Diposting : 24 January 2019 23:32
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Andika Sabu
BALI TRIBUNE - Salah satu petinju dari Sasana Mirah Boxing Camp (MBC) Kuta, Andika ‘Golden’ Sabu bakal memperebutkan gelar kelas Terbang (49 kg) versi Badan Tinju Dunia (WBA) yang lowong, di Istora Senayan Jakarta, 23 Februari mendatang.
 
“Hanya saja siapa nanti lawan Andika, promotor Daniel dari Jakarta masih mencarikan lawan. Kemungkinan dari Thailand atau Filipina. Itu perebutan gelar lowong 12 ronde,” kata owner sasana MBC Kuta, Zainal Tayeb didampingi salah satu pelatih, Yance Mandagi di Kuta, Rabu (23/1).
 
Dirinya optimis jika Andika bakal mampu memberikan perlawanan ketatkepada lawannya nanti, karena performa selama dilatih dua pelatih MBC Kuta, Yance mandagi dan Ahmad Mandar menunjukkan performa bagus.
 
“Performa Andika terus perlahan meningkat dan kian gesit dalam pergerakan serta beban pukulannya semakin keras dan tajam. Tapi tetap Andika harus waspada dengan lawannya nanti,” tambah pria yang juga Ketua Umum KTI Bali itu diamini Yance.
 
Diakui Zainal, jika petinju MBC Kuta tak hanya Andika yang tutun, namun ada dua lagi petinjunya yang ambil bagian namun hanya di partai tambahan pada kejuaraan WBA. Itu. “Dua petinju itu tak lain Forlan Pokemon dan Larry Siwu,” imbuh pria berambut kuncir ini.
 
Forlan Pokemon sendiri bakal turun di kelas terbang juga (49 kg) dan Larry Siwu kelas welter (63 kg). Keduanya bakal duel 6 ronde dan diproyeksikan bakal menghadapi petinju yang sasananya berada di Jakarta.
 
Sementara itu Yance Mandagi menambahkan jika di sela-sela latihan ketiga petinju itu juga bakal diselipi dengan sparing partner, dengan para petinju amatir.
 
“Kemungkinan besar kami akan mengajak sparing petinju amatir di sasana Pak Adi (Adi Swandana Boxing Camp –red). Karena selama ini petinju amatir yang bagus masih di sasananya Pak Adi,” tukas Yance.