nyoman Kariasih

BALI TRIBUNE - DI hari Pendidikan Nasional, 2 Mei kemarin. Sosok pelajar Ni Nyoman Kariasih siswi kelas X SMK Toya Anyar Kubu Karangasem, patut jadi pelecut semangat bagi siswa lainnya dalam mengenyam pendidikan.

Ditengah kehidupan perekonomian keluarga yang susah, Putri ketiga dari pasangan I Ketut Sirat (alm) dan Ni Ketut Citra (60) tanpa putus asa mengejar impian untuk bisa tetap bersekolah.

Dari tempat tinggalnya di Trunyan menuju ke sekolah, Ia harus menyusuri perbukitan dan hutan yang berjarak 30 km. Jarak segitu dilaluinya penuh semangat selama 3 jam perjalanan. Hanya satu harapannya, impian menjadi petani sukses dan membawa perekonomian di desanya semakin maju. Tidak peduli hujan dan peluh keringat, Ia lalui selama ini setiap hari saat bersekolah.

“Saya tidak mau menjadi orang bodoh. Saya harus sekolah,” singkatnya. Semangat Kariasih, mungkin satu dari ratusan siswa yang bernasib sama di Tanah Air ini. Mirisnya dia ada di pulau yang bergelimang dolar. “Berangkat sekolah jam setengah lima pagi. Kalau hujan saya tetap sekolah walau terlambat,” akunya.

Kini kendala untuk membayar sekolah sudah tidak lagi jadi beban Kariasih. Itu setelah pihak Yayasan bersama Blue Bird Grup melihat kegigihannya dan memberikan beasiswa. Bahkan di hari Ulang tahun ke 45 perusahaan armada Taxi ini mengundangnya secara khusus untuk diberikan hadiah berupa Laptop.

“Ini bagian dari tali kasih kami. Semangat adik kita ini patut kita jadikan contoh. Semangatnya mengejar impiannya untuk tetap sekolah,” Singkat General Manager BBG Area Bali-Lombok Putu Gede Panca Wiadnyana, selasa (2/5) di Denpasar Bali.