Diposting : 23 March 2019 22:56
Komang Arta Jingga - Bali Tribune
Bali Tribune/ Bupati Eka Wiryastuti saat menerima audiensi Kadiskes bersama tim BPJS Kabupaten Tabanan di ruang kerja bupati, Jumat (22/3) kemarin.
Balitribune.co.id | Tabanan - Guna mengimplementasikan visi dan misi Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi. Pemkab setempat melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, menggulirkan bantuan di bidang kesehatan. Bantuan dimaksud  berupa, jaminan kesehatan  gratis bagi warga yang kurang mampu.
 
Demikian terungkap dalam audiensi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. I Nyoman Suratmika dengan Bupati Eka Wiryastuti di ruang kerja bupati, Jumat (22/3) kemarin. Pada audiensi itu, pihak Dinas Kesehatan bersama Tim BPJS Kesehatan Tabanan.
 
Dalam laporannya dr.Suratmika menyebutkan, sebagaimana ketentuan Universal Health Caveradge (UHC), pencapaian program pelayanan kesehatan masyarakat melalui program JKN-KIS  di Kabupaten Tabanan adalah, 95 persen. 
 
Lanjut dr. Suratmika, guna meraih pencapaian 100 persen, Dinas Kesehataan Kabupaten Tabanan telah menyiapkan berbagai terobosan. Salah satunya, menjadikan seluruh Puskemas di wilayah itu berstatus, terakreditasi.
 
“Sebagai contoh, untuk tahun ini, semua Puskesmas di Tabanan telah berstatus terakreditasi sehingga masyarakat tidak perlu takut lagi berobat ke Puskesmas mengingat pelayanan di semua Puskesmas sama dengan yang di Rumah Sakit,” jelasnya.
 
Suratmika menyebutkan, untuk wilayah Tabanan tersisa  2 Rumah Sakit swasta yang belum berstatus terakreditasi.Meski demikian, tahap dimaksud akan segera dicapai mengingat kedua RS tersebut dalam tahap pemenuhan syarat administrasi saja. 
 
Menyikapi hal tersebut, Bupati Eka menegaskan, dukungan dimaksud merupakan penjabaran program pemerintah dalam upaya memajukan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Tabanan.
 
“ Yang dalam hal ini adalah, Dinas Kesehatan KabupatenTabanan yang telah bekerjasama dengan BPJS KesehatanTabanan melalui program JKN-KIS,”terangnya.
 
Selain itu, bupati juga mengapresiasi tingkat pencapaian pelayanan kesehatan masyarakat yang telah diraih pihak BPJS Tabanan.
 
 “Saat ini, tingkat pencapaian program JKN-KIS di Tabanan sudah mencapai 95 persen, mudah-mudahan kedepannya bisa mencapai 100 persen,”tambah Bupati.
 
Dijelaskan, pencapaian dimaksud merupakan hal yang positif bagi Pemkab dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan secara optimal kepada masyarakat di Tabanan.
 
“Keberhasilan ini bukanlah semata mata berkat peran Bupati atau Dinas Kesehatan dan BPJS melainkan, keberhasilan ini berkat kerjasama seluruh lapisan masyarakat di Tabanan.Selamat buat masyarakat dan seluruh pihak yang telah membantu pencapaian dimaksud. Semoga kerjasama ini berjalan dengan sukses ke depannya guna memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Tabanan,” pungkasnya.
 
Untuk diketahui, UHC merupakan sebuah konsep reformasi di bidang pelayanan kesehatan. Konsep ini mencakup beberapa aspek diantaranya, aksebilitas dan equitas dan kualitas pelayanan kesehatan yang komprehensif meliputi pelayanan preventif, promotif, curative serta rehabilitative.