Diposting : 15 March 2019 23:10
habit - Bali Tribune
Bali Tribune/son Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Denpasar | Bali Tribune.co.id - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendukung penuh langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak tebang pilih dalam menangani kasus korupsi. Hal ini disampaikan AHY, ketika dimintai tanggapannya terkait operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menjerat Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

AHY memang belum menerima informasi secara detail perihal OTT Romahurmuzy, baik situasi maupun kronologis penangkapannya. Namun apabila hal tersebut benar terjadi, putra sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu sangat menyesalkannya.

"Saya juga baru dilapori saat mendarat, belum pahami secara utuh situasi dan kronologisnya. Kalau benar itu terjadi, tentu kita sesalkan," kata AHY, usai berdialog bersama pelaku seni, budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif di Casa Bunga Garden Renon, Denpasar, Jumat (15/3).

AHY mengatakan, pihaknya mendukung penuh proses penegakan hukum dalam kasus ini. Namun demikian, Negara tetap harus memberikan ruang bagi para terduga korupsi untuk mendapatkan haknya.

"Negara hukum berikan ruang untuk (Romahurmuziy) dapatkan haknya. Kita ingin penegakan hukum tidak tebang pilih," tandas AHY, yang diproyeksikan oleh Partai Demokrat untuk tampil sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 mendatang.

AHY pun menghargai proses penegakan hukum yang dilakukan KPK. Selain itu, ia mendorong KPK untuk bekerja sesuai dengan proporsinya. "Ini tentu menjadi pelajaran bagi kita semua," kata AHY.son